<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151</id><updated>2012-02-16T12:31:34.121-08:00</updated><title type='text'>Psychosiwo</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>66</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6001592775532983771</id><published>2009-12-10T12:09:00.000-08:00</published><updated>2009-12-10T12:13:14.012-08:00</updated><title type='text'>Bahagiakah anda hari ini??</title><content type='html'>Assalamu'alaikum.wr.wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat pagi Habibillah, makin dahsyat khan semangatnya? Insya Allah, Allahuma Amiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Ada Artikel baru lagi nih ^^&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bahagiakah anda hari ini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eiittss,, tahan dulu..&lt;br /&gt;tarik nafas,, buang lagi..&lt;br /&gt;sbelum dijawab dgn berbagai keluhan atas masalah2 anda,, coba simak isi pesan2 ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“bukan bahagia yang membuat kita bersyukur,, tapi bersyukur yang membuat kita bahagia..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda bersyukur atas sgala yg Allah berikan kpd kita??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anda ikhlas menjalani sgalanya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa definisi bahagia menurut anda??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berpendapat mengatakan definisi bahagia adalah:&lt;br /&gt;Memiliki rumah bagus, mobil mewah,jabatan yang tinggi, dll..&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana bila tak mendapati hal yang diinginkan di atas, apakah berarti orang ini menjadi ‘tidak bahagia’.&lt;br /&gt;Ada sebagian lain yang menyatakan definisi bahagia adalah:&lt;br /&gt;Hidup tenteram dan tidak punya banyak masalah.&lt;br /&gt;Mendapatkan seseorang yang mencintai dan dicintai seumur hidup.&lt;br /&gt;Menjadi diri sendiri.&lt;br /&gt;Bebas melakukan sesuatu dan tidak terikat orang lain.&lt;br /&gt;Terlepas dari keadaan yang membuat stres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, setiap orang memiliki definisi bahagia masing-masing. Bahagia untuk satu orang tidak berarti bahagia untuk orang lain. Dan sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah,, bahagia itu adalah sebuah pilihan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlaskan segalanya kepada Allah SWT..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika gagal, janganlah berputus asa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah bahwa Allah sedang menyiapkan yang terbaik untuk kita..&lt;br /&gt;karena,, "sebaik2nya rencana yang kita susun, tetap jauh lebih baik rencana Allah terhadap kita..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep HAMASAH sahabat!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6001592775532983771?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6001592775532983771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6001592775532983771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6001592775532983771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6001592775532983771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/12/bahagiakah-anda-hari-ini.html' title='Bahagiakah anda hari ini??'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4196193152047255175</id><published>2009-04-06T05:05:00.000-07:00</published><updated>2009-04-06T09:11:35.035-07:00</updated><title type='text'>strategi memecah PKS</title><content type='html'>Saya membaca sebuah artikel yg betuliskan :&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;strategi memecah pks&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sejarah perpolitikan Indonesia tidak dapat dipungkiri bahwa PKS adalah sebuah partai yang fenomenal. Ia lahir dari sebuah pola gerakan yang pada awalnya hanya dipandang sebelah mata oleh banyak orang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketika mengawali debute nya di pentas perpolitikan Indonesia dengan ikut serta dalam Pemilu 1999, PKS (ketika itu masih bernama PK) hanya memperoleh suara 1,2 % saja. Hal ini membuat PK gagal menembus electoral threshold, maka di deklarasikanlah PKS sebagai wadah baru untuk melanjutkan kompetisi di Pemilu 2004. Dan pada Pemilu 2004 PKS mengejutkan banyak pihak, karena ia melakuakn lompatan yang sangat besar. Perolehan suara PKS pada Pemilu 2004 adalah 7,34 % dan itu menempatkan PKS pada posisi 5 Besar.&lt;br&gt;&lt;br&gt;PKS telah menunjukkan dirinya sebagai sebuah partai yang bersih, dengan keputusan setiap anggota dewan yang berasal dari PKS yang tidak mau menerima ‘uang suap’. PKS juga menjadi partai yang peduli terhadap kondisi social masyarakat Indonesia. Kader-kadernya selalu siap untuk terjun lokasi bencana, memberi bantuan moril dan materil, meskipun tidak dalam momen-momen Pemilu seperti yang biasa dilakukan oleh partai lain.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karakternya yang demikian telah menarik simpati dari banyak masyarakat Indonesia. Dan kemenangan pasangan yang di usung PKS dalam Pilkada di beberapa daerah, semakin menunjukkan pertambahan konstituen yang memilih PKS sebagai partai yang akan menyalurkan aspirasinya dan merubah nasib bangsa Indonesia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dan tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang merisaukan bagi pihak lain yang tidak senang dengan perkembangan PKS. Baik itu dari kalangan partai atau mungkin pemerintah, yang diwakili oleh BIN : Badan Intelijen Negara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Beberapa bulan lalu, sekitar bulan November tersebar sebuah dokumen berjudul Pengendalian Stabilitas Parpol Menjelang Pemilu 2009, yang ditulis oleh As’ad Ali Said, Wakil Ketua Badan Intelijen NegaraBIN (Badan Intelijen Negara). Secara umum berisi tentang strategi-strategi yang akan digunakan untuk memecah PKS. Karena apabila PKS tidak dipecah, seperti yang telah dilakukan terhadap PPP dan PKB, maka PKS akan memperoleh kemenangan dan stabilitas nasional akan terganggu, disebabkan oleh agenda transnasional yang dibawa PKS. Sehingga pada akhirnya PKS akan tetap tumbuh tetapi tidak akan membesar, atau bahkan habis.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam dokumen tersebut, di jelaskan beberapa strategi yang akan digunakan oleh intelijen untuk memecah PKS, diantaranya : penggembosan dari dalam PKS. Strategi standar sebagaimana yang juga dilakukan pada partai partai lainnya seperti PPP dan PKB atau partai lainnya, yaitu merekayasa adanya ketidakpuasan dari kalangan kader dibawahnya atas kebijakan pemimpinnya, dan membuat scenario agar tidak ada kesempatan klarifikasi dari stakeholder atas kejadian sehingga suasana terus memanas. Situasi ini kemudian terus diarahkan dengan adanya safety relief valve atau adanya organisasi/kelompok baru yang dapat menampung aspirasi kader kader tersebut. Atau dialihkan ke HTI atau salafy&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peran media juga direncanakan untuk memecah PKS dengan cara memperbanyak berita berita yang negative tentang struktur ataupun personil DPP PKS melalui media cetak/website dan elektronik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, intelijen dalam dokumen itu juga telah membentuk group-group atau unit-unit kerja yang secara halus dan rutin mendorong terjadinya kegiatan yang menimbulkan kebencian dan kebingungan dikalangan kader PKS. Disana mereka menyebarkan isu tentang adanya keterkaitan sejarah tokoh –tokoh PKS dengan NII&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mereka juga telah mendekati beberapa tokoh muda PKS yang berada di DPR RI untuk melakukan perlawanan suatu saat nanti terhadap kebijakan DPP PKS, bahkan dalam dokumen itu disebutkan tokoh muda yang dimaksud adalah Dt.Bandaro Basa, tahukan? Calon gubernur Sumatera Barat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Disisi lain intelijen juga telah mengkondisikan pengurus DPP PKS agar mereka terpancing dan membuat kebijakan untuk memecat atau mengeluarkan tokoh – tokoh senior yang juga telah di setting untuk selalu mengkritisi kebijakan DPP, terkait bahwa dengan isu – isu bahwa PKS adalah partai Dakwah sedang kebijakan partai dan sikap sikap pengurus yang tidak sejalan dengan prinsip prinsip Perjuangan Partai khususnya para pengurus DPP, DPW, DPD, DPC serta DPRa sebagai unit terkecil ditingkat kelurahan. Dengan begitu hal ini secara otomatis juga akan melemahkan kerja kerja politik struktural PKS.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang cukup mengejutkan dari dokumen itu di sebutkan bahwa dikalangan para senior PKS yang berseberangan dengan para pengurus DPP sudah menunjukkan intensitas dan rutinitas pertemuan, serta ditargetkan mereka dapat segera di dorong sebagai motor – motor dalam terbentuknya perpecahan secara resmi dikepengurusan partai dalam bentuk PKS yang konservatif (garis keras) dan PKS moderat (kompromise). Dan apabila scenario perpecahan ini gagal, BIN secara paralel juga menjalankan program tim coklat densus 88, yang akan memunculkan keterlibatan Islam garis keras yang nota bene kalangan konservatif PKS dapat dijadikan target karena dibuatkan hubungan yang dekat dengan para tersangka lain, baik yang sudah tertangkap ataupun DPO.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada bagian akhir dokumen disebutkan bahwa selain bertujuan untuk memecah PKS yang telah membawa ancaman transnasional bagi NKRI, ternyata operasi ini juga bertujuan untuk meningkat target pencapaian suara PMB. Dan rencana untuk menghentikan pertumbuhan PKS ini juga telah disampaikan saat dilakukannya peningkatan kemampuan kader muda PDS.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terlepas dari asli atau palsunya dokumen ini, maka ada beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita bersama, para kader dan simpatisan PKS.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika dokumen ini palsu, ada dua elemen yang kemungkinan membuatnya. Pertama salah satu dari oknum partai peserta Pemilu yang tidak menginginkan PKS menjadi partai yang besar, kemudian membuat isu dengan mengkambinghitamkan BIN. Sehingga konsentrasi untuk menghadapi Pemilu 2009 menjadi buyar dan terpecah. Jika ini memang palsu, maka elemen kedua yang mungkin membuatnya adalah PKS sendiri, untuk meningkatkan kewaspadaan kader ataupun untuk membendung isu-isu yang akhir-akhir ini terus menyudutkan PKS, seperti Iklan Soeharto, system demokrasi yang syirik, sejarah PKS dll. Tapi ini sangat tidak mungkin. Wallahu’alam&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tetapi apabila isi dokumen ini benar-benar dari BIN, para kader harus memperhatikan beberapa hal:&lt;br&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Pertama, &lt;br&gt;Rasa tsiqoh terhadap pemimpin harus terus dipupuk. Yakinlah mereka yang ditempatkan sebagai qiyadah dalam barisan da’wah ini adalah orang-orang pilihan dalam lingkaran tarbiyah. Mereka tidak akan mengkhianati kita apalagi da’wah. Kesalahan-kesalahan kecil tentu ada, karena mereka tetap manusia, bukan barisan malaikat.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Kedua, &lt;br&gt;pola komunikasi harus tetap dijaga antara para qiyadah dan jundi&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Ketiga, &lt;br&gt;setiap permasalahn yang timbul hendaklah di cross cek (tabayun), jangan mudah percaya begitu saja dengan isu-isu yang muncul di media.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Keempat, &lt;br&gt;tetap taat pada pemimpin selama ia taat pada Allah dan Rasulullah.&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Kelima, &lt;br&gt;Rapatkan barisan, jaga ukhuwah agar tidak renggang&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Terakhir, &lt;br&gt;wa makaru wamakarullah, wallahu khairu makirin. Sebagus dan serapi apapun scenario dari BIN tetap Allah punya scenario yang lebih besar dan penuh kejutan..&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;"&gt;&lt;br&gt;Satu yang pasti, kita para kader PKS akan tetap berjuang bersama dengan para qiyadah sampai kemenangan menjadi nyata atau syahid menjemput kita semua.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bukankah begitu ikhwan wa akhwatifillah??   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4196193152047255175?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4196193152047255175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4196193152047255175' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4196193152047255175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4196193152047255175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/04/strategi-memecah-pks.html' title='strategi memecah PKS'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-1392475670643639859</id><published>2009-04-01T01:43:00.001-07:00</published><updated>2009-04-01T06:11:40.649-07:00</updated><title type='text'>MENENTUKAN PILIHAN BIJAK</title><content type='html'>laki-laki suka &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;erempuan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;erudung dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holehah...&lt;br&gt;Perempuan suka &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;ria &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;eren dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holeh. . .&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;kalau belum siap nikah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;uasa &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;amis &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;enin. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;kalau sudah siap nikah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;ingin &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;hitbah &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;ecepatnya. . .&lt;br&gt;&lt;br style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;sudah nikah punya harapan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;unya &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;eluarga &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;akinah. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;punya anak&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;intar &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;reatif &amp; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holeh. . .&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;sudah tua pinginnya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;unya &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;eturunan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;ukses. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;dan di akhirat harapannya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;emilik &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;erajaan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;yurga . . .&lt;br&gt;&lt;font style="color: rgb(255, 0, 0);" size="3"&gt;&lt;br style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;font-weight: bold;"&gt;dan kini saatnya di 9 April besok semua orang Memilih&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;P&lt;/span&gt;ilihan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;ita &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;S&lt;/span&gt;emua&lt;br&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-1392475670643639859?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/1392475670643639859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=1392475670643639859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1392475670643639859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1392475670643639859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/04/menentukan-pilihan-bijak_01.html' title='MENENTUKAN PILIHAN BIJAK'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6684428699962342942</id><published>2009-04-01T01:43:00.000-07:00</published><updated>2009-04-01T06:11:30.396-07:00</updated><title type='text'>MENENTUKAN PILIHAN BIJAK</title><content type='html'>laki-laki suka &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;erempuan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;erudung dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holehah...&lt;br&gt;Perempuan suka &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;ria &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;eren dan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holeh. . .&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;kalau belum siap nikah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;uasa &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;amis &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;enin. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;kalau sudah siap nikah&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;ingin &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;hitbah &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;ecepatnya. . .&lt;br&gt;&lt;br style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-family: courier new,courier;font-style: italic;"&gt;sudah nikah punya harapan&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;unya &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;eluarga &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;akinah. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;punya anak&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;intar &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;reatif &amp; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;holeh. . .&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;sudah tua pinginnya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;unya &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;eturunan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;ukses. . .&lt;br&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family: courier new,courier;"&gt;dan di akhirat harapannya&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;P&lt;/span&gt;emilik &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;K&lt;/span&gt;erajaan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;S&lt;/span&gt;yurga . . .&lt;br&gt;&lt;font style="color: rgb(255, 0, 0);" size="3"&gt;&lt;br style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia,times new roman,times,serif;font-weight: bold;"&gt;dan kini saatnya di 9 April besok semua orang Memilih&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;P&lt;/span&gt;ilihan &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;K&lt;/span&gt;ita &lt;span style="font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;S&lt;/span&gt;emua&lt;br&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-weight: bold;color: rgb(255, 102, 0);font-family: comic sans ms;"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6684428699962342942?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6684428699962342942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6684428699962342942' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6684428699962342942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6684428699962342942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/04/menentukan-pilihan-bijak.html' title='MENENTUKAN PILIHAN BIJAK'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4298267390018500207</id><published>2009-02-23T02:18:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T07:21:23.036-08:00</updated><title type='text'>What Happen On 2012</title><content type='html'>Saudaraku yang dirahmati Allah SWT, tahun 2012 memang penuh dengan kontroversi. Dalam buku ‘Apocalypse 2012’ (Lawrence E.Joseph: 2007), penulis berdarah Lebanon yang menjabat sebagai Ketua Dewan Direksi Aerospace Consulting Corporation di New Mexico ini dipaparkan dengan sangat jelas dan juga ilmiah tentang kemungkinan terjadinya bencana alam di tahun tersebut. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Bencana itu antara lain: siklus aktivitas matahari yang memuncak di tahun 2012 yang menyebabkan panas yang luar biasa di bumi, terlebih atmosfer kita sudah mengalami penipisan dan bolong di beberapa bagian sehingga selain memanaskan bumi dengan radikal juga melelehkan es di kutub dan juga menimbulkan badai serta topan yang dahsyat. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Medan magnet bumi yang berfungsi sebagai pertahanan utama bumi terhadap radiasi sinar matahari mulai retak bahkan ada yang sampai sebesar kota California di sana-sini. Pergeseran kutub juga tengah berlangsung. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Tata surya kita tengah memasuki medan awan energi antar bintang. Awan itu mengaktifkan dan merusak keseimbangan matahari serta atmosfer planet-planet. Para ahli geofisika Rusia berpendapat bahwa ketika bumi akan memasuki awan energi tersebut di tahun 20120 hingga 2020 dan akan menimbulkan bencana besar yang belum pernah ada sebelumnya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Fisikawan UC Berkeley menyatakan dinosaurus serta spesies lainnya telah punah akibat tumbukan asteroid raksasa 65 juta tahun silam. Menurut siklus yang diperhitungkan secara ilmiah, seharusnya hal itu sudah terjadi lagi di saat-saat sekarang. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Supervulkan Yellowstone yang memiliki siklus letusan dahsyat setiap 600 hingga 700 ribu tahun tengah bersiap untuk meletus kembali. Beberapa perhitunmgan ilmiah lainnya turut mendukung pandangan ini. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Menariknya, ramalan bangsa Maya (juga suku Hopi, Mesir Kuno, dan beberapa suku kuno lainnya) di dalam kalendernya dengan detil mengungkapkan jika tahun 2012 merupakan akhir sekaligus awal zaman baru. Bagaikan kelahiran seorang anak manusia, maka kelahiran zaman baru ini akan dipenuhi dengan darah. Suku Maya merupakan salah satu suku kuno di dunia ini yang dikenal sebagai suku yang sangat detil memperhatikan dan menghitung bintang-bintang dan benda langit lainnya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Kitab kuno dari Cina, I Ching, juga menyatakan akan terjadi bencana besar di tahun 2012. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Beberapa ativitas modern juga terkait dengan tahun 2012, yakni dateline modernisasi besar-besaran Pentagon paska ditubruk rudal dalam peristiwa 11 September 2001, batas akhir pelaksanaan Codex Alimentarius yang berupaya mengurangi populasi manusia di bumi dengan rekayasa genetika dan makanan transgenik, dan sebagainya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Seorang tokoh spiritual Yahudi dunia bernama Titzchak Qadduri jauh-jauh hari sudah menyerukan kaum Yahudi agar sesegera mungkin meninggalkan daratan Amerika Serikat karena menurut perhitungannya, sebuah komet atau asteroid raksasa tengah meluncur di alam semesta dan mengarah serta akan menumbuk menuju daratan Amerika. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Semua itu merupakan ramalan-ramalan para pakar di bidangnya masing-masing.Menurut Islam, kiamat adalah hal yang tidak bias dihindarkan. Hanya saja, kita tidak akan pernah tahu kapan pastinya akan terjadi. Bisa dua jam lagi, bisa besok, atau entah kapan. Umat Islam adalah umat akhir zaman.      &lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari ini kita tengah menghadapi bencana nyata yakni krisis global yang sebentar lagi akan tiba di Indonesia. PHK massal, ratusan ribu pekerja sangat mungkin terjadi, juga bangkrutnya sejumlah kegiatan usaha. Hal ini ditambah dengan keputus-asaan masyarakat kita yang kian hari kian hidup susah. Kekecewaan ini menumpuk tatkala melihat para tokoh dan pejabat negara hidup dalam kemewahan. Bisa jadi, dalam waktu dekat kita akan menghadapi bencana lain di negeri ini, apalagi Pemilu 2009 kian dekat dan elit politik kita masih saja bagaikan orang-orang autis yang tidak peka terhadap kesulitan hidup dan kemiskinan rakyat di sekelilingnya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Wallahu’alam bishawab. Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.    &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4298267390018500207?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4298267390018500207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4298267390018500207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4298267390018500207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4298267390018500207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/what-happen-on-2012.html' title='What Happen On 2012'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3663731684172494060</id><published>2009-02-21T02:33:00.000-08:00</published><updated>2009-02-21T07:43:43.310-08:00</updated><title type='text'>ANACONDA ULAR BESAR DI KALIMANTAN</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SaAg6goKCs0AAFTgQnw1/hah-ada-ular-raksasa-di-kalimantan.jpg?et=rtivYwSoGA8XRIaONKbYzw&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/span&gt;Seekor ular raksasa terlihat sedang berenang di Sungai Baleh, Sibu, Sarawak, bagian utara Kalimatan yang masuk wilayah Malaysia. Tak ayal lagi foto tersebut menjadi bahan pemberitaan media asing.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahkan foto ular raksasa tersebut tersebar luas di internet, termasuk YouTube.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut harian Malaysia, New Straits Times, Jumat, (20/2/2009), foto ular tersebut kabarnya diambil dari atas sebuah helikopter oleh anggota tim pengawas banjir yang berbasis di Sibu. Gambar itu diambil dengan menggunakan telepon berkamera.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ular tersebut konon panjangnya mencapai 100 meter dan ukuran badannya sebesar drum minyak. Ular tersebut kabarnya terlihat sedang berenang di sungai saat banjir bulan Januari lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Merebaknya foto tersebut ramai dibahas warga setempat. Banyak yang terkaget-kaget melihatnya. Namun banyak pula yang menganggap foto tersebut rekayasa belaka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah seorang tokoh masyarakat di Kota Sibu, Edward Manjah (79) hanya tertawa melihat foto ular raksasa tersebut. Menurutnya berita mengenai kemunculan ular tersebut hanyalah berita sampah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Harian Inggris, Telegraph dan media AS, Fox News juga melansir foto ular raksasa tersebut. Namun harian Inggris terkemuka lainnya, Guardian menyebut foto tersebut murni rekayasa. Menurut media tersebut, foto tersebut merupakan hasil olah Photoshop yang buruk, yang tak ubahnya seperti "digambar oleh anak pra-sekolah."&lt;br&gt;&lt;br&gt;Percayakah Anda ular raksasa tersebut asli?&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3663731684172494060?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3663731684172494060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3663731684172494060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3663731684172494060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3663731684172494060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/anaconda-ular-besar-di-kalimantan.html' title='ANACONDA ULAR BESAR DI KALIMANTAN'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5085418743406941387</id><published>2009-02-14T20:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T01:25:38.196-08:00</updated><title type='text'>Jangan bersedih</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Jangan bersedih, karena anda telah melalui kesedihan itu kemarin dan ia tidak memberi manfaat apapun. Ketika anak anda gagal dalam ujian dan anda bersedih karenanya, apakah kemudian anak anda lulus karena kesedihan itu? Saat bapak anda meninggal dan anda bersedih, apakah ia akan hidup kembali? Manakala anda merugi dalam suatu bisnis dan kemudian anda bersedih, apakah kemudian kerugian itu berubah menjadi keuntungan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, sebab bila anda bersedih gara-gara satu musibah, maka musibah yang satu itu akan menjadi berlipat ganda. Ketika anda bersedih karena kemiskinan atau kesengsaraan yang anda alami, bukankah kesedihan itu hanya menambah kesusahan anda saja? Saat anda bersedih karena cercaan musuh-musuh anda, pastilah kesedihan itu hanya akan menguntungkan dan menambah semangat mereka untuk menyerang anda. Atau, ketika anda mencemaskan terjadinya sesuatu yang tidak anda sukai, ia akan mudah terjadi kepada anda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat rumah yang luas, istri yang cantik, harta yang melimpah, kedudukan yang tinggi, dan anak-anak yang cerdas tidak ada gunanya sedikitpun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, sebab kesedihan hanya akan membuat air yang segar terasa pahit, dan sekuntum bunga mawar yang indah tampak seperti sebongkok labu, taman yang rimbun tampak seperti gurun pasir yang gersang, dan kehidupan dunia menjadi penjara yang pengap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, karena anda masih memiliki dua mata, dua telinga, dua bibir, dua tangan dan dua kaki, lidah dan hati. Anda masih memiliki kedamaian, keamanan dan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Maka, nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan” (QS. Ar-Rahman: 13)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, karena anda masih memiliki agama yang anda yakini, rumah yang anda diami, nasi yang anda makan, air yang anda minum, pakaian yang anda pakai, dan istri tempat anda berbagi rasa. Mengapa harus bersedih? &lt;br&gt;&lt;/p&gt;angan bersedih karena hidup miskin, karena masih banyak orang di sekitar anda yang hidup dililit utang! Jangan bersedih karena tak punya mobil, sebab masih banyak orang di sekitar anda yang kakinya buntung. Jangan bersedih karena suatu penyakit, karena masih banyak orang selain anda yang mungkin telah bertahun-tahun tergolek lemas di atas ranjang. Jangan bersedih karena kehilangan seorang anak, sebab anda bukan satu-satunya orang yang kehilangan anaknya. &lt;p&gt;Jangan bersedih, bila anda memang seorang muslim yang beriman kepada Allah, para rasul-Nya, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, hari kiamat dan qadha’ serta qadar yang baik dan yang buruk! Karena masih banyak orang kafir yang mengingkari Allah, mendustakan rasul-rasul-Nya, memutarbalikkan makna Al-Qur’an, dan tak mempercayai Hari Kiamat, serta ingkar terhadap qadha dan qadar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih! Kalau memang anda tak sengaja telah berbuat dosa, cepatlah bertaubat; kalau anda telah melakukan kejahatan, mintalah ampunan-Nya; dan kalau anda telah melakukan satu kesalahan, perbaikilah kesalahan itu. Bagaimanapun, rahmat dan kasih sayang Allah tak terhingga luasnya, pintu ampunan-Nya selalu terbuka dan ampunan-Nya senantiasa melimpah ruah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan bersedih, karena kesedihan hanya akan menyebabkan syaraf cepat letih, jiwa mudah terguncang, hati menjadi lemah dan pikiran tak terarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5085418743406941387?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/5085418743406941387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=5085418743406941387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5085418743406941387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5085418743406941387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/jangan-bersedih.html' title='Jangan bersedih'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-8462698182294964428</id><published>2009-02-14T19:57:00.000-08:00</published><updated>2009-02-15T00:59:26.912-08:00</updated><title type='text'>EFFECTS OF COLD WATER </title><content type='html'>&lt;div&gt;    EFFECTS OF COLD WATER&lt;br&gt; &lt;br&gt;     Please be a true friend and send this article to all your friends you care about.&lt;br&gt; &lt;br&gt;     Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat....&lt;br&gt; &lt;br&gt;     Artikel ini berguna untuk semua.&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt;         Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.&lt;br&gt; Secara logik..., mungkin ada kebenarannya.. Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat&lt;br&gt;         sewaktu menikmati hidangan!!!!&lt;br&gt; &lt;br&gt;         Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah&lt;br&gt;         akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!&lt;br&gt;         Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak&lt;br&gt;         yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.&lt;br&gt; Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.&lt;br&gt;         Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan...&lt;br&gt; &lt;br&gt;         :Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!&lt;br&gt; &lt;br&gt;         Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.&lt;br&gt;         Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.&lt;br&gt;         Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada&lt;br&gt;         serangan pertama serangan jantung.&lt;br&gt;         Keletihan dan berkeringat adalah tanda-tanda pada umumnya. Malah 60% pengidap SAKIT JANTUNG tidak bangun selepas tidur.&lt;br&gt;         Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.&lt;br&gt;         Lebih banyak kita tahu, lebih cerah peluang kita untuk terus hidup...&lt;br&gt; PAKAR SAKIT JANTUNG berkata, jika semua orang yang mendapat e-mail ini menghantar kepada 10 orang yang lain, beliau yakin akan dapat menyelamatkan satu nyawa.&lt;br&gt;         Baca ini.... ia juga mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda!!!!.&lt;br&gt; &lt;br&gt;         **Jadilah teman yang setia dan teruskan menghantar artikel ini kepada teman-teman yang anda sayangi.....!!!!&lt;br&gt; &lt;br&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30254707&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=50237809802&amp;aid=-1&amp;oid=50237809802&amp;id=1434452774"&gt;&lt;img src="http://photos-d.ll.facebook.com/photos-ll-snc1/v2310/26/52/1434452774/a1434452774_30254707_4422.jpg" alt=""&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-8462698182294964428?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/8462698182294964428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=8462698182294964428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8462698182294964428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8462698182294964428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/effects-of-cold-water.html' title='EFFECTS OF COLD WATER '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7870426056137485733</id><published>2009-02-03T06:19:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T11:21:51.040-08:00</updated><title type='text'>Shalat istikharah untuk menentukan pilihan</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="3" cellspacing="2" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;table cellpading="0" align="center" cellspacing="0" width="90%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="smalltype"&gt;Shalat istikharah dilaksanakan ketika dihadapkan pada suatu permasalah agar pilihan kita mantap dan hati kita merasa tenang dengan apa yang kita pilih. Shalat istikharah dapat ketika akan menentukan pilihan pasangan hidup atau perkara-perkara yang lain&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; 			&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; 		&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; 		&lt;tr&gt;&lt;td class="tengahtop"&gt;&lt;br&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt; 		&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div align="justify"&gt;Saudara dan saudariku yang budiman, pernikahan adalah ikatan yang mempertalikan antara kedua pasangan suami-isteri. Memperhatikan supaya memilih isteri atau suami yang tepat adalah fase terpenting dalam permulaan pernikahan, dan dalam hal ini diperlukan kesungguhan yang mendalam untuk mendapatkan suami atau isteri yang tepat dari segala aspeknya. Siapa yang ingin ni'kah, hendaklah dia memilih pendamping hidupnya dengan &lt;br&gt;pilihan yang berlandaskan pengetahuan dan pemikiran yang kukuh serta sangat bersungguh-sungguh untuk beristikharah kepada Allah, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah kepada kita. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Jabir ra, ia menuturkan: Rasulullah mengajarkan kepada kami istikharah dalam segala perkara sebagaimana beliau mengajarkan surat al-Qur-an:&lt;div align="right"&gt;&lt;font size="4"&gt; &lt;br&gt;إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِي وَمَعِيشَتِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ فَيَسِّرْهُ لِي ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيهِ وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِي وَمَعِيشَتِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي أَوْ قَالَ فِي عَاجِلِ أَمْرِي وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِي عَنْهُ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِي بِهِ قَالَ وَيُسَمِّي حَاجَتَهُ &lt;br&gt; &lt;br&gt;&lt;/font&gt; &lt;/div&gt;&lt;i&gt;`Jika salah seorang dari kalian menghendaki suatu perkara, maka shalatlah dua rakaat dari selain shalat fardhu, kemudian hendaklah mengucapkan: 'Ya Allah, aku beristikharah kepada-Mu dengan ilmu-Mu, aku meminta penilaian-Mu dengan kemampuan-Mu dan aku meminta kepada-Mu dari karunia-Mu yang sangat besar. Sesungguhnya Engkau kuasa sedangkan aku tidak kuasa, Engkau mengetahui sedangkan aku tidak mengetahui, dan Engkau Maha mengetahui perkara-perkara yang ghaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui perkara ini lebih baik bagiku dalam urusan agamaku, kehidupanku, dan kesudahan urusanku -atau urusan dunia dan akhiratku-, maka putuskanlah dan mudahkanlah urusan ini untukku, kemudian berkahilah untukku di dalamnya. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa itu buruk bagiku, baik dalam urusan agamaku, kehidupanku maupun kesudahan urusanku -atau urusan dunia dan akhiratku- maka palingkanlah ia dariku dan palingkanlah aku darinya serta putuskanlah yang terbaik untukku di mana pun berada, kemudian ridhailah aku dengannya.' Dan hendaklah is menyebutkan hajatnya.'' (HR. Bukhari, At-Tirmidzi, An-Nasai dan lainnya)&lt;/i&gt; &lt;br&gt; &lt;br&gt;Di sini ada beberapa perkara penting yang wajib kita perhatikan:&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Istikharah dilakukan setelah menunaikan shalat dua rakaat selain shalat shalat fardhu (Tahiyyatul Masjid, atau setelah shalat sunnah lainnya). &lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;li&gt;Do'a istikharah dilakukan setelah shalat, bukan di dalam shalat.&lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;li&gt;Boleh mengulang-ulang istikharah, karena ini adalah do'a, dan mengulang-ulang do'a adalah dianjurkan.&lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;li&gt;Sebagian orang menyangka bahwa setelah melakukan shalat Istikharah, seseorang akan melihat sesuatu dalam mimpinya. Hal ini tidak berdasar. Pada prinsipnya, jika seseorang telah melakukan shalat Istikharah, hatinya menjadi tenang dengan pilihannya, maka tujuan istikharah telah terpenuhi. Bukan seperti yang diduga sebagian orang bahwa jika seseorang tidak bermimpi, maka dia harus mengulangi istikharahnya lagi hingga ia bermimpi.&lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;li&gt;Shalat Istikharah hukumnya dianjurkan, bukan wajib.&lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;li&gt;Ibnu `Umar radhiallahu’anhuma berkata: Seseorang benar-benar beristikharah kepada Allah Ta'ala, lalu Dia menjadikan baik pilihannya itu, kemudian dia kesal kepada Rabb-nya, Namun tidak berapa lama kemudian dia melihat bahwa kesudahan yang baik telah dipilihkan untuknya (oleh Allah).' &lt;/li&gt;&lt;br&gt;&lt;/ol&gt; &lt;br&gt;&lt;b&gt;Referensi:&lt;/b&gt; &lt;br&gt;Panduan Lengkap Nikah dari A sampai Z, Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin 'Abdir Razzaq. Pustaka Ibnu Katsier &lt;font size="3"&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 204, 51);font-style: italic;"&gt;&lt;/font&gt; &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="status_body"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-style: italic;"&gt;Ya muqaalibal Quluub,Tsabbit quluubunaa a'laaadiniik wathoo'atik&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(255, 204, 51);font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-style: italic;"&gt;wahai Dzat yang membolak balikan hati, tetapkanlah hati ini dalam ketaatan...&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7870426056137485733?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7870426056137485733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7870426056137485733' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7870426056137485733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7870426056137485733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/shalat-istikharah-untuk-menentukan.html' title='Shalat istikharah untuk menentukan pilihan'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2408037836066653387</id><published>2009-02-03T05:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T10:14:39.899-08:00</updated><title type='text'>Mamfaat Kurma</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Oleh&lt;br&gt; Abu Zubair Zaki Rakhmawan&lt;br&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Berikut ini akan kami paparkan sebagian dari manfaat dan khasiat kurma ditinjau dari sudut pandang medis modern yang sekaligus menguatkan khabar Al-Qur’an Al-Karim dan As-Sunnah Ash-Shahihah tentang khasiat dan keutamaan kurma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[1]. Tamr (kurma kering) berfungsi untuk menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus dan menguatkan rahim terutama ketika melahirkan.&lt;span id="more-24"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian yang terbaru menyatakan bahwa buah ruthab (kurma basah) mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa systolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Maryam binti Imran untuk memakan buah kurma ketika akan melahirkan, dikarenakan buah kurma mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga Maryam dengan mudah melahirkan anaknya.[1]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Artinya : Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernadzar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini” [Maryam : 25-26]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah” [2]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dippompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthab (kurma basah). Kandungan gula dalam ruthab sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh” [3]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buah kurma matang sangat kaya dengan unsur Kalsium dan besi. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan, bahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan). Kadar besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma matang sangat mencukupi dan penting sekali dalam proses pembentukan air susu ibu. Kadar zat besi dan Kalsium yang dikandung buah kurma dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Alasannya , dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang sumsum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[2]. Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya [4]. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kalahiran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[3]. Memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya. [5]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[4]. Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan sel-sel saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[5]. Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[6]. Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari ganguan jin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[7]. Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Berkurangnya glukosa (zat gula) pada tubuh dapat mengakibatkan penyempitan dada dan gangguan pada tulang-tulang. Dilain pihak, berkurangnya air dapat melemahkan dan mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan dan minuman ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula tersebut. Oleh karena itu, orang yang menyantap makanan dan minuman ketika berbuka puasa tetap dapat merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[8]. Buah kurma dapat mencegah stroke&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[9]. Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam, seperti Kalsium dan Potasium. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[10]. Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[11] Kurma adalah buah, makanan, obat, minuman sekaligus gula-gula. [6]&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[Disalin dengan sedikit penyesuaian dari buku Kupas Tuntas Khasiat Kurma Berdasarkan Al-Qur’an Al-Karim, As-Sunnah Ash-Shahihah dan Tinjauan Medis Modern, Penulis Zaki Rahmawan, Pengantar Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Media Tarbiyah – Bogor, Cetakan Pertama, Dzul Hijjah 1426H]&lt;br&gt; __________&lt;br&gt; Foote Note&lt;br&gt; [1]. Perkataan Dokter Muhammad Kamal Abdul Aziz dalam kitabnya Al-Ath’imah Al-Qur’aniyyah. Dicantumkan oleh Syaikh Salim bin Ied Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H&lt;br&gt; [2]. Tafsir Ibni Katsir (V/168), Tahqiq : Hani Al-Haj, cet. Al-Maktabah At-Tauqifiyah, Mesir.&lt;br&gt; [3]. Dinukil oleh Syaikh Salim bin Id Al-Hilaly dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H&lt;br&gt; [4]. Catatan kaki yang terdapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H&lt;br&gt; [5]. Catatan kaki yang tedapat dalam Shahih Ath-Thibb An-Nabawy fi Dhau’il Ma’arif Ath-Thabiyyah wal Ilmiyyah Al-Haditsah (hal. 399), cet. Maktabah Al-Furqaan, th. 1424H&lt;br&gt; [6]. Ath-Thibb An-Nabawy (hal. 292) oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, th. 1418H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber: http://www.almanhaj.or.id/content/2228/slash/0&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2408037836066653387?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2408037836066653387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2408037836066653387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2408037836066653387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2408037836066653387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/mamfaat-kurma.html' title='Mamfaat Kurma'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5287746742526389385</id><published>2009-02-03T05:09:00.000-08:00</published><updated>2009-02-03T10:12:18.073-08:00</updated><title type='text'>Kurma</title><content type='html'>Kurma Makanan yang satu ini selalu saja menjadi ngetrend setiap kali Ramadan tiba. Siapalagi kalau bukan kurma. Anda barangkali termasuk yang suka mengkonsumsinya sebagai pembuka puasa, tapi tahukah Anda apa saja jenisnya dan apa manfaat memakan kurma? Berikut ulasannya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kurma sebetulnya adalah jenis tumbuhan palma.Nama latinnya phoenix dactylifera. Ia biasa hidup di Timur Tengah dan wilayah Afrika Utara. Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15 sampai 25 meter. Seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebetulnya, ada puluhan jenis kurma, namun yang kerap dijual di Indonesia sekitar 30 sampai dengan 60 jenis. Mereka di antaranya kurma madu, kurma tunis, kurma emas, kurma amerika, kurma asafwi, kuma lulu, kurma sokari, kurma khidri, kurma madjool, kurma monief, kurma sekki, kurma barhi, kurma kholas, kurma silaj, kurma seis, kurma mactoumi, kurma rothan, kurma khidri, kurma ajwa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari semua itu, yang paling tenar adalah kurma Ajwa (kurma nabi). Bukan apa-apa, pasalnya kurma jenis ini cuma tumbuh di Madinah, itupun konon dari areal yang dulunya merupakan kebun milik Nabi Muhammad SAW. Nabi pun kerap memakan kurma jenis ini. Bahkan ada hadist yang menyebut, jika memakan kurma Ajwa 7 butir setiap pagi, maka orang akan kebal terhadap sihir dan racun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebanding dengan pamornya, harga kurma Ajwa terbilang paling mahal. Untuk satu kilonya, harga di pasaran bisa mencapai Rp 750.000. Karena itu meski populer, di Indonesia kurma Ajwa bukanlah kurma terlaris. Penyandang gelar ini justru kurma mesir. “Itu yang paling banyak dibeli untuk oleh-oleh,” jelas Syarifah Banun, pemilik toko kurma Al-Barokah, Tanah Abang, &lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, sebetulnya pada tiap jenis kurma punya manfaat sendiri-sendiri. Kurma Ajwa misalnya bisa untuk menyembuhkan diabetes. Adapun untuk Kurma Subari dan Kurma Madina Madi paten agar bisa meningkatkan stamina khususnya pria. Sementara kurma madu, karena sifatnya yang mengandung madu cocok sebagai penambah daya taha tubuh.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengenai keunggulan kurma, kalangan kedokteran sudah mengamininya. Kandungan kurma yang banyak berisi gula dan air cocok untuk berbuka puasa. Sementara asam salisilat yang ada didalamnya bisa mencegah pembekuan darah, anti radang dan menghilangkan nyeri. Kurma juga direkomendasi sebagai makanan bagi ibu menyusui yang bisa memacu produksi ASI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berikut kandungan gizi yang diambil dari salah satu jenis kurma:&lt;br&gt;Kartohidrat 75 gr&lt;br&gt;Asam Folic 5,4 mikrog&lt;br&gt;Fiber/serat 2,4 gr&lt;br&gt;Mineral kalium 52 mg&lt;br&gt;Protein 2,35 gr&lt;br&gt;Magnesium 50 mg&lt;br&gt;Lemak 0,43 gr&lt;br&gt;Tembaga/cofper 2,4 mg&lt;br&gt;Vitamin A 90 IU&lt;br&gt;Sulfur 14,7 mg&lt;br&gt;Vitamin B1 93 mg&lt;br&gt;Besi 1,2 mg&lt;br&gt;Vitamin B2 144 mg&lt;br&gt;Zink 1,2 mg&lt;br&gt;Vitamin C 6,1 mg&lt;br&gt;Fosfor 63 mg&lt;br&gt;Asam nikonat 2,2 mg&lt;br&gt;Energi 323/100 gr&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rasulullah Telah menganjurkan kita untuk berbuka puasa dengan yg manis-manis termasuk dengan kurma&lt;br&gt;&lt;br&gt;sekarang ini juga tersedia sari kurma yang dapat dibeli ditoko yang menjual obat-obatan herbal&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5287746742526389385?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/5287746742526389385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=5287746742526389385' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5287746742526389385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5287746742526389385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/kurma.html' title='Kurma'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6069066295816351569</id><published>2009-02-01T07:28:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T12:29:43.641-08:00</updated><title type='text'>Di Balik Minuman Isotonik </title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" align="left" valign="top" width="70%"&gt;&lt;span class="small"&gt;Ditulis Oleh kliniksehat					&lt;/span&gt; 					   				&lt;/td&gt; 			&lt;/tr&gt; 					&lt;tr&gt; 			&lt;td colspan="2" valign="top"&gt; 				&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span serif="" inherit=""&gt;Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Benarkah???&lt;br&gt; ...................................................&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;br&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0.0001pt;line-height: normal;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span inherit="" serif=""&gt;Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan. Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembaban kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat. Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena &lt;br&gt; minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).&lt;br&gt; &lt;br&gt; " Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya," tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonik itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin. Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. "Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja," tutur Fransiska. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. "Bila sudah kena hipertensi, tinggal menunggu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan," kata Fransiska.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Dari makanan apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam cairan tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Persoalannya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh ? &lt;br&gt; Apakah harus dari minuman isotonik ? Jawabannya, tidak.&lt;br&gt; Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat. &lt;br&gt; &lt;br&gt; "Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih," papar Fransiska.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Apabila kita memasak tanpa garam, &lt;br&gt; kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Ia mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70 mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium. Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah, dan sayur, juga mengandung natrium.&lt;br&gt; &lt;br&gt; " Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik," kata Fransiska. Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat. &lt;br&gt; &lt;br&gt; Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari. Meski begitu, sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi. &lt;br&gt; Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonik.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Di negara maju, kata Fransiska, ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsi atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Mengecoh &lt;br&gt; Meski isotonik tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonik justru memakai model orang biasa (bukan atlet) sebagai konsumen isotonik. Minuman isotonik itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa. Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan.&lt;br&gt; &lt;br&gt; Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia perharinya.&lt;br&gt; &lt;br&gt; " Memang produsen akan ribut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan, " kata Fransiska.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" inherit="" serif=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;" inherit="" serif=""&gt;&lt;br&gt; Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi minuman isotonik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6069066295816351569?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6069066295816351569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6069066295816351569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6069066295816351569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6069066295816351569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/02/di-balik-minuman-isotonik.html' title='Di Balik Minuman Isotonik '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-1247810664216611287</id><published>2009-01-30T05:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-30T10:45:42.609-08:00</updated><title type='text'>re-modifikasi transportasi dijakarta</title><content type='html'>Alhamdulillah tarif angkutan dijakarta sudah diturunkan.... akan tetapi baru sebatas SK gubernur belum SK supir n pemilik Angkutan.. (nah loooh sapa yg berhak niiiy).&lt;br&gt;whatever laah yang penting saya klo di angkutan tiduuuurrrrr ampe nyampe, ngomong angkutan juga ga lepas dari macet di jakarta, pertumbuhan kendaraan yang Masya Allah luarrrr biasaa, tiap hari mobil dan motor baru berseliweran dijakarta. jangankan baru di iklanin, belum ada di Tipi aja dah nongol dijakarta...(wueeeh hebat euy warga jakarta). warga dijakrta umumnya memilih naik mobil atau motor karena banyak hal, salah satunya faktor kenyamanan di angkutan&lt;br&gt;bayangin naik KRL dah kayak sarden ditumpuk dalam satu kotak besi, gratis siyy ga bayar tapi High risk buangeet.&lt;br&gt;naik bus kota banyak tangan-tangan ahli memindahkan barang, maka dari itu orang agak males naik angkutan. Belum lagi kalo naik metromini yang udah pada reot. PEMDA DKI udah beribu cara buat memperbaiki moda trasnportasi dijakarta tercinta ini tapiiiii hasilnya… (U know laaaah). &lt;br&gt;Mulai dari Monorail(yang ga jelas keberadaan dan kepastiaanya), sampe Trans Jakarta yang lagi-lagi setelah dibanggakan sekarang malah mandekz. Untuk koridor Lebak bulus harmoni aja armada belum ada. Dah gitu koridor yg udah operasi masih kurang armada,&lt;br&gt;&lt;br&gt; usul saya kalau blum ada juga armada untuk koridor yang baru mendingan PEMDA dan badan otoritas transbatavia jangan malu bilang kalau belum mampu, atau ngga pake aja Odong-odong buat gantiin semetara armada yang belum ada&lt;br&gt;kan sama aja tuuuh muat banyak. Murah pula tarifnya. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Terlepas dari itu semua ada pihak-pihak yang masih mau peduli kenyamanan dalam pelayanan penumpang dan keamanan. Salah satunya perusahaan karoseri rahayu sentosa yang baru baru ini meluncurkan model metromini terbaru dengan pelayanan prima.&lt;br&gt;Mulai dari mesin yang sudah disesuikan dan ditambah kapasitas mesinnya. Juga disesaki kenyamanan-kenyamanan yang selama ini susah dicari di metromini, seperti recleaning seat, bangku yang empuk serta pintu dalam keadaan darurat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tapi sayangnya Baru beberapa armada saja yang sudah meluncur diJakarta. Saya baru menjumpai armada P15 jurusan senen-setia budi yang sudah menggunakan Metromini yang nyaman ini&lt;br&gt;Mudah-mudahan dengan kenyamanan yang mulai diperhatikan, selanjutnya penumpang lebih memilih naik bis kota ketimbang bwa kendaraan sendiri. Mengurangi konsumsi energi fosil kan kita juga secara tidak langsung menyelamatkan titipan anak cucu kita. Mohon maaf untuk pihak terkait bukan maksud untuk menjelek-jelekan usaha pemerintah dalam hal pelayanan public tapi sebagai masukan agar pelayanan dan kenyamanan penumpang diutamakan&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-1247810664216611287?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/1247810664216611287/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=1247810664216611287' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1247810664216611287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1247810664216611287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/re-modifikasi-transportasi-dijakarta.html' title='re-modifikasi transportasi dijakarta'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7676125047471270949</id><published>2009-01-27T02:17:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T07:18:57.659-08:00</updated><title type='text'>KU PINANG KAU DENGAN HAMDALAH</title><content type='html'>Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah diciptakannya pasangan-pasanganmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung padanya. Dan Allah menjadikan di antara kalian perasaan tenteram dan kasih sayang. Pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.&lt;br&gt;Ketika tiba masa usia aqil baligh, maka perasaan ingin memperhatikan dan diperhatikan lawan jenis begitu bergejolak. Banyak perasaan aneh dan bayang-bayang suatu sosok berseliweran tak karuan. Kadang bayang-bayang itu menjauh tapi kadang terasa amat dekat. Kadang seorang pemuda bisa bersikap acuh pada bayang-bayang itu tapi kadang terjebak dan menjadi lumpuh. Perasaan sepi tiba-tiba menyergap ke seluruh ruang hati. Hati terasa sedih dan hidup terasa hampa. Seakan apa yang dilakukannya jadi sia-sia. Hidup tidak bergairah. Ada setitik harapan tapi berjuta titik kekhawatiran justru mendominasi.&lt;br&gt;Perasaan semakin tak menentu ketika harapan itu mulai mengarah kepada lawan jenis. Semua yang dilakukannya jadi serba salah. Sampai kapan hal ini berlangsung? Jawabnya ada pada pemuda itu sendiri. Kapan ia akan menghentikan semua ini. Sekarang, hari ini, esok, atau tahun- tahun besok. Semakin panjang upaya penyelesaian dilakukan yang jelas perasaan sakit dan tertekan semakin tak terperikan. Sebaliknya semakin cepat / pendek waktu penyelesaian diupayakan, kebahagiaan &amp;amp; kegairahan hidup segera dirasakan. Hidup menjadi lebih berarti &amp;amp; segala usahanya terasa lebih bermakna.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;Penyelesaian apa yang dimaksud? Menikah! Ya menikah adalah alat solusi untuk menghentikan berbagai kehampaan yang terus mendera. Lantas kapan? Bilakah ia bisa dilaksanakan? Segera! Segera di sini jelas berbeda dengan tergesa- gesa. Untuk membedakan antara segera dengan tergesa- gesa, bisa dilihat dari dua cara :&lt;br&gt;Pertama, tanda-tanda hati. Orang yang mempunyai niat tulus, kata Imam Ja'far, adalah dia yang hatinya tenang, sebab hati yang tenang terbebas dari pemikiran mengenai hal-hal yang dilarang, berasal dari upaya membuat niat murni untuk Allah dalam segala perkara. Kalau menyegerakan menikah karena niat yang jernih, Insya Allah hati akan merasakan sakinah, yaitu ketenangan jiwa saat menghadapi masalah-masalah yang harus diselesaikan. Kita merasa yakin, meskipun harapan &amp;amp; kekhawatiran meliputi dada. Lain lagi dengan tergesa-gesa. Ketergesaan ditandai oleh perasaan tidak aman &amp;amp; hati yang diliputi kecemasan yang memburu.&lt;br&gt;Kedua, tanda-tanda perumpamaan. Ibarat orang bikin bubur kacang hijau, ada beberapa bahan yang diperlukan. Bahan paling pokok adalah gula &amp;amp; kacang hijau. Jika gula &amp;amp; kacang hijau dimasukkan air kemudian direbus, maka akan didapati kacang hijau tidak mengembang. Ini namanya tergesa-gesa. Kalau gula baru dimasukkan setelah kacang hijaunya mekar ini namanya menyegerakan. Tapi kalau lupa, tidak segera memasukkan gula setelah kacang hijaunya mekar cukup lama orang akan kehilangan banyak zat gizi yang penting.&lt;br&gt;Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda : "Tiga orang yang selalu diberi pertolongan Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah, seorang penulis yang selalu memberi penawar &amp;amp; seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya" (HR Thabrani)&lt;br&gt;Banyak jalan yang dapat menghantarkan orang kepada peminangan &amp;amp; pernikahan. Banyak sebab yang mendekatkan dua orang yang saling jauh menjadi suami istri yang penuh barakah &amp;amp; diridhai Allah. Ketika niat sudah mantap &amp;amp; tekad sudah bulat, persiapkan hati untuk melangkah ke peminangan. Dianjurkan, memulai lamaran dengan hamdalah &amp;amp; pujian lainnya kepada Allah SWT. Serta Shalawat kepada Rasul-Nya. Abu Hurairah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda : "Setiap perkataan yang tidak dimulai dengan bacaan hamdalah, maka hal itu sedikit barakahnya (terputus keberkahannya)" HR Abu Daud, Ibnu Majah &amp;amp; Imam Ahmad.&lt;br&gt;Setelah peminangan disampaikan, biarlah pihak wanita &amp;amp; wanita yang bersangkutan untuk mempertimbangkan. Sebagian memberikan jawaban segera, sebelum kaki bergeser dari tempat berpijaknya, sebab menikah mendekatkan kepada keselamatan akhirat, sedang calon yang datang sudah diketahui akhlaqnya, sebagian memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa memberi kepastian apakah pinangan diterima atau ditolak, karena pernikahan bukan untuk sehari dua hari.&lt;br&gt;Apapun, serahkan kepada keluarga wanita untuk memutuskan. Mereka yang lebih tahu keputusan apa yang terbaik bagi anaknya. Anda harus husnudzan pada mereka. Bukankah ketika meminang wanita berarti anda mempercayai wanita yang diharapkan oleh anda beserta keluarganya.&lt;br&gt;Keputusan apapun yang mereka berikan, sepanjang didasarkan atas musyawarah yang lurus, akan baik dan Insya Allah memberi akibat yang baik bagi anda. Tidak kecewa orang yang istikharah &amp;amp; tidak merugi orang yang musyawarah. Maka apapun hasil musyawarah, sepanjang dilakukan dengan baik, akan membuahkan kebaikan. Sebuah keputusan tidak bisa disebut buruk atau negatif, jika memang didasarkan kepada musyawarah yang memenuhi syarat, hanya karena tidak memberi kesempatan kepada anda untuk menjadi anggota keluarga mereka. Jika niat anda memang untuk silaturrahim, bukankah masih tersedia banyak peluang untuk menyambung?&lt;br&gt;Anda telah meminangnya dengan hamdalah, anda telah dimampukan datang oleh Allah Yang Maha Besar. Dia-lah Yang Maha Lebih Besar. Semuanya kecil. Ada pelajaran yang sangat berharga dari Bilal bin Rabbah tentang meminang. Ketika ia bersama Abu Ruwaihah menghadap kabilah Khaulan, Bilal mengemukakan : "Jika pinangan kami anda terima, kami ucapkan Alhamdulillah. Dan kalau anda menolak, maka kami ucapkan Allahu Akbar." Maka, kalau pinangan yang anda sampaikan ditolak, agungkan Allah, semoga anda tetap berbaik sangka kepada Allah &amp;amp; juga kepada keluarganya. Sebab bisa jadi, penolakan merupakan jalan pensucian jiwa dari kedzaliman diri sendiri, bisa jadi penolakan merupakan proses untuk mencapai kematangan, kemantapan &amp;amp; kejernihan niat. Sementara ada banyak hal yang dapat mengotori niat. Bisa jadi Allah hendak mengangkat derajat anda, kecuali anda justru malah merendahkan diri sendiri. Tapi hati perlu diperiksa, jangan-jangan perasaan itu muncul karena ujub.&lt;br&gt;Kekecewaan, mungkin saja timbul. Barangkali ada perasaan yang perih, barangkali juga ada yang merasa kehilangan rasa percaya diri saat itu. Ini merupakan reaksi psikis yang wajar, kecewa adalah perasaan yang manusiawi, tetapi ia harus diperlakukan dengan cara yang tepat agar ia tidak menggelincirkan ke jurang kenistaan yang sangat gelap. Kecewa memang pahit. Orang sering tidak tahan menanggung rasa kecewa, mereka berusaha membuang jauh-jauh sumber kekecewaan. Sekilas nampak tidak ada masalah, tetapi setiap saat berada dalam kondisi rawan. Perasaan itu mudah bangkit lagi dengan rasa sakit yang lebih perih. Dan yang demikian tidak dikehendaki Islam. Islam menghendaki kekecewaan itu menghilang perlahan-lahan secara wajar. Sehingga kita bisa mengambil jarak dari sumber kekecewaan dengan tidak kehilangan obyektivitas &amp;amp; kejernihan hati, kita menjadi lebih tegar, meskipun proses yang dibutuhkan untuk menghapus kekecewaan lebih lama.&lt;br&gt;Kalau anda merasa kecewa, periksalah niat anda. Dibalik yang dianggap baik, mungkin ada niat yang tidak lurus. Periksalah motif-motif yang melintas dalam batin. Selama peminangan hingga saat menunggu jawaban. Kemudian biarkan hati memproses secara wajar sampai menemukan kembali ketenangan secara mantap.&lt;br&gt;Tetapi kalau jawaban yang diberikan oleh keluarga wanita sesuai harapan, berbahagialah sejenak. Bersyukurlah. Insya Allah kesendirian yang dialami dengan menanggung rasa sepi sebentar lagi akan menghapus kepenatan selama di luar rumah. Insya Allah sebentar lagi.&lt;br&gt;Tunggulah beberapa saat. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk melakukan apa saja yang menjadi hak anda bersamanya. Akan tiba masanya anda merasakan kehangatan cintanya. Kehangatan cinta wanita yang telah mempercayakan kesetiaannya kepada anda. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk menemukan pangkuannya ketika anda risau.&lt;br&gt;Selama menunggu, ada kesempatan untuk menata hati. Melalui pernikahan Allah memberikan banyak keindahan &amp;amp; kemuliaan. Wanita boleh menawarkan Islam memberikan penghormatan yang suci kepada niat &amp;amp; ikhtiar untuk menikah. Nikah adalah masalah kehormatan agama, bukan sekedar legalisasi penyaluran kebutuhan biologis dengan lawan jenis. Islam memperbolehkan kaum wanita untuk menawarkan dirinya kepada laki-laki yang berbudi luhur, yang ia yakini kehormatan agamanya, dan kejujuran amanahnya menjadi suaminya. Dan Khadijah r.a atas teladan bagi wanita yang bermaksud untuk menawarkan diri.&lt;br&gt;Sikap menawarkan diri menunjukkan ketinggian akhlaq &amp;amp; kesungguhan untuk mensucikan diri. Sikap ini lebih dekat kepada ridha Allah &amp;amp; untuk mendapatkan pahala-Nya, Allah pasti mencatatnya sebagai kemuliaan &amp;amp; mujahadah yang suci. Tidak peduli tawarannya diterima atau ditolak, terutama kalau ia tidak mempunyai wali. Insya Allah, jika sikap menawarkan diri dilakukan dengan ketinggian sopan santun, tidak akan menimbulkan akibat kecuali yang maslahat. Seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan yang mendalam pasti akan meninggikan penghormatan seperti ini, kecuali laki-laki yang rendah &amp;amp; tidak memiliki kehormatan, kecuali sekedar apa yang disangkanya sebagai kebaikan.&lt;br&gt;Imam Bukhari menceritakan cerita dari Anas r.a ada seorang wanita yang datang menawarkan diri kepada Rasulullah SAW dan berkata : "Ya Rasulullah! Apakah baginda membutuhkan daku?" Putri Anas yang hadir &amp;amp; mendengarkan perkataan wanita itu mencela sang wanita yang tidak punya harga diri &amp;amp; rasa malu, "Alangkah sedikitnya rasa malunya, sungguh memalukan, sungguh memalukan." Anas berkata kepada putrinya : "Dia lebih baik darimu, Dia senang kepada Rasulullah SAW lalu dia menawarkan dirinya untuk beliau!" (HR Bukhari)&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7676125047471270949?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7676125047471270949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7676125047471270949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7676125047471270949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7676125047471270949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/ku-pinang-kau-dengan-hamdalah.html' title='KU PINANG KAU DENGAN HAMDALAH'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6058718036507166093</id><published>2009-01-27T02:12:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T07:12:35.252-08:00</updated><title type='text'>sakit Gatal karena Biduran</title><content type='html'>Sakit biduran memang tidak berbahaya, namun sakit biduran bisa membuat wajah kita berubah menjadi besar/gemuk. Untuk megatasinya, ambillah batu bata merah yang sudah ditumbuk sebanyak 1 gelas. Batu bata merah digoreng tanpa minyak, lalu taruh dalam kain bekas, lalu oles-oleskan pada bagian yang biduran. Anda akan merasakan hangat-hangat dan tidak lama kemudian biduran akan segera sembuh dan tidak gatal lagi.   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6058718036507166093?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6058718036507166093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6058718036507166093' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6058718036507166093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6058718036507166093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/sakit-gatal-karena-biduran.html' title='sakit Gatal karena Biduran'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5031015904669962353</id><published>2009-01-27T02:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T07:11:22.434-08:00</updated><title type='text'>MAMFAAT BELIMBING WULUH</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_0gJCR7EEScI/R4XWfdwZvvI/AAAAAAAAAOE/iV056l1_rvA/s1600-h/blimbman.jpg"&gt;&lt;img src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/orig/SFaa9AoKCs0AAEMbIQ440/1.jpeg?et=czzsbbacNxvV0AY6L8A%2BIw&amp;nmid=0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153761184647331570" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Nama Lokal :&lt;br&gt;Belimbing manis (Indonesia), Belimbing manih (Minangkabau); Belimbing legi (Jawa), Belimbing amis (Sunda), ; Bhalimbing manes (Madura), Balirang (Bugis);&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penyakit Yang Dapat Diobati :&lt;br&gt;Diabetes melitus, Kolesterol, Hipertensi;&lt;br&gt;&lt;br&gt;BAGIAN YANG DIPAKAI: Daun, bunga, buah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;KEGUNAAN:&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;Bunga:&lt;br&gt;- Batuk.&lt;br&gt;- Sariawan (stomatitis)&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daun:&lt;br&gt;- Perut sakit. Gondongan (Parotitis).&lt;br&gt;- Rematik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Buah:&lt;br&gt;- Batuk rejan.&lt;br&gt;- Gusi berdarah, sariawan.&lt;br&gt;- Sakit gigi berlubang.&lt;br&gt;- Jerawat. Panu.&lt;br&gt;- Tekanan darah tinggi.&lt;br&gt;- Kelumpuhan.&lt;br&gt;- Memperbaiki fungsi pencernaan.&lt;br&gt;- Radang rektum.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PEMAKAIAN:&lt;br&gt;Untuk minum: Lihat resep.&lt;br&gt;Pamakaian luar: Daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai seperti bubur, dipakai sebagal tapal (pemakaian setempat) pada gondongan, rheumatism, jerawat, panu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;CARA PEMAKAIAN:&lt;br&gt;1. Pagel linu:&lt;br&gt; 1 genggam daun belimbing wuiuh yang masih muda, 10 biji cengkeh,&lt;br&gt; 15 biji lada, digiling halus lalu tambahkan cuka secukupnya.&lt;br&gt; Lumurkan ketempat yang sakit.&lt;br&gt;&lt;br&gt;2. Gondongan:&lt;br&gt; 10 ranting muda belimbing wuiuh berikut daunnya dan 4 butir bawang&lt;br&gt; merah setelah dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Balurkan ketempat&lt;br&gt; yang sakit.&lt;br&gt;&lt;br&gt;3. Batuk pada anak.&lt;br&gt; Segenggam bunga belimbing wuiuh, beberapa butir adas, gula&lt;br&gt; secukupnya dan air 1 cangkir, ditim selama beberapa jam. Setelah&lt;br&gt; dingin disaring dengan sepotong kain, dibagi untuk 2 kali minum,&lt;br&gt; pagi dan malam sewaktu perut kosong.&lt;br&gt;&lt;br&gt;4. Batuk:&lt;br&gt; 25 kuntum bunga belimbing wuluh, 1 jari rimpang temu-giring, 1 jari&lt;br&gt; kulit kayu manis, 1 jari rimpang kencur, 2 butir bawang merah, 1/4&lt;br&gt; genggam pegagan, 1/4 genggam daun saga, 1/4 genggam daun&lt;br&gt; inggu, 1/4 genggam daun sendok, dicuci dan dipotong-potong&lt;br&gt; seperlunya, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4&lt;br&gt; gelas. Setelah dingin disaring, diminum dengan madu seperlunya.&lt;br&gt; Sehari 3 kali 3/4 gelas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;5. Batuk rejan:&lt;br&gt; a. 10 buah belimbing. wuluh dicuci lalu ditumbuk halus-halus,&lt;br&gt;     diremas dengan 2 sendok makan air garam, lalu disaring. Minum,&lt;br&gt;     lakukan 2 kali sehari.&lt;br&gt; b. Buah belimbing wuiuh dibuat manisan, sehari makan 3 x 6-8 buah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;6. Rematik :&lt;br&gt; a. 100 gr daun muda belimbing wuluh, 10 biji cengkeh dan 15 biji&lt;br&gt;     merica dicuci lalu digiling halus, tambahkan cuka secukupnya&lt;br&gt;     sampai menjadi adonan seperti bubur. Oleskan adonan bubur tadi&lt;br&gt;     ketempat yang sakit.&lt;br&gt;&lt;br&gt; b. 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca&lt;br&gt;     L.), 15 biji cengkeh, 15 butir lada hitam, dicuci lalu ditumbuk&lt;br&gt;     halus, diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan&lt;br&gt;     1 sendok makan minyak kayu putih. Dipakai untuk menggosok&lt;br&gt;     dan mengurut bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;7. Sariawan:&lt;br&gt; a. Segenggarn bunga belimbing wuluh, gula jawa secukupnya dan&lt;br&gt;     1 cangkir air direbus sampai kental. Setelah dingin disaring,&lt;br&gt;     dipakai untuk membersihkan mulut dan mengoles sariawan.&lt;br&gt;&lt;br&gt; b. 2/3 genggam bunga belimbing wuiuh, dicuci lalu direbus dengan&lt;br&gt;     3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin&lt;br&gt;     disaring lalu diminum, sehari 3 kali 3/4 gelas.&lt;br&gt;&lt;br&gt; c. 3 buah belimbing wuitjh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang&lt;br&gt;     muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas, 3/4 jari&lt;br&gt;     pulosari, dicuci lalu ditumbuk halus, diremas dengan 3 sendok&lt;br&gt;     makan minyak kelapa, diperas lalu disaring. Dipakai untuk&lt;br&gt;     mengoles luka-luka akibat sariawan, 6-7 kali sehari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;8. Jerawat:&lt;br&gt; a. Buah belimbing wuluh secukupnya dicuci lalu ditumbuk halus,&lt;br&gt;     diremas dengan air garam seperlunya, untuk menggosok muka&lt;br&gt;     yang berjerawat. Lakukan 3 kali sehari,&lt;br&gt;&lt;br&gt; b. 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang,&lt;br&gt;     digiling halus lalu diremas dengan 2 sendok makan air jeruk nipis.&lt;br&gt;     Ramuan ini dipakai untuk menggosok dan melumas muka yang&lt;br&gt;     berjerawat. Lakukan 2-3 kali sehari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;9. Panu:&lt;br&gt; 10 buah belimbing wuluh dicuci lalu digiling halus, tambahkan kapur&lt;br&gt; sirih sebesar biji asam, diremas sampai rata. Ramuan ini dipakai&lt;br&gt; untuk menggosok kulit yang terserang panu. Lakukan 2 kali sehari.&lt;br&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5031015904669962353?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/5031015904669962353/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=5031015904669962353' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5031015904669962353'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5031015904669962353'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/mamfaat-belimbing-wuluh.html' title='MAMFAAT BELIMBING WULUH'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-1270982070411513797</id><published>2009-01-25T05:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-25T10:46:16.178-08:00</updated><title type='text'>Ribery: Islam Sumber Kekuatanku</title><content type='html'>&lt;div class="reporter"&gt; 			 				&lt;div class="byreporter"&gt; 					By Republika Newsroom&lt;br&gt;&lt;br&gt; 					&lt;/div&gt;&lt;div class="box_share"&gt; &lt;!-- &lt;table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt; 												 						&lt;tr&gt; 							&lt;td&gt; 								&lt;div align="center"&gt; 																	&lt;/div&gt; 							&lt;/td&gt; 							&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="#"&gt;SHARE&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 						&lt;/tr&gt; 						 						&lt;tr&gt; 							&lt;td&gt; 								&lt;div align="center"&gt; 																	&lt;/div&gt; 							&lt;/td&gt; 							&lt;td valign="top"&gt;&lt;a href="#"&gt;RSS&lt;/a&gt;&lt;/td&gt; 						&lt;/tr&gt; 						 					&lt;/table&gt; --&gt;                           				 				&lt;/div&gt; 				 			 			&lt;/div&gt; 			&lt;!-- reporter end --&gt; 			 	&lt;!-- contents lainnya start --&gt;         	 							 		&lt;!-- lainnya dalem start --&gt; 		 			 			&lt;div class="image_detail"&gt; 				&lt;img alt="Ribery: Islam Sumber Kekuatanku" style="width: 325px;" src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/01/20090126011317.jpg"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;			&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  			 				&lt;p&gt;Tak banyak yang tahu jika Franck Ribery seorang muslim. Hingga pemusatan latihan terakhir Timnas Prancis jelang  putaran final Piala Dunia 2006 pun, tak banyak yang tahu pula jika Ribery telah menjadi muslim, termasuk pelatih Raymond Domenech,juga rekan-rekan sesama pemain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barulah di laga perdana penyisihan grup melawan Swiss, status Ribery terbongkar. Ketika akan dilakukan &lt;em&gt;kick off,&lt;/em&gt;Ribery menundukkan kepala lantas menengadahkan kedua tangan,layaknya cara berdoa orang muslim.Tanda tanya besar besar yang masih menghinggapi media saat itu, terjawab sudah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ritual doa yang dilakukan Ribery mengundang fotografer media cetak dan kameraman, untuk mengabadikannya.Kesokan harinya, pemberitaan  tentang status muslim Ribery tersebar luas,sekaligus pelengkap berita pertandingan yang berakhir imbang tanpa gol.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai Piala Dunia 2006, majalah  mingguan L’Express disebut-sebut  yang pertama kali membocorkan rahasia kepindahan keyakinan Ribery hingga memeluk Islam. Pada awal tahun 2006 &lt;em&gt;L’Express&lt;/em&gt; -- meski tanpa menyebut nama -- memberitakan salah satu pemain Timnas Prancis terlihat pergi ke masjid yang letaknya di selatan kota Marseille.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Cerita Ribery yang menjadi mualaf, sebenarnya telah muncul pada tahun 2005, ketika ia menerima tawaran klub Galatasaray. Saat itu, ia berkenalan dengan gadis keturunan Turki keturunan Maroko bernama Wahiba Belhami yang kemudian menjadi istrinya dan memberinya dua anak, Hizya dan Shahinez.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Media bahkan membuat cerita menjadi mualafnya Ribery dalam dua versi. Versi pertama menyebutkan bahwa Wahiba yang banyak menuntun Ribery menjadi muslim. Versi kedua menyebutkan status muslim yang disandang Ribery terjadi ketika bermain untul Galatasaray. Di klub besar inilah/kabarnya Ribery sering berbaur dan berdiskusi dengan komunitas muslim.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ribery kemudian merasa perlu memasukkan unsur Islam pada namanya. Ia mengadopsi kata ‘Bilal’, kata ini ditempatkan di antara namanya menjadi Franck Bilal Ribery.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ribery memang tak pernah memublikasikan tentang waktu tepatnya memeluk Islam. Yang jelas, saat diwawancarai majalah&lt;em&gt; Paris Match,&lt;/em&gt; ia pun tak mau membuka rahasia itu. Ribery hanya bilang,"Islam membawa saya pada keselamatan. Islam juga yang menjadi sumber kekuatan saya, di dalam maupun di luar lapangan. Saya menjalani karir yang berat, saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Dan akhirnya saya menemukan Islam."&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ribery mengaku jika ia tak pernah melupakan shalat yang menjadi ibadah wajib  umat Islam. Ke manapun dan apapun kondisinya, ia akan menyempatkan diri melaksanakan shalat.&lt;/p&gt; &lt;span class="deskripsi"&gt;Pada Selasa (13/1) Franck Ribery, pemain Bayern Munich itu menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci Makkah. Ia memanfaatkan kunjungan klubnya yang tengah tur ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah umroh bersama dengan rekan satu timnya, Hamit Altintop.&lt;/span&gt; kp&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-1270982070411513797?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/1270982070411513797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=1270982070411513797' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1270982070411513797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1270982070411513797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/ribery-islam-sumber-kekuatanku.html' title='Ribery: Islam Sumber Kekuatanku'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6192996585831631042</id><published>2009-01-22T05:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-22T10:12:03.516-08:00</updated><title type='text'>8 Alasan Kuat Kenapa Anda Sangat Beruntung Memilih PKS</title><content type='html'>&lt;strong&gt;8 Alasan Kuat Kenapa Anda Sangat Beruntung Memilih PKS&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Sumber dari : &lt;a href="http://ayi-ibet.blogspot.com/2009/01/8-alasan-kuat-kenapa-anda-sangat.html"&gt;http://ayi-ibet.blogspot.com/2009/01/8-alasan-kuat-kenapa-anda-sangat.html&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. PKS akan membantu Anda memberantas korupsi. PKS telah terbukti dan teruji selama sepuluh tahun berkiprah di legislatif dan eksekutif, tidak satupun kader PKS yang terlibat dalam korupsi apapun. Bahkan selama lima tahun ini mampu ikut serta menyelematkan uang negara lebih dari 58 Miliyar. Bahkan 45 anggota DPR-nya mengumpulkan dan mengembalikan amplop liar senilai 2.9 mililiyar.&lt;br&gt;2.	PKS akan membantu Anda mewujudkan Indonesia yang Aman dan Adil. &lt;br&gt;3.	PKS akan mewakili Anda menjadi anggota dewan yang amanah. Baik dalam legislasi, anggaran dan pengawasan.&lt;br&gt;4.	PKS siap mendengar dan melayani Anda, kapanpun dan dimananpun.&lt;br&gt;5.	PKS selalu siap siaga membantu dalam setiap bencana&lt;br&gt;6.	PKS adalah Partai Kader Setia. Bukan partai kerumuman orang yang ada hanya ketika menjelang pemilu saja. &lt;br&gt;7.	PKS adalah satu-satunya partai yang diakui oleh para ilmuan dan pengamat ahli yang memiliki platform yang lengkap dan jelas.&lt;br&gt;8.	PKS adalah Partai Kyai dan Santri, Partai Kasih Sayang. Sehingga menjadi wajar jika PKS adalah Partai Kita Semua&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Berbinis dengan Tuhan : Berpartai adalah bagian dari pengabdian kepada Allah dan Ummat.&lt;/strong&gt;      &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6192996585831631042?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6192996585831631042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6192996585831631042' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6192996585831631042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6192996585831631042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/8-alasan-kuat-kenapa-anda-sangat.html' title='8 Alasan Kuat Kenapa Anda Sangat Beruntung Memilih PKS'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2421457313596133525</id><published>2009-01-21T03:49:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T09:07:44.426-08:00</updated><title type='text'>Syumuliyatul Islam</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SXdVuAoKCs0AACAZV-g1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SXdVuAoKCs0AACAZV-g1/magee-islam-option2.jpg?et=rvOstUqfd8d88jaQURAdpA&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;PENGERTIAN ISLAM&lt;/strong&gt;&lt;br&gt; Pertanyaan ini menjadi penting untuk dijawab bukan saja untuk meluruskan berbagai pemahaman tentang Islam yang selama ini salah, keliru atau kurang sempurna, tapi juga untuk membangun komitmen ke-Islaman yang lebih utuh dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang terjadi selama ini bukan saja adanya kesenjangan antara pemahaman Islam generasi sekarang dengan pemahaman generasi sahabat Rasulullah saw tentang Islam, tapi juga ada kesenjangan antara Islam yang kita yakini sebagai “agama atau jalan hidup” dengan perilaku sehari-hari kita sebagai “kenyataan hidup.”&lt;span id="more-163"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Dari akar katanya dalam bahasa Arab, Islam mempunyai arti-arti berikut: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;ketundukan, penyerahan diri, keselamatan, kedamaian, kesejahteraan. &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Makna &lt;strong&gt;ketundukan&lt;/strong&gt; dan &lt;strong&gt;penyerahan diri&lt;/strong&gt; kita temukan, misalnya, dalam ayat ini: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBlockText" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nyalah &lt;strong&gt;tunduk (menyerahkan diri)&lt;/strong&gt; segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allah lah mereka dikembalikan.” (QS: 3: 83)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 42.4pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Makna &lt;strong&gt;keselamatan &lt;/strong&gt;kita temukan, misalnya, dalam ayat ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBlockText" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“….Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari kegelapan menuju cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS: 5: 15-16)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Makna &lt;strong&gt;kedamaian&lt;/strong&gt; kita temukan, misalnya, dalam ayat ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBlockText" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Dan jika mereka condong kepada &lt;strong&gt;perdamaian&lt;/strong&gt;, maka condonglah kepadanya, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS: 8: 61)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Makna &lt;strong&gt;kesejahteraan&lt;/strong&gt; kita temukan, misalnya, dalam ayat ini: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Doa mereka di dalamnya ialah: “Subhanakallahumma” (Maha Suci Allah yang telah menciptakan semua itu tidak dengan percuma, melainkan dengan penuh hikmah), dan salam penghormatan mereka ialah: “Salam” &lt;strong&gt;(kesejahteraan dan kesentosaan).&lt;/strong&gt; Doa penutup mereka ialah “Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin”(segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam).” (QS: 10: 10).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Ber-Islam&lt;em&gt;,&lt;/em&gt; dengan begitu, berarti menundukkan dan menyerahkan diri sepenuh-penuhnya, secara mutlak, kepada Allah swt untuk diatur sesuai dengan kehendak-Nya. Dan kehendak-kehendak Allah swt itu tertuang secara utuh dalam agama yang Ia turunkan kepada umat manusia, sebagai petunjuk abadi dalam menjalani kehidupan mereka di muka bumi, melalui perantara seorang Rasul, Muhammad saw, yang kemudian Ia beri nama “Islam.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Asas ketundukan dan penyerahan diri itu adalah pengakuan yang tulus dari lubuk hati bahwa kita dan seluruh alam semesta adalah ciptaan Allah swt. Karena itu Allah swt berhak mengatur segenap ciptaan-Nya sesuai dengan kehendak-Nya. Selanjutnya Allah swt menjelaskan kehendak-kehendak-Nya dalam dua bentuk:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; kehendak Allah swt yang bersifat pasti, mutlak dan mengikat seluruh ciptaan-Nya, baik manusia maupun alam. Inilah yang kemudian kita sebut dengan “Sunnah Kauniyah.” Dalam pengertian ini, maka seluruh makhluk di jagad ini telah menyatakan ketundukan dan penyerahan dirinya (ber-Islam) kepada Allah swt. Perhatikan firman Allah swt berikut ini :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBlockText" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang-bintang, pohon-pohon, binatang-binatang melata dan sebagian besar dari pada manusia? Dan banyak diantara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(QS: 22: 18),&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 3.85pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; kehendak Allah swt yang bersifat pilihan, berupa aturan-aturan dan pranata sistim bagi kehidupan manusia. Inilah yang kemudian kita sebut “Syariat atau Agama.” Inilah yang dimaksud Allah swt dalam firman-Nya :&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                            &lt;/span&gt;&lt;span&gt;                                                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBlockText" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;“Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (QS: 45:1 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley"&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 3.85pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Manusia dan alam tidak bisa melepaskan diri dari kodrat sebagai ciptaan. Karena itu setiap penolakan terhadap kehendak-kehendak Allah swt, baik yang “kauniyah” maupun yang “syar’iyah”, selalu berarti pembangkangan terhadap Sang Pencipta, penyimpangan dari garis kebenaran, isolasi dan benturan dengan alam. Ujung dari pembangkangan itu adalah bahwa manusia selamanya akan tertolak oleh Allah, alam semesta dan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;disharmoni dalam hubungan antar sesama manusia. Simaklah bagaimana Allah menolak mereka:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (QS: 3: 85)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sekarang simaklah bagaimana alam mengisolasi mereka :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS: 7: 96)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Barangsiapa yang mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.” (QS: 22: 31)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Akan tetapi, apabila kehendak-kehendak Allah swt yang diturunkan dalam bentuk syariat atau aturan dan pranata sistim bagi kehidupan manusia, maka itu berarti bahwa Islam – yang kemudian menjadi nama bagi syariat tersebut – adalah jalan hidup, atau suatu sistim yang diturunkan Allah agar manusia menata kehidupannya dengan sistim itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Jadi, Islam bukan hanya ritual-ritual belaka yang kita lakukan sebagai sebentuk ketundukan kepada Allah swt. Islam jauh lebih luas dari sekedar ritual belaka. Islam adalah sistim kehidupan yang lengkap dan paripurna serta bersifat unversal. Ia mengatur kehidupan kita sejak kita bangun dari tidur sampai kita tidur kembali. Ia menata kehidupan kita sebagai individu dan masyarakat. Menata ibadah kita seperti ia menata ekonomi dan politik kita. Ia menata hukum kita seperti ia menata kehidupan social budaya kita. Ia adalah Qur’an dan pedang, masjid dan pasar, agama dan negara, iman dan ilmu, ibadah dan seni.&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Allah S.W.T sebagai pencipta manusia, maka Dia pulalah yang paling mengetahui apa yang dibutuhkan manusia untuk membuat kehidupannya menjadi lebih baik. Maka hak prerogatif Allah untuk mengatur manusia (Hakimiyyatullah) bukan saja datang kodrat-Nya sebagai Pencipta, tapi juga pengetahuan dan keadilan-Nya. Dan karena itu pula, penyerahan diri kita kepada-Nya bukan lahir dari pengakuan akan kepenciptaan-Nya, tapi lahir dari pengetahuan kita tentang pengetahuan dan keadilan-Nya serta ungkapan rasa syukur atas karunia terbesar-Nya, yaitu agama&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus”&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;(QS: 17: 9)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;“Dan barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya ia akan terbebas dari rasa takut dan tiada pula mereka akan bersedih.” (QS: 2: 3 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;                                           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;“Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.”&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;(QS: 28: 77).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;br&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h2&gt;KARAKTERISTIK ISLAM&lt;/h2&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sebagai sebuah sistim, Islam mempunyai karakteristik yang membedakannya dengan sistim-sistim yang lain. Karakteristik adalah ciri-ciri umum yang menjadi bingkai dari keseluruhan ajaran Islam. Cara pandang Islam terhadap berbagai permasalahan eksistensial seperti Tuhan, alam, manusia dan kehidupan, serta interpretasinya terhadap berbagai peristiwa selamanya akan berada dalam bingkai ciri-ciri umum tersebut. Karakteristik ini pula yang kemudian menjadi letak&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;keunggulan Islam terhadap sistim-sistim lainnya. Ciri-ciri umum tersebut adalah&lt;strong&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-style: italic;"&gt;rabbaniyah, syumuliyah, insaniyah, tsabat, tawazun, waqi’iyyah, ijabiyyah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Rabbaniyyah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Rabbaniyyah adalah nisbat kepada kata Rabb yang berarti Tuhan. Artinya Islam ini adalah agama atau jalan hidup yang bersumber dari Tuhan. Ia bukan kreasi manusia,juga bukan kreasi nabi yang membawanya. Maka Islam adalah jalan Tuhan. Tugas para nabi adalah menerima, memahami dan menyampaikan ajaran itu kepada umat manusia :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.”&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(QS: 5: 67)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; ajaran merupakan titik perbedaan paling signifikan antara berbagai ideologi. Sumber ajaran Islam adalah Allah swt, Tuhan semesta alam, Tuhan yang menciptakan manusia dan yang paling mengetahui hakikat manusia serta apa saja yang dibutuhkannya; kebutuhan fisik, ruh dan akalnya. Ia adalah sumber yang terpercaya yang memiliki semua hak dan kelayakan untuk mengatur manusia. Kekuatan sumber itu melahirkan &lt;em&gt;rasa aman&lt;/em&gt; untuk menerima kebenaran dan menghilangkan keraguan. Ia bukan saja mambawa kebenaran mutlak, tapi juga terjaga validitasnya sepanjang masa. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu, maka janganlah kamu menjadi ragu (menerimanya).” (QS: 2:147 ). &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.35pt;text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Semua ideologi lain memiliki kelemahan mendasar karena sumbernya adalah manusia yang tidak pernah bisa membebaskan diri dari hawa nafsu, katerbatasan, kelemahan dan ketidakberdayaan. Ideologi manusia tidak pernah sanggup melampaui hambatan ruang dan waktu dan dengan mudah menjadi usang dan dibuang ke ruang masa lalu oleh ketidaksesuaian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Syumuliyyah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Artinya ajaran ini mencakup seluruh dimensi kehidupan manusia; dari pribadi, keluarga, masyarakat hingga negara; dari sosial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, lingkungan, pendidikan hingga&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;kebudayaan; dari etnis Arab ke Parsi hingga seluruh etnis manusia, dari kepercayaan, sistim hingga akhlak; dari Adam hingga manusia terakhir; dari sejak kita bangun tidur hingga kita tidur kembali; dari kehidupan dunia hingga kehidupan akhirat. Jadi kecakupan Islam dapat kita dari beberapa dimensi; yaitu &lt;strong&gt;dimensi waktu, dimensi demografis, dimensi geografis dan dimensi kehidupan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Yang dimaksud dengan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;dimensi waktu&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; adalah bahwa Islam telah diturunkan Allah swt sejak Nabi Adam hingga mata rantai kenabian ditutup pada masa Rasulullah Muhammad saw. Dan Islam bukan agama yang hanya diturunkan untuk masa hidup Rasulullah saw, tapi untuk masa hidup seluruh umat manusia di muka bumi :&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rosul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rosul. Apakah jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun; dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. (QS: 3: 144)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;Yang&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dimaksud dengan dimensi demografis adalah bahwa Islam diturunkan untuk seluruh umat manusia dengan seluruh etnisnya, dan bahwa mereka semua sama di mata Allah swt sebagai ciptaan-Nya dan dibedakan satu sama lain karena asas ketakwaan :&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. Sesungguhnya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS: 49: 13)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada seluruh umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS: 34: 2 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley"&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Yang dimaksud dengan dimensi geografis adalah bahwa ajaran Islam diturunkan untuk diterapkan di seluruh penjuru bumi. Maka Islam tidak dapat diidentikkan dengan kawasan Arab (Arabisme), karena itu hanya tempat lahirnya. Islam tidak mengenal sekat-sekat tanah air, sama seperti ia tidak mengenal batasan-batasan etnis.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Ingatlah ketika Tuhamu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami, senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman; ”Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS: 2: 30)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;“Al-Qur’an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu)&lt;span&gt;                          &lt;/span&gt;Bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus”. (QS: 81: 27-2 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley"&gt; &lt;span&gt;                                                 &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi)&lt;span&gt;                        &lt;/span&gt;rahmat bagi semesta alam”.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;(QS: 21: 107)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Yang dimaksud dengan dimensi kehidupan adalah bahwa Islam membawa ajaran-ajaran yang terkait dengan seluruh dimensi kehidupan manusia; sosial, ekonomi, politik, hukum, keamanan, pendidikan, lingkungan dan kebudayaan. Itulah sebabnya Allah swt menyuruh berislam secara kaffah, atau berislam dalam semua dimensi kehidupan kita.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;”Hai orang-orang yang berirman masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan jangankah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya Syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS: 2: 20 &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif" alt="8)" class="wp-smiley"&gt; &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Ini pula yang dimaksud Allah swt bahwa Ia telah menyempurnakan agama ini dan karena itu meridhoinya sebagai agama terbaik bagi umat manusia :&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Hari ini telah Ku-sempurnakan bagimu agamamu, dan Ku-sempurnakan nikmat-Ku terhadapmu, dan Kuridhai Islam sebagai agamamu.” (QS: 5: 3)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Insaniyyah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Artinya bahwa ajaran Islam mendudukan manusia pada posisi kunci dalam struktur kehidupan ini. Manusia adalah pelaku yang diberi tanggungjawab dan wewenang untuk mengimplementasikan kehendak-kehendak Allah swt dimuka bumi (khalifah). Maka Allah swt memberi penghormatan tertinggi kepada manusia dalam firman-Nya :&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Dan sesunguhnya kami telah muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (QS: 17: 70)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;Selanjutnya Allah swt menyusun ajaran-ajaran Islam sedemikian rupa sesuai dengan fitrah dasar manusia :&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas ) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. ( QS: 30:30)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Islam datang untuk membebaskan umat manusia dari perbudakan sesama manusia. Di hadapan Rustum menjelang Perang Qadisiyah, Rub’i bin ‘Amir menjelaskan misi itu ketika beliau berkata: &lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Kami datang untuk membebaskan manusia dari penghambaan kepada manusia yang lain.”&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Hak asasi manusia - dalam semua bentuknya - merupakan bagian paling inheren dalam keseluruhan ajaran-ajaran Islam. Hak-hak asasi itu merupakan seperangkat kondisi dan wilayah kewenangan yang mutlak dibutuhkan manusia untuk menjalankan misinya dalam kehidupan ini. “Sejak kapan kamu memperbudak manusia, padahal ibu-ibu mereka telah melahirkan mereka dalam keadaan bebas?”, kata Umar Bin Khattab kepada ‘Amru&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Bin ‘Ash saat puteranya menampar wajah seorang warga Qibthy (Kristen).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Tsabat dan Tathawwur&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Tsabat artinya permanen, sedang Tathawwur artinya pertumbuhan. Ciri permanensi adalah turunan dari ciri Rabbaniyyah. Maksudnya adalah bahwa Islam membawa ajaran yang berisi hakikat-hakikat besar yang bersifat tetap dan permanen dan tidak akan pernah berubah dalam semua ruang dan waktu. Hakikat-hakikat itu melampaui batas-batas ruang dan waktu serta bersifat abadi.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Seperti hakikat abadi tentang wujud dan keesaan Allah, hakikat penyembahan kepada Allah, hakikat alam sebagai ciptaan dan wadah fisik bagi kehidupan kita, hakikat manusia sebagai makhluk yang paling terhormat karena misi khilafahnya, hakikat iman kepada Allah, malaikat, rasul, kitab suci dan takdir baik dan buruk serta hari akhirat adalah syarat diterimanya semua amal manusia, hakikat ibadah sebagai tujuan hidup manusia, hakikat aqidah sebagai ikatan komunitas Muslim, hakikat dunia&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;sebagai tempat ujian, hakikat Islam sebagai agama satu-satunya yang diterima Allah.&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Semua hakikat itu bersifat abadi dan permanen dan tidak berubah karena faktor ruang dan waktu. Hakikat-hakikat dasar dan nilai-nilai itu bukan saja tidak dapat berubah, tapi juga tidak mungkin bertumbuh; sebagaimana realitas dan pola-pola kehidupan manusia terus berubah dan bertumbuh.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;em&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); (tetaplah atas ) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS: 30:30).&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Itu sama sekali tidak berarti bahwa Islam mengebiri dan membekukan gerakan pemikiran dan kehidupan secara keseluruhan. Yang dilakukan Islam hanyalah memberi bingkai &lt;em&gt;(frame of reference)&lt;/em&gt; di dalam mana pemikiran dan kehidupan manusia bergerak dan bertumbuh. Dalam bingkai itulah kaum Muslimin bergerak dan berkreasi, menghadapi tantangan perubahan hidup secara pasti dan elastis, bermetamorfosis secara teratur dan terarah, bertumbuh secara dinamis dan terkendali. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoFooter" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;Bingkai seperti ini mutlak dibutuhkan untuk menciptakan rasa aman dan kepastian, keterarahan dan keutuhan, konsistensi dan kesinambungan. Kalau ada rahasia di balik soliditas dunia Islam selama lebih dari seribu tahun, itu karena adanya &lt;em&gt;frame of reference&lt;/em&gt; tersebut. Itu kekuatan ideologi dan spiritual yang senantiasa memproteksi Islam&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dari penyimpangan dan keusangan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;“Andai kata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan tetapi mereka berpaling dari kebanggaan itu.&lt;span&gt;            &lt;/span&gt;(QS: 23: 71)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Tawazun&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Artinya keseimbangan. Ajaran-ajaran Islam seluruhnya seimbang dan memberi porsi kepada seluruh aspek kehidupan manusia secara proporsional. Tidak ada yang berlebihan atau kekurangan, tidak ada perhatian yang ekstrim terhadap satu aspek dengan mengorbankan aspek yang lain. Karena semua aspek itu adalah satu kesatuan dan menjalankan fungsi yang sama dalam struktur kehidupan manusia.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Ada keseimbangan antara bagian-bagian yang bersifat fisik (zahir) dan metafisik (gaib) dalam keimanan. Ada keseimbangan antara kecondongan kepada materialisme dan spiritualisme dalam kehidupan. Ada keseimbangan antara aspek ketegasan hukum dan persuasi moral dalam bernegara. Ada keseimbangan antara Sunnah Kauniyah yang eksak dan pasti dengan kehendak Allah yang tetap bebas dan tidak terbatas (seperti dalam kasus istri nabi Ibrahim yang melahirkan di usia yang sangat tua, atau Maryam yang melahirkan tanpa proses biologis normal, atau pendinginan api bagi Ibrahim dan lainnya, semua ini tanpa harus mengganggu kepastian gerak alam yang dapat diobservasi oleh manusia secara empiris). Ada keseimbangan antara ibadah yang bersifat mahdhah (khusus) dengan ibadah dengan wilayah yang luas.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Dan segala sesuatunya Kami ciptakan dengan kadarnya masing-masing.”&lt;span&gt;         &lt;/span&gt;(QS 54:49)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Engkau takkan penah menemukan pada ciptaan Allah Yang Maha Pengasih sesuatu yang tidak seimbang.”&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;(QS: 67: 3).&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Ciri keseimbangan ini telah memproteksi Islam dari keterpecahan dan dikhotomi yang selalu ada dalam ideologi lainnya. Ada spiritualisme yang ekstrim dalam gereja di abad pertengahan, tapi juga ada materialisme yang ekstrim pada kaum sekuler. Ada porsi kelompok yang berlebihan dan sosialisme, tapi juga ada porsi individu yang ekstrim dalam kapitalisme liberal. Ini menciptakan pertentangan-pertentangan dalam struktur ideologi dan senantiasa mewariskan kegoncangan psikologis akibat ketidakutuhan dalam diri pada pemeluknya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Waqi’iyyah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="text-indent: 32.15pt;"&gt;Artinya realisme. Islam diturunkan untuk berinteraksi dengan realitas-realitas obyektif yang nyata-nyata ada sebagaimana ia adanya. Selain itu ajaran-ajarannya didesign sedemikian rupa yang memungkinkannya diterapkan secara nyata dalam kehidupan manusia. Ia bukan nilai-nilai ideal yang enak dibaca tapi tidak dapat diterapkan. Ia merupakan idealisme yang realistis, tapi juga realisme yang idealis.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tuhan adalah realitas obyektif yang benar-benar wujud&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;dan wujud-Nya diketahui melalui ciptaan-Nya dan kehendak-Nya diketahui melalui gerakan alam. Alam dan manusia juga realitas obyektif.&lt;em&gt; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 13.85pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan. Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. (Yang memiliki sifat-sifat) demikianlah ialah Allah, maka mengapa kamu masih berpaling.&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;Dia menyingsingkan pagi dan manjadikan&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;malam&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS: 6: 95-96)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Tapi konsep Islam juga didesign sesuai dengan realitas obyektif manusia, kondisi ruang dan waktu yang melingkupinya, hambatan internal dan eksternalnya, potensi ril yang dimiliki manusia untuk menjalani hidup. Islam memandang manusia dengan segala kekuatan dan kelemahannya; dengan ruh, akal dan fisiknya; dengan harapan-harapan dan ketakutannya; dengan mimpi dan keterbatasannya. Lalu berdasarkan itu semua Islam menyusun konsep hidup ideal yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata manusia dengan segenap potensi yang dimilikinya. Islam bukan idealisme yang tidak mempunyai akar dalam kenyataan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….”.(QS: 2: 286.)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-right: 3.85pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h1&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;"&gt;Ijabiyyah&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Artinya sikap positif dalam menjalani kehidupan sebagai lawan dari pesimisme dan fatalisme. Keimanan bukanlah sesuatu yang beku dan kering yang tidak sanggup menggerakkan manusia. Keimanan adalah sumber tenaga jiwa yang mendorong manusia untuk merealisasikan kebaikan dan kehendak Allah dalam kehidupan ril. Islam memandang bahwa keimanan yang tidak dapat mendorong manusia untuk bekerja mengeksplorasi potensi alam dan potensi dirinya untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, adalah keimanan yang negatif dan fatal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;Itulah sebabnya Islam memberi penghargaan besar kepada kerja sebagai bukti sikap positif dan dinamika dalam mengelola kehidupannya. Allah swt berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt 0.25in 0.0001pt 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;em&gt;“Katakanlah: “Bekerjalah kamu! Nanti Allah akan menyaksikan pekerjaanmu bersama Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman.” (QS: 9:105 ).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18.35pt;text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;strong&gt;Bacaan yang dianjurkan :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Dasar-dasar Islam; Abul A’la Al Maududi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Petunjuk Jalan; Sayyid Qutb&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Al Islam; Said Hawwa&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Karakteristik Islam; DR. Yusuf Al Qardhawi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;5.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Salah Paham Terhadap Islam; Muhammad Qutb&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;6.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Komitmen Muslim; DR. Fathi Yakan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;7.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Benarkah Kita Muslim; Muhammad Qutb&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;8.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Prinsip-prinsip Islam Untuk Kehidupan; DR. Abdullah Al Muslih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;9.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;La Ilaha Illallah Sebagai Aqidah, Syariah dan Sistim Kehidupan; Muhamad Qutb&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin: 0pt 0.5in 0.0001pt 0pt;text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span&gt;10.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;Al Ubudiyah; Ibnu Taimiyah&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoFooter"&gt; &lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2421457313596133525?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2421457313596133525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2421457313596133525' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2421457313596133525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2421457313596133525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/syumuliyatul-islam.html' title='Syumuliyatul Islam'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2056937328743570727</id><published>2009-01-21T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T07:12:57.821-08:00</updated><title type='text'>LIVE STREAMING FROM GAZA TV</title><content type='html'>Assalamu'alaikum warohmatullah wabarakatuh&lt;br&gt;mau liat perkembangan di gaza yaaa diMP ana aja....&lt;br&gt;&lt;br&gt;Alhamdulillah ana temukan ini di portal media berita muslim di http://eramuslim.com/info/live-from-gaza.htm di MP ini juga udah ana masukin di halaman utamanya&lt;br&gt;atau mau liat langsung dari websitenya klik aja http://eramuslim.com/info/live-from-gaza.htm&lt;br&gt;semoga bermamfaat untuk antum semua&lt;br&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2056937328743570727?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2056937328743570727/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2056937328743570727' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2056937328743570727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2056937328743570727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/live-streaming-from-gaza-tv.html' title='LIVE STREAMING FROM GAZA TV'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4134835221879098996</id><published>2009-01-20T03:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T09:04:46.049-08:00</updated><title type='text'>untuk yang lupa.......</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SXYDhwoKCs0AAC3xa241/logosymbol.gif?et=33jsygxAv0dw0ZmnuJVGKA&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tinggal sebentar lagi ayoooo panaskan mesin-mesin kalian...&lt;br&gt;masih ingat kan yang satu ini&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;8 Amanat Pemenangan Pemilu&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="intro"&gt;Mengunjungi seluruh rumah warga Republik Indonesia untuk mendengarkan harapan dan suara hati mereka yang mungkin tidak tertulis media atau tidak tersuarakan di parlemen serta mengajak mereka berpartisipasi aktif bersama PKS dalam pesta rakyat pada pemilu 2009.&lt;/p&gt;&lt;br&gt;&lt;p&gt;1. Meningkatkan taqorub pada Allah dan meniatkan dengan penuh keikhlasan kepada Allah semua amal dalam pemenangan pemilu 2009 sebagai ibadah jihad politik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;2. Meningkatkan ukhuwah dan soliditas sesama kader da’wah sebagai sumber kekuatan syarat kemenangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;3. Memekarkan struktur partai sampai seluruh desa agar da’wah dapat menjangkau seluruh jengkal tanah republik yang telah diamanahkan Allah sebagai media da’wah tanpa kecuali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;4. Memperbanyak silaturahim dengan seluruh tokoh dan kelompok masyarakat tanpa membedakan aliran ideologi, agama, suku, ormas bahkan parpol mereka karena perjuangan kita adalah untuk kepentingan mereka semua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;5. Menebarkan senyum, sapa dan salam cinta pada seluruh warga masyarakat kapan dan dimanapun menerima mereka, karena itu mendekatkan hubungan batin dengan rakyat sekaligus sedekah yang murah dan meriah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;6. Meningkatkan pelayanan pada seluruh warga masyarakat baik mutu maupun kuantitasnya karena cinta kepada rakyat harus dibuktikan dengan pelayanan yang tulus dan tidak kenal lelah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;7. Mengunjungi seluruh rumah warga Republik Indonesia untuk mendengarkan harapan dan suara hati mereka yang mungkin tidak tertulis media atau tidak tersuarakan di parlemen serta mengajak mereka berpartisipasi aktif bersama PKS dalam pesta rakyat pada pemilu 2009.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;8. Meningkatkan hubungan dengan insan media dan menjadikan mereka sebagai mitra strategis dalam mengusung agenda-agenda perubahan menuju Indonesia baru yang lebih baik. (Ketua TPPN, M Anis Matta)&lt;/p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4134835221879098996?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4134835221879098996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4134835221879098996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4134835221879098996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4134835221879098996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/untuk-yang-lupa.html' title='untuk yang lupa.......'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3991193602693128786</id><published>2009-01-18T02:26:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T07:30:45.505-08:00</updated><title type='text'>Menikah, Kenapa Takut? </title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SXNK7QoKCs0AAF7PMXs1"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SXNK7QoKCs0AAF7PMXs1/pelaminan.jpg?et=ATw%2CvZsGQlqtOGDVmK4s0A&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/ustadz" title="Profile of DR. Amir Faishol Fath"&gt;DR. Amir Faishol Fath&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;	&lt;hr align="left" color="#999999" size="1" noshade="noshade"&gt; 	&lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/menikah-mengapa-takut/print/" title="" rel="nofollow"&gt;&lt;br&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt; 	&lt;p&gt;Kita hidup di zaman yang mengajarkan pergaulan bebas, menonjolkan aurat, dan mempertontonkan perzinaan. Bila mereka berani kepada Allah dengan melakukan tindakan yang tidak hanya merusak diri, melainkan juga menghancurkan institusi rumah tangga, mengapa kita takut untuk mentaati Allah dengan membangun rumah tangga yang kokoh? Bila kita beralasan ada resiko yang harus dipikul setelah menikah, bukankah perzinaan juga punya segudang resiko? Bahkan resikonya lebih besar. Bukankankah melajang ada juga resikonya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup, bagaimanapun adalah sebuah resiko. Mati pun resiko. Yang tidak ada resikonya adalah bahwa kita tidak dilahirkan ke dunia. Tetapi kalau kita berpikir bagaimana lari dari resiko, itu pemecahan yang mustahil. Allah tidak pernah mengajarkan kita agar mencari pemecahan yang mustahil. Bila ternyata segala sesuatu ada resikonya, maksiat maupun taat, mengapa kita tidak segera melangkah kepada sikap yang resikonya lebih baik? Sudah barang tentu bahwa resiko pernikahan lebih baik daripada resiko pergaulan bebas (baca: zina). Karenanya Allah mengajarkan pernikahan dan menolak perzinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya sering ngobrol, dengan kawaan-kawan yang masih melajang, padahal ia mampu untuk menikah. Setelah saya kejar alasannya, ternyata semua alasan itu tidak berpijak pada fondasi yang kuat: ada yang beralasan untuk mengumpulkan bekal terlebih dahulu, ada yang beralasan untuk mencari ilmu dulu, dan lain sebagainya. Berikut ini kita akan mengulas mengenai mengapa kita harus segera menikah? Sekaligus di celah pembahasan saya akan menjawab atas beberapa alasan yang pernah mereka kemukakan untuk membenarkan sikap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menikah itu Fitrah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah Taala menegakkan sunnah-Nya di alam ini atas dasar berpasang-pasangan. &lt;em&gt;Wa min kulli syai’in khalaqnaa zaujain,&lt;/em&gt; dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan (Adz-Dzariyaat: 49). Ada siang ada malam, ada laki ada perempuan. Masing-masing memerankan fungsinya sesuai dengan tujuan utama yang telah Allah rencanakan. Tidak ada dari sunnah tersebut yang Allah ubah, kapanpun dan di manapun berada.&lt;em&gt; Walan tajida lisunnatillah tabdilla&lt;/em&gt;, dan kamu sekali-kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah (Al-Ahzab: 62).&lt;em&gt; Walan tajida lisunnatillah tahwiila&lt;/em&gt;, dan kamu tidak akan mendapati perubahan bagi ketetapan kami itu. (Al-Isra: 77)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan melanggar sunnah itu berarti kita telah meletakkan diri pada posisi bahaya. Karena tidak mungkin Allah meletakkan sebuah sunnah tanpa ada kesatuan dan keterkaitan dengan sIstem lainnya yang bekerja secara sempurna secara universal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manusia dengan kecanggihan ilmu dan peradabannya yang dicapai, tidak akan pernah mampu menggantikan sunnah ini dengan cara lain yang dikarang otaknya sendiri. Mengapa? Sebab, Allah swt. telah membekali masing-masing manusia dengan fitrah yang sejalan dengan sunnah tersebut. Melanggar sunnah artinya menentang fitrahnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila sikap menentang fitrah ini terus-menerus dilakukan, maka yang akan menanggung resikonya adalah manusia itu sendiri. Secara kasat mata, di antara yang paling tampak dari rahasia sunnah berpasang-pasangan ini adalah untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia dari masa ke masa sampai titik waktu yang telah Allah tentukan. Bila institusi pernikahan dihilangkan, bisa dipastikan bahwa mansuia telah musnah sejak ratusan abad yang silam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin ada yang nyeletuk, tapi kalau hanya untuk mempertahankan keturunan tidak mesti dengan cara menikah. Dengan pergaulan bebas pun bisa. Anda bisa berkata demikian. Tetapi ada sisi lain dari fitrah yang juga Allah berikan kepada masing-masing manusia, yaitu: cinta dan kasih sayang, &lt;em&gt;mawaddah wa rahmah&lt;/em&gt;. Kedua sisi fitrah ini tidak akan pernah mungkin tercapai dengan hanya semata pergaulan bebas. Melainkan harus diikat dengan tali yang Allah ajarkan, yaitu &lt;em&gt;pernikahan&lt;/em&gt;. Karena itulah Allah memerintahkan agar kita menikah. Sebab itulah yang paling tepat menurut Allah dalam memenuhi tuntutan fitrah tersebut. Tentu tidak ada bimbingan yang lebih sempurna dan membahagiakan lebih dari daripada bimbingan Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah berfirman &lt;em&gt;fankihuu&lt;/em&gt;, dengan kata perintah. Ini menunjukan pentingnya hakikat pernikahan bagi manusia. Jika membahayakan, tidak mungkin Allah perintahkan. Malah yang Allah larang adalah perzinaan. &lt;em&gt;Walaa taqrabuzzina,&lt;/em&gt; dan janganlah kamu mendekati zina (Al-Israa: 32). Ini menegaskan bahwa setiap yang mendekatkan kepada perzinaan adalah haram, apalagi melakukannya. Mengapa? Sebab Allah menginginkan agar manusia hidup bahagia, aman, dan sentosa sesuai dengan fitrahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendekati zina dengan cara apapun, adalah proses penggerogotan terhadap fitrah. Dan sudah terbukti bahwa pergaulan bebas telah melahirkan banyak bencana. Tidak saja pada hancurnya harga diri sebagai manusia, melainkan juga hancurnya kemanusiaan itu sendiri. Tidak jarang kasus seorang ibu yang membuang janinnya ke selokan, ke tong sampah, bahkan dengan sengaja membunuhnya, hanya karena merasa malu menggendong anaknya dari hasil zina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikan bagaimanan akibat yang harus diterima ketika institusi pernikahan sebagai fitrah diabaikan. Bisa dibayangkan apa akibat yang akan terjadi jika semua manusia melakukan cara yang sama. Ustadz Fuad Shaleh dalam bukunya &lt;em&gt;liman yuridduz zawaj&lt;/em&gt; mengatakan, “Orang yang hidup melajang biasanya sering tidak normal: baik cara berpikir, impian, dan sikapnya. Ia mudah terpedaya oleh syetan, lebih dari mereka yang telah menikah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Menikah Itu Ibadah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam surat Ar-Rum: 21, Allah menyebutkan pentingnya mempertahankan hakikat pernikahan dengan sederet bukti-bukti kekuasaan-Nya di alam semesta. Ini menunjukkan bahwa dengan menikah kita telah menegakkan satu sisi dari bukti kekusaan Allah swt. Dalam sebuah kesempatan Rasulullah saw. lebih menguatkan makna pernikahan sebagai ibadah, “Bila seorang menikah berarti ia telah melengkapi separuh dari agamanya, maka hendaknya ia bertakwa kepada Allah pada paruh yang tersisa.” (HR. Baihaqi, hadits &lt;em&gt;Hasan&lt;/em&gt;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum lagi dari sisi ibadah sosial. Dimana sebelum menikah kita lebih sibuk dengan dirinya, tapi setelah menikah kita bisa saling melengkapi, mendidik istri dan anak. Semua itu merupakan lapangan pahala yang tak terhingga. Bahkan dengan menikah, seseorang akan lebih terjaga moralnya dari hal-hal yang mendekati perzinaan. Alquran menyebut orang yang telah menikah dengan istilah &lt;em&gt;muhshan&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;muhshanah&lt;/em&gt; (orang yang terbentengi). Istilah ini sangat kuat dan menggambarkan bahwa kepribadian orang yang telah menikah lebih terjaga dari dosa daripada mereka yang belum menikah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila ternyata pernikahan menunjukkan bukti kekuasan Allah, membantu tercapainya sifat takwa. dan menjaga diri dari tindakan amoral, maka tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan merupakan salah satu ibadah yang tidak kalah pahalanya dengan ibadah-ibadah lainnya. Jika ternyata Anda setiap hari bisa menegakkan ibadah shalat, dengan tenang tanpa merasa terbebani, mengapa Anda merasa berat dan selalu menunda untuk menegakkan ibadah pernikahan, wong ini ibadah dan itupun juga ibadah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pernikahan dan Penghasilan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seringkali saya mendapatkan seorang jejaka yang sudah tiba waktu menikah, jika ditanya mengapa tidak menikah, ia menjawab belum mempunyai penghasilan yang cukup. Padahal waktu itu ia sudah bekerja. Bahkan ia mampu membeli motor dan HP. Tidak sedikit dari mereka yang mempunyai mobil. Setiap hari ia harus memengeluarkan biaya yang cukup besar dari penggunakan HP, motor, dan mobil tersebut. Bila setiap orang berpikir demikian apa yang akan terjadi pada kehidupan manusia?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya belum pernah menemukan sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. melarang seorang sahabatnya yang ingin menikah karena tidak punya penghasilan. Bahkan dalam beberapa riwayat yang pernah saya baca, Rasulullah saw. bila didatangi seorang sahabatnya yang ingin menikah, ia tidak menanyakan berapa penghasilan yang diperoleh perbulan, melainkan apa yang ia punya untuk dijadikan mahar. Mungkin ia mempunyai cincin besi? Jika tidak, mungkin ada pakaiannya yang lebih? Jika tidak, malah ada yang hanya diajarkan agar membayar maharnya dengan menghafal sebagian surat Alquran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang tergambar dari kenyatan tersebut adalah bahwa Rasulullah saw. tidak ingin menjadikan pernikahan sebagai masalah, melainkan sebagai pemecah persoalan. Bahwa pernikahan bukan sebuah beban, melainkan tuntutan fitrah yang harus dipenuhi. Seperti kebutuhan Anda terhadap makan, manusia juga butuh untuk menikah. Memang ada sebagian ulama yang tidak menikah sampai akhir hayatnya seperti yang terkumpul dalam buku &lt;em&gt;Al-ulamaul uzzab alladziina aatsarul ilma ‘alaz zawaj&lt;/em&gt;. Tetapi, itu bukan untuk diikuti semua orang. Itu adalah perkecualian. Sebab, Rasulullah saw. pernah melarang seorang sahabatanya yang ingin hanya beribadah tanpa menikah, lalu menegaskan bahwa ia juga beribadah tetapi ia juga menikah. Di sini jelas sekali bagaimana Rasulullah saw. selalu menuntun kita agar berjalan dengan fitrah yang telah Allah bekalkan tanpa merasakan beban sedikit pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang masalah penghasilan hampir selalu menghantui setiap para jejaka muda maupun tua dalam memasuki wilayah pernikahan. Sebab yang terbayang bagi mereka ketika menikah adalah keharusan membangun rumah, memiliki kendaraan, mendidik anak, dan seterusnya di mana itu semua menuntut biaya yang tidak sedikit. Tetapi kenyataannya telah terbukti dalam sejarah hidup manusia sejak ratusan tahun yang lalu bahwa banyak dari mereka yang menikah sambil mencari nafkah. Artinya, tidak dengan memapankan diri secara ekonomi terlebih dahulu. Dan ternyata mereka bisa hidup dan beranak-pinak. Dengan demikian kemapanan ekonomi bukan persyaratan utama bagi sesorang untuk memasuki dunia pernikahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengapa? Sebab, ada pintu-pintu rezeki yang Allah sediakan setelah pernikahan. Artinya, untuk meraih jatah rezki tersebut pintu masuknya menikah dulu. Jika tidak, rezki itu tidak akan cair. Inilah pengertian ayat &lt;em&gt;iyyakunu fuqara yughnihimullahu min fadhlihi wallahu waasi’un aliim&lt;/em&gt;, jika mereka miskin Allah akan mampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas lagi Maha mengetahui (An-Nur: 32). Ini adalah jaminan langsung dari Allah, agar masalah penghasilan tidak dikaitkan dengan pernikahan. Artinya, masalah rezki satu hal dan pernikahan hal yang lain lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Bakar Ash-Shidiq ketika menafsirkan ayat itu berkata, “Taatilah Allah dengan menikah. Allah akan memenuhi janjinya dengan memberimu kekayaan yang cukup.” Al-Qurthubi berkata, “Ini adalah janji Allah untuk memberikan kekayaan bagi mereka yang menikah untuk mencapai ridha Allah, dan menjaga diri dari kemaksiatan.” (lihat Tafsirul Quthubi, &lt;em&gt;Al Jami’ liahkamil Qur’an&lt;/em&gt; juz 12 hal. 160, Darul Kutubil Ilmiah, Beirut).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. pernah mendorong seorang sahabatnya dengan berkata, “Menikahlah dengan penuh keyakinan kepada Allah dan harapan akan ridhaNya, Allah pasti akan membantu dan memberkahi.” (HR. Thabarni). Dalam hadits lain disebutkan: Tiga hal yang pasti Allah bantu, di antaranya: “Orang menikah untuk menjaga diri dari kemaksiatan.” (HR. Turmudzi dan Nasa’i)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Thawus pernah berkata kepada Ibrahim bin Maysarah, “Menikahlah segera, atau saya akan mengulang perkataan Umar Bin Khattab kepada Abu Zawaid: Tidak ada yang menghalangimu dari pernikahaan kecuali kelemahanmu atau perbuatan maksiat.” (lihat &lt;em&gt;Siyar A’lamun Nubala’&lt;/em&gt; oleh Imam Adz Dzahaby). Ini semua secara makna menguatkan pengertian ayat di atas. Di mana Allah tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang bertakwa kepada Allah dengan membangun pernikahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalannya sekarangan, mengapa banyak orang berkeluarga yang hidup melarat? Kenyataan ini mungkin membuat banyak jejaka berpikir dua kali untuk menikah. Dalam masalah nasib kita tidak bisa mengeneralisir apa yang terjadi pada sebagian orang. Sebab, masing-masing ada garis nasibnya. Kalau itu pertanyaanya, kita juga bisa bertanya: mengapa Anda bertanya demikian? Bagaimana kalau Anda melihat fakta yang lain lagi bahwa banyak orang yang tadinya melarat dan ternyata setelah menikah hidupnya lebih makmur? Dari sini bahwa pernikahan bukan hambatan, dan kemapanan penghasilan bukan sebuah persyaratan utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang paling penting adalah kesiapan mental dan kesungguhan untuk memikul tanggung jawab tersebut secara maksimal. Saya yakin bahwa setiap perbuatan ada tanggung jawabnya. Berzina pun bukan berarti setelah itu selesai dan bebas tanggungjawab. Melainkan setelah itu ia harus memikul beban berat akibat kemaksiatan dan perzinaan. Kalau tidak harus mengasuh anak zina, ia harus menanggung dosa zina. Keduanya tanggung jawab yang kalau ditimbang-timbang, tidak kalah beratnya dengan tanggung jawab pernikahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan tanggung jawab menikah jauh lebih ringan, karena masing-masing dari suami istri saling melengkapi dan saling menopang. Ditambah lagi bahwa masing-masing ada jatah rezekinya yang Allah sediakan. Tidak jarang seorang suami yang bisa keluar dari kesulitan ekonomi karena jatah rezeki seorang istri. Bahkan ada sebuah rumah tangga yang jatah rezekinya ditopang oleh anaknya. Perhatikan bagaimana keberkahan pernikahan yang tidak hanya saling menopang dalam mentaati Allah, melainkan juga dalam sisi ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pernikahan dan Menuntut Ilmu&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang kawan pernah mengatakan, ia ingin mencari ilmu terlebih dahulu, baru setelah itu menikah. Anehnya, ia tidak habis-habis mencari ilmu. Hampir semua universitas ia cicipi. Usianya sudah begitu lanjut. Bila ditanya kapan menikah, ia menjawab: saya belum selesai mencari ilmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada sebuah pepatah diucapkan para ulama dalam hal mencari ilmu: &lt;em&gt;lau anffaqta kullaha lan tashila illa ilaa ba’dhiha,&lt;/em&gt; seandainya kau infakkan semua usiamu –untuk mencari ilmu–, kau tidak akan mendapatkannya kecuali hanya sebagiannya. Dunia ilmu sangat luas. Seumur hidup kita tidak akan pernah mampu menelusuri semua ilmu. Sementara menikah adalah tuntutan fitrah. Karenanya, tidak ada aturan dalam Islam agar kita mencari ilmu dulu baru setelah itu menikah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak para ulama yang menikah juga mencari ilmu. Benar, hubungan mencari ilmu di sini sangat berkait erat dengan penghasilan. Tetapi banyak sarjana yang telah menyelesaikan program studinya bahkan ada yang sudah doktor atau profesor, tetapi masih juga pengangguran dan belum mendapatkan pekerjaan. Artinya, menyelesaikan periode studi juga bukan jaminan untuk mendapatkan penghasilan. Sementara pernikahan selalu mendesak tanpa semuanya itu. Di dalam Alquran maupun Sunnah, tidak ada tuntunan keharusan menunda pernikahan demi mencari ilmu atau mencari harta. Bahkan, banyak ayat dan hadits berupa panggilan untuk segera menikah, terlepas apakah kita sedang mencari ilmu atau belum mempunyai penghasilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai pengalaman membuktikan bahwa menikah tidak menghalangi seorang dalam mencari ilmu. Banyak sarjana yang berhasil dalam mencari ilmu sambil menikah. Begitu juga banyak yang gagal. Artinya, semua itu tergantung kemauan orangnya. Bila ia menikah dan tetap berkemauan tinggi untuk mencari ilmu, ia akan berhasil. Sebaliknya, jika setelah menikah kemauannya mencari ilmu melemah, ia gagal. Pada intinya, pernikahan adalah bagian dari kehidupan yang harus juga mendapatkan porsinya. Perjuangan seseorang akan lebih bermakna ketika ia berjuang juga menegakkan rumah tungga yang Islami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. telah memberikan contoh yang sangat mengagumkan dalam masalah pernikahan. Beliau menikah dengan sembilan istri. Padahal beliau secara ekonmi bukan seorang raja atau konglomerat. Tetapi semua itu Rasulullah jalani dengan tenang dan tidak membuat tugas-tugas kerasulannya terbengkalai. Suatu indikasi bahwa pernikahan bukan hal yang harus dipermasalahkan, melainkan harus dipenuhi. Artinya, seorang yang cerdas sebenarnya tidak perlu didorong untuk menikah, sebab Allah telah menciptakan gelora fitrah yang luar biasa dalam dirinya. Dan itu tidak bisa dipungkiri. Masing-masing orang lebih tahu dari orang lain mengenai gelora ini. Dan ia sendiri yang menanggung perih dan kegelisahan gelora ini jika ia terus ditahan-tahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memenuhi tuntutan gelora itu, tidak mesti harus selesai &lt;em&gt;study&lt;/em&gt; dulu. Itu bisa ia lakukan sambil berjalan. Kalaupun Anda ingin mengambil langkah seperti para ulama yang tidak menikah (&lt;em&gt;uzzab&lt;/em&gt;) demi ilmu, silahkan saja. Tetapi apakah kualitas ilmu Anda benar-benar seperti para ulama itu? Jika tidak, Anda telah rugi dua kali: ilmu tidak maksimal, menikah juga tidak. Bila para ulama &lt;em&gt;uzzab&lt;/em&gt; karena saking sibuknya dengan ilmu sampai tidak sempat menikah, apakah Anda telah mencapai kesibukan para ulama itu sehingga Anda tidak ada waktu untuk menikah? Dari sini jika benar-benar ingin ikut jejak ulama &lt;em&gt;uzzab&lt;/em&gt;, yang diikuti jangan hanya tidak menikahnya, melainkan tingkat pencapaian ilmunya juga. Agar seimbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebenarnya pernikahan bukan masalah. Menikah adalah jenjang yang harus dilalui dalam kondisi apapun dan bagaimanapun. Ia adalah sunnatullah yang tidak mungkin diganti dengan cara apapun. Bila Rasulullah menganjurkan agar berpuasa, itu hanyalah solusi sementara, ketika kondisi memang benar-benar tidak memungkinkan. Tetapi dalam kondisi normal, sebenarnya tidak ada alasan yang bisa dijadikan pijakan untuk menunda pernikahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agar pernikahan menjadi solusi alternatif, mari kita pindah dari pengertian “pernikahan sebagai beban” ke “pernikahan sebagai ibadah”. Seperti kita merasa senang menegakkan shalat saat tiba waktunya dan menjalankan puasa saat tiba Ramadhan, kita juga seharusnya merasa senang memasuki dunia pernikahan saat tiba waktunya dengan tanpa beban. Apapun kondisi ekonomi kita, bila keharusan menikah telah tiba “jalani saja dengan jiwa tawakkal kepada Allah”. Sudah terbukti, orang-orang bisa menikah sambil mencari nafkah. Allah tidak akan pernah membiarkan hambaNya yang berjuang di jalanNya untuk membangun rumah tangga sejati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatikan mereka yang suka berbuat maksiat atau berzina. Mereka begitu berani mengerjakan itu semua padahal perbuatan itu tidak hanya dibenci banyak manusia, melainkan lebih dari itu dibenci Allah. Bahkan Allah mengancam mereka dengan siksaan yang pedih. Melihat kenyataan ini, seharusnya kita lebih berani berlomba menegakkan pernikahan, untuk mengimbangi mereka. Terlebih Allah menjanjikan kekayaan suatu jaminan yang luar biasa bagi mereka yang bertakwa kepada-Nya dengan membangun pernikahan. &lt;em&gt;Wallahu a’lam bishshawab.&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3991193602693128786?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3991193602693128786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3991193602693128786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3991193602693128786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3991193602693128786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/menikah-kenapa-takut.html' title='Menikah, Kenapa Takut? '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-714616847482822282</id><published>2009-01-18T02:01:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T07:04:48.088-08:00</updated><title type='text'>Allah SWT Tidak Membebani Seseorang Diluar Kemampuannya </title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SXNEugoKCs0AAH2oGns1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SXNEugoKCs0AAH2oGns1/beban-hidup11.jpg?et=4XY9zR1Cdnrl2qd9yATi%2Cw&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com -&lt;/strong&gt; Allah Yang Mahaagung menghendaki agar dakwah dilakukan dengan seluruh sarana kemanusiaan. Seorang dai wajib mencari berbagai cara yang manusiawi untuk mensukseskan dakwahnya. Karena itu Rasulullah saw. tidak selalu berkata, “Hal ini telah diwahyukan kepadaku.” Tapi beliau lebih sering berkata, “Aku punya cara dan ide lain.” Bahkan di Perang Uhud sebagian sahabat berbeda pendapat dengan Nabi dalam hal taktis dan strategi perang, padahal Nabi berada di tengah-tengah mereka dan wahyu turun kepada beliau.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Firman Allah&lt;span class="arabic"&gt; لا يكلف الله نفساً إلا وسعها &lt;/span&gt;, bahwa Allah tidak membebani seseorang diluar kemampuannya (Al-Baqarah: 286) adalah penjelasan yang menguatkan prinsip tersebut. Pembebanan adalah perkara yang menyulitkan. Karena itu harus berbanding lurus dengan kemampuan. Imam Qurtuby berkata, “Allah menggariskan bahwa Dia tidak akan membebani hambanya –sejak ayat ini diturunkan– dengan amalan-amalan hati atau anggota badan, sesuai dengan kemampuan orang tersebut. Dengan demikian umat Islam terangkat kesulitannya. Artinya, Allah tidak membebani apa-apa yang terlintas dalam perasaan dan tercetus dalam hati.”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Banyak orang memahami ayat ini dengan mengatakan, kemampuan yang dimaksud dalam ayat ini adalah batasan minimal kemampuan seseorang. Oleh karena itu, kemampuan dapat berubah-ubah tergantung dengan motivasi. Ada orang yang tidak mampu, ada orang yang mampu. Tentu saja pendapat ini keliru. Sebab, para sahabat mencontohkan secara nyata kepada kita bahwa mereka berkomitmen dengan seluruh kapasitas kemampuan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Jika kita buka lembaran sirah sahabat, kita dapati kebanyakan mereka wafat di luar negeri. Abu Ayub Al-Anshari misalnya. Beliau wafat di Benteng Konstantinopel. Ummu Haram binti Milhan berakhir hidupnya di Pulau Qobros, Yunani. Uqbah bin Amir meninggal di Mesir. Bilal dimakamkan di Syria. Demikianlah mereka mengembara ke segala penjuru dunia untuk berdakwah. Mereka mengerahkan semua yang berharga dalam hidupnya untuk meninggikan panji Islam. Begitulah semestinya memahami ayat&lt;span class="arabic"&gt; لا يكلف الله نفساً إلا وسعها&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Pada Perang Uhud para sahabat tetap memenuhi seruan Allah untuk mengejar orang-orang musyrik. Usaid bin Hudhair r.a. berkata, &lt;span class="arabic"&gt; “سمعاً وطاعة لله ولرسوله”&lt;/span&gt;. Ia langsung menyiapkan senjatanya, padahal ia baru saja mengobati tujuh buah luka yang bersarang di tubuhnya. Bahkan dalam peperangan “Hamra Al-Asad”, empat puluh orang sahabat masih tetap keluar ikut berperang meski mereka masih dalam keadaan terluka. Di antara mereka adalah Thufail bin Nu’man dengan 13 luka di tubuhnya dan Kharrasy bin As-Simmah dengan 10 luka di tubuhnya. Semua menunjukan bahwa:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;“الإرادة القوية تبذل من الجهد ما يتحدى المصاعب والآلام. وأن الإرادة الضعيفة عاجزة حتى مع وجود الوسائل والإمكانيات.”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Kemauan yang kuat akan mengerahkan seluruh kesungguhan, walau menghadapi banyak kesulitan penderitaan. Sebaliknya, kemauan yang lemah menjadi tak berdaya meskipun sarana dan waktu tersedia.”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Karena itulah Allah swt. menyebutkan sikap mereka dalam Al-Qur’an:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“(Yaitu) orang-orang yang mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya sesudah mereka mendapat luka (dalam peperangan Uhud). Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan di antara mereka dan yang bertakwa, ada pahala yang besar.” (Ali Imran: 172)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;strong&gt;Kemampuan dan Keinginan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Kemampuan untuk berdakwah adalah dorongan kehendak jiwa dan melaksanakannya atas izin Allah. Bila dorongan itu tidak ada pada diri seseorang, maka ia menjadi tak berdaya. Karena itu Nabi saw. mengajarkan kita untuk berdoa:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;” اللهم إني أعوذ بك من الهم والحزن وأعوذ بك من العجز والكسل، وأعوذ بك من الجبن والبخل، وأعوذ بك من غلبة الدين وقهر الرجال”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Ya Allah, aku berlindungan kepadaMu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung kepadaMu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepadaMu dari dilingkupi utang dan dominasi manusia.”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Rasulullah saw. juga bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;” للمؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف وفي كل خير، احرص على ما ينفعك&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;واستعن بالله ولا تعجز”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah. Segala sesuatunya lebih baik. Tampakanlah terhadap hal-hal yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah dan janganlah engkau menjadi tak berdaya.” (Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Sesungguhnya perasaan tak berdaya dan tidak punya kemampuan yang selalu diucapkan berulang kali oleh para dai hanya akan meredupkan kekuatan Islam dan lambatnya laju kendaraan dakwah. Bila seorang dai tidak berani membangun dakwahnya tanpa ada perasaan takut, hal itu akan menghancurkan dakwahnya. Bila seorang dai tidak tahan menghadap kritikan, ia tidak akan pernah maju. Ia tidak akan sampai pada kemampuan memberikan arahan (taujih) dan perubahan (taghyir).&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;strong&gt;Batas Kemampuan Kapasitas Dai&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Apakah batasan kemampuan seorang dai dalam berdakwah? Jawabnya ada di firman Allah berikut ini:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;وَالَّذِينَ ءَامَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ ءَاوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia.” (Al-Anfal: 74)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;الَّذِينَ ءَامَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.” (At-Taubah: 20)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ ءَامَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.” (Al-Hujurat: 15)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى تِجَارَةٍ تُنْجِيكُمْ مِنْ عَذَابٍ أَلِيم ٍ(10) تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (11)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahuinya.” (Ash-Shaff: 11)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan ataupun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (At-Taubah: 41)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Maksud dari firman Allah swt.:&lt;span class="arabic"&gt; انفروا خفافاً وثقالاً&lt;/span&gt;, sama saja apakah kalian dalam keadaaan ringan untuk pergi berjihad atau dalam keadaan berat. Keadaan ini mengandung beberapa pengertian. Pertama, ringan, karena bersemangat untuk keluar berjihad; berat, karena merasa sulit untuk berangkat. Kedua, ringan, karena sedikit keluarga yang ditinggalkan; berat, karena banyaknya keluarga yang ditinggalkan. Ketiga, ringan, ringan persenjataan yang dibawa; sebaliknya berat, karena beratnya persenjataan yang dibawa. Keempat, ringan, karena berkendaraan; berat, karena berjalan kaki. Kelima, ringan, karena masih muda; berat, karena telah uzur usia.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Keenam, ringan, karena bobot badan yang kurus; berat, karena kelebihan bobot berat badan. Ketujuh, ringan, karena sehat dan fit; berat, karena sakit atau kurang enak badan. Jadi, mencakup seluruh aspek.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Kebanyakan para sahabat dan tabi’in memahami ayat itu dengan pengertian yang mutlak. Mujahid berkata, “Sesungguhnya Abu Ayub turut menyaksikan Peperangan Badar bersama Rasulullah saw., dan ia belum pernah absen dari peperangan. Ia berkata, ‘Allah telah berfirman:&lt;span class="arabic"&gt; انفروا خفافاً وثقالاً&lt;/span&gt;, maka itu artinya aku dapati diriku dalam keadaan ringan atau berat’.” Dari Shofwan bin Amr, ia berkata, “Ketika aku menjadi Gubernur Hums (Syria), aku menjumpai seorang bapak tua warga Syria yang telah turun kedua alisnya. Ia berada di atas kendaraannya bersiap-siap hendak ikut berperang. Lalu aku berkata kepadanya, ‘Wahai Paman, engkau dimaklumi oleh Allah untuk tidak ikut berperang.’ Seraya mengangkat kedua alisnya, bapak tua itu berkata, ‘Hai Nak, Allah telah menyuruh kita keluar baik dalam keadaan ringan maupun berat. Ketahuilah, sesungguhnya Allah selalu menguji orang yang dicintainya.’”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Diriwayatkan oleh Imam Az-Zuhry, suatu ketika Said bin Al-Musayyib r.a. keluar untuk berperang, sedangkan salah satu matanya tidak dapat melihat. Lalu ia berkata, “Allah meminta kita untuk keluar berperang, baik terasa ringan atau berat. Jika aku tak berdaya untuk berjihad, maka berarti aku telah memperbanyak pasukan musuh dan aku hanya menjaga harta bendaku.” Juga ketika Al-Miqdad bin Al-Aswad dikatakan kepadanya pada saat beliau hendak berperang, “Engkau dimaklumi.” Lalu ia berkata, “Sesungguhnya Allah telah menurunkan kepada kita surah Al-Bara’ah: pergilah dalam keadaan ringan ataupun berat.”&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;strong&gt;Dakwah Adalah Manuver Di Jalan Allah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Manuver di jalan Allah, tidak hanya berperang. Tapi punya pengertian yang luas. Dakwah –dengan segala bentuknya– adalah bentuk manuver di jalan Allah. Karena itu dalam surat At-Taubah Allah swt. menyebutkan:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.” (At-Taubah: 122)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Imam Ar-Razy berkata, “Kewajiban berdakwah bagi para sahabat terbagi menjadi dua golongan, satu golongan keluar untuk berperang, golongan lainnya tetap tinggal bersama Rasulullah saw. Golongan yang berperang mewakili golongan yang tidak ikut serta. Yang tidak ikut berperang mewakili yang berperang dalam hal mendalami ilmu pengetahuan. Dengan cara inilah urusan agama dapat terselesaikan secara sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Bila kita analisis ada dua keterkaitan yang erat pada ayat tersebut, keterkaitan antara manuver tafaqquh (dirasah) dan manuver indzar (dakwah). Karena itu, seorang Muslim dituntut untuk memaksimalkan kesungguhannya dan ditanya tentang beban kemampuan dirinya untuk membela agama Islam dengan bentuk jihad yang beraneka macam. Diawali dengan dakwah penuh hikmah dan nasihat yang baik hingga jihad dengan mengorbankan jiwa-raga.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Seorang mukmin sadar betul bahwa setiap kesungguhan yang dikerahkannya dalam ketakwaan adalah kesungguhan yang disesuaikan dengan kemungkinan-kemungkinan manusiawi dirinya yang lemah dan tidak akan sampai pada derajat yang sesuai dengan keagungan Allah swt. Karena itu para mufassirin berpendapat bahwa firman Allah:&lt;span class="arabic"&gt; اتقوا الله حق تقاته &lt;/span&gt;“bertakwalah engkau kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa” (Ali Imran: 102), di-mansukh dengan ayat&lt;span class="arabic"&gt; فاتقوا الله ما استطعتم &lt;/span&gt;, “bertakwalah kepada Allah semampu kalian”. Hal ini didasari oleh keterangan dalam asbabunnuzul bahwasanya tatkala ayat pertama turun kaum muslimin merasa keberatan karena sebenar-benarnya takwa berarti tidak boleh bermaksiat sekejap mata pun, harus selalu bersyukur, tidak boleh kufur, harus selalu diingat, tidak boleh lupa. Tiada seorang hamba pun mampu melakukannya.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Bila tidak sependapat bahwa ayat tersebut mansukh, maka harus dikatakan –wallahu a’lam–ada dua kapasitas ketakwaan: kapasitas yang hanya pantas untuk Allah swt. dan kapasitas ketakwaan yang sesuai dengan kemampuan seorang hamba. Kapasitas yang sesuai dengan kemampuan seseorang adalah kapasitas individu yang berbeda dengan individu lainnya, dan berbeda pada satu kondisi dengan kondisi lainnya. Seyogyanya seorang mukmin harus senantiasa berada di antara dua kapasitas tersebut. Berusaha mengarah kepada keagungan Allah swt., karena bagi seorang Mukmin esok harus lebih baik dari hari ini dan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Juga hendaknya seorang Mukmin harus meningkatkan level ketakwaannya bersamaan dengan bertambahnya pengetahuan, bertambahnya kenikmatan yang diperolehnya, dan bertambahnya usia.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Bila seorang memahami dengan baik hal tersebut di atas, pasti dirinya akan merasa takut jika belum mengerahkan kemampuan sesuai yang dituntut kepadanya dan semakin berhati-hati dalam melaksanakannya. Seorang Mukmin yang paham akan hal ini selalu tidak puas dengan amalnya, tidak puas dengan kesungguhan yang telah dikerahkannya. Ia selalu khawatir telah mengabaikan tuntutan yang diminta Allah swt. dari seorang Mukmin. Itulah keadaan orang-orang yang beriman, sebagimana yang disebutkan oleh Allah swt. dalam firman-Nya:&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;إِنَّ الَّذِينَ هُمْ مِنْ خَشْيَةِ رَبِّهِمْ مُشْفِقُونَ(57)وَالَّذِينَ هُمْ بِآيَاتِ رَبِّهِمْ يُؤْمِنُونَ(58)وَالَّذِينَ هُمْ بِرَبِّهِمْ لَا يُشْرِكُونَ(59)وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا ءَاتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ أَنَّهُمْ إِلَى رَبِّهِمْ رَاجِعُونَ(60)أُولَئِكَ يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَهُمْ لَهَا سَابِقُونَ(61)وَلَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ(62)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang berhati-hati karena takut akan (azab) Tuhan mereka, (57) Dan orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Tuhan mereka, (58) Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan dengan Tuhan mereka (sesuatu apapun), (59) Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut, (karena mereka tahu bahwa) sesungguhnya mereka akan kembali kepada Tuhan mereka, (60) mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya. (61) Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu Kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya. (62).” (Al-Mu’minun: 57- 62)&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;&lt;strong&gt;Kehati-hatian dan Rasa Takut&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Salah satu sifat orang-orang Mukmin yang disebutkan ayat tersebut di atas adalah kehati-hatian dan rasa takut. Kehati-hatian mencakup kekhawatiran bersamaan dengan semakin lemah dan tak berdaya. Imam Ar-Razy berkata, “Di antara mereka ada yang cenderung mengartikan &lt;em&gt;isyfaq&lt;/em&gt; dari presfektif pengaruhnya, yaitu&lt;span class="arabic"&gt; الدوام في الطاعة&lt;/span&gt;, ketaatan yang kontinu, dan makna ayat tersebut menjadi&lt;span class="arabic"&gt; الذين هم من خشية ربهم دائمون في طاعته &lt;/span&gt;, orang-orang yang taat secara kontinu karena takut kepada Tuhan mereka, dan berobsesi mencapai keridhaannya. Jelasnya, bila seseorang sampai pada perasaan takut yang membawanya pada sikap kehati-hatian. Kesempurnaan rasa takut adalah puncak ketakutan akan murka Allah dan adzab akhirat, sehingga ia selalu menghindari maksiat. Maka, barangsiapa yang memiliki kesempurnaan rasa takut kepada Allah, ia akan memenuhi perintah Allah unuk berdakwah, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya. Sedangkan keadaan mereka yang memberikan apa yang telah mereka berikan dengan hati yang takut, maksudnya adalah komitmen menyampaikan setiap kebenaran. Oleh karena itu, barangsiapa yang beribadah dan ia marasa takut dari sikap lalai dan salah, disebabkan oleh kekurangan atau yang lainnya, maka demi rasa takut tersebut, ia akan bersungguh-sungguh menunaikan ibadahnya.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Rasa takut terhadap kekurangan yang menyebabkan seseorang mengerahkan kesungguhannya dalam bertakwa adalah level para shiddiqin (orang yang konsisten). Sesungguhnya Allah telah menjelaskan bahwa sebab rasa takut itu muncul karena mereka akan kembali kepada Allah swt. Beruntunglah orang yang memiliki sifat luhur sperti itu, dan menjadikan jiwa mereka bersih dari riya dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar orang) serta mengarahkan keinginan-keinginan kepada optimalisasi amal.&lt;/p&gt; &lt;p dir="ltr"&gt;Setelah arahan tersebut di atas, ayat-ayat di surah Al-Mu’minun itu mendorong peningkatan kapasitas dan kapabilitas seseorang. Ia dapat berhujjah&lt;span class="arabic"&gt; ولا نكلف نفساً إلا وسعها&lt;/span&gt;. Tampaklah keterpaduan antara seseorang yang memberikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan dan Allah yang senantiasa mengetahui hakekat kemampuan yang diawasi dan dihisabnya. Sampainya seorang dai ke tingkat rasa takut dan hati-hati akan sampai pada kebenaran dan ketepatan dalam menentukan batas kemampuan.&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-714616847482822282?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/714616847482822282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=714616847482822282' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/714616847482822282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/714616847482822282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/allah-swt-tidak-membebani-seseorang.html' title='Allah SWT Tidak Membebani Seseorang Diluar Kemampuannya '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3808390749622412281</id><published>2009-01-17T05:10:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T10:15:41.310-08:00</updated><title type='text'>MERINDUKAN SYAHID</title><content type='html'> 				&lt;div class="garis-bawah"&gt; 				&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3092/3184917376_7aa2919afd_m.jpg" align="left" border="2"&gt;Salah satu fenomena menonjol yang terlihat pada kebanyakan warga Gaza ialah kecintaan mereka akan mati syahid. Setiap kali seorang anggota keluarga diwawancarai mengenai nasib keluarganya, maka ia otomatis menjawab: ”Abang saya telah &lt;i&gt;syahid&lt;/i&gt; ketika kena mortir Yahudi.” Istilah syahid untuk mengungkapkan kematian anggota keluarga tampaknya sudah menjadi kebiasaan di kalangan warga Gaza. Entah ini merupakan keberhasilan Hamas dalam mempersiapkan warga Gaza menghadapi keadaan seperti yang mereka alami dewasa ini atau memang ini sudah menjadi pemahaman mendarah daging bangsa Palestina. Apapun, yang jelas ini merupakan nilai mulia menurut ajaran Islam.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam banyak hadits Nabi &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; sering menyebut-nyebut tentang orang-orang Syam. Wilayah Syam adalah suatu kawasan yang dewasa ini meliputi empat negeri yakni Palestina, Jordania, Suriah dan Lebanon. Nabi &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; menyatakan bahwa pasukan yang terkonsolidasi dengan baik di akhir zaman keberadaannya bakal ada di wilayah Syam.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seorang Muslim akan memiliki kesiapan apalagi kecintaan untuk mati syahid bilamana ia memahami kewajiban jihad di jalan Allah. Hanya mereka yang memuliakan kewajiban jihad-lah yang dapat memiliki kerinduan untuk mati syahid. Itulah sebabnya dalam sebuah hadits Nabi &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; menggambarkan betapa pentingnya setiap lelaki Mukmin bercita-cita untuk terlibat dalam perang di jalan Allah. Dan betapa besarnya bahaya bagi seorang Mukimin yang tidak pernah berperang di jalan Allah dalam hidupnya atau sekurangnya memancangkan cita-cita untuk berperang di jalan Allah dalam hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt; مَنْ مَاتَ وَلَمْ يَغْزُ وَلَمْ يُحَدِّثْ بِهِ نَفْسَهُ مَاتَ عَلَى شُعْبَةٍ مِنْ نِفَاقٍ&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Dari Abu Hurairah ia berkata: bersabda Rasulullah&lt;/i&gt; &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt;&lt;i&gt;: “Barangsiapa mati dan tidak pernah berperang (di jalan Allah) dan tidak pernah bercita-cita untuknya, maka ia mati dalam salah satu cabang kemunafikan.” (HR Muslim 3533) &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3253/2722422331_88ccd44c57_m.jpg" align="left" border="2"&gt;Hadits di atas bukan berarti Islam menganjurkan ummatnya untuk bermental haus darah. Tetapi hadits tersebut mengarahkan seorang Muslim untuk menghayati betapa mahalnya ni’mat Iman dan Islam sehingga ia diharapkan siap mengorbankan segalanya demi menegakkan Islam hingga nyawanya, bilamana tuntutannya demikian.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Mengapa kebanyakan warga Gaza memperlihatkan kemantapan jiwa dalam situasi perang yang telah menelan korban hingga lebih 1200 nyawa dan lebih 5000 terluka? Tampaknya hal ini disebabkan karena nilai-nilai jihad di jalan Allah sudah cukup hebat tersosialisasi di antara kebanyakan warganya. Kesadaran bahwa upaya membebaskan diri dan tanah-airnya dari cengkeraman penjajahan Israel telah menyatu dengan panggilan jihad di jalan Allah.  Kesadaran inilah yang sepatutnya kita teladani dari bangsa Palestina. Suatu bangsa yang telah mengajarkan dunia betapa mulianya &lt;i&gt;hubbul-jihad wasy-syahadah&lt;/i&gt; (cinta jihad dan mati syahid).&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm4.static.flickr.com/3477/3194512263_ed8f2a41d5_m.jpg" align="left" border="2"&gt;Saudaraku, inilah di antara pelajaran berharga di balik peristiwa mengenaskan yang terjadi di salah satu jengkal tanah suci, yakni Gaza. Tampaknya kebanyakan warga Gaza telah memahami bahwa kematian hanya akan datang sekali bagi setiap orang. Maka mereka berusaha untuk menjemputnya dengan seni kematian, yaitu mati mulia alias mati syahid. Artinya, bangsa ini telah lama meninggalkan penyakit &lt;em&gt;wahan&lt;/em&gt;. Suatu penyakit yang menjangkiti kebanyakan manusia modern dewasa ini.  Sebagaimana disabdakan oleh Nabi Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt;:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ  &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“Hampir tiba masanya kalian diperebutkan seperti sekumpulan pemangsa yang memperebutkan makanannya.” Maka seseorang bertanya: ”Apakah karena sedikitnya jumlah kita?” ”Bahkan kalian banyak, namun kalian seperti buih mengapung. Dan Allah telah mencabut rasa gentar dari dada musuh kalian terhadap kalian. Dan Allah telah menanamkan dalam hati kalian penyakita Al-Wahan.” Seseorang bertanya: ”Ya Rasulullah, apakah Al-Wahan itu?” Nabi &lt;/i&gt;&lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt;&lt;i&gt; bersabda: ”Cinta dunia dan takut akan kematian.” (HR Abu Dawud 3745)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img alt="" src="http://farm2.static.flickr.com/1140/3170080498_70d2e4ebff_m.jpg" align="left" border="2"&gt;Saudaraku, kita sungguh berhutang budi kepada bangsa Palestina warga Gaza. Melalui pengorbanan mereka menghadapi kebrutalan mesin pembunuh massal pasukan Yahudi Zionis Israel kita semua, secara langsung maupun tidak langsung, memperoleh pendidikan mengenai pentingnya memelihara kecintaan berjihad dan kerinduan untuk mati syahid.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Allah, peliharalah iman dan pengorbanan saudara-saudara kami di Gaza. Jadikanlah kami seperti mereka dalam hal kesiapan untuk berkorban di jalanMu. Ya Allah, jadikanlah kami mencintai jihad di jalanMu dan merindukan mati syahid sebagaimana bangsa Palestina warga Gaza.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;SUMBER : &lt;a href="http://eramuslim.com/suara-langit/undangan-surga/merindukan-mati-syahid.htm"&gt;ERAMUSLIM.COM&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3808390749622412281?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3808390749622412281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3808390749622412281' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3808390749622412281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3808390749622412281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/merindukan-syahid.html' title='MERINDUKAN SYAHID'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3092/3184917376_7aa2919afd_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3315945036264468368</id><published>2009-01-13T03:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-13T08:37:08.375-08:00</updated><title type='text'>Abbas Tolak Kerja Sama Ajukan Pemimpin Zionis ke Pengadilan Internasional</title><content type='html'>&lt;pre id="line1"&gt;&lt;&lt;span class="start-tag"&gt;font&lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt; color&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"red"&lt;/span&gt;&gt;&lt;/pre&gt;&lt;br&gt;&lt;img src="http://www.infopalestina.com/ms/DataFiles%5CCache%5CTempImgs%5C2009%5C1%5Cabbaspidato_1_300_0.jpg"&gt;                                                      &lt;br&gt;           &lt;p&gt;             &lt;!-- Start Article Content --&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;strong&gt;Ramallah-Infopalestina :&lt;/strong&gt; Wakil Ketua Asosiasi Pengacara Arab, Abdl Adzim Al-Magribi dalam wawancaranya dengan Televisi Al-Jazeera Selasa (13/1) mengatakan, Mahmud Abbas menolak kerja sama dengan pihaknya untuk mengajukan para pemimpin Israel ke mahkamah internasional atas kejahatan perang di Gaza. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;Magribi menjelaskan, pihaknya sudah mendatangi Mahmud Abbas untuk mengajukan kejahatan &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; ini kepada mahkamah internasional. Karena, mahkamah internasional yang berada di Denhag tidak akan memproses pengadilanya kecuali jika ada pengajuan dari sejumlah pemimpin Negara. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;Oleh karena itu, pengadilan tinggi di Denhag tidak memproses kejahatan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ini, kecuali bila ada persetujuan dari Mahmd Abbas. Namun kabar terakhir menunjukan, Abbas menolak ajakan kerja sama lembaga ini.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;Terkait masalah ini, lembaga Asosiasi pengacara Arab mengungkapkan keherananya atas sikap Abbas tersebut. Padahal asosiasi ini telah siap mengajukan para pemimpin &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; ke mahkamah internasional, bekerja sama dengan sejumlah organisasi atas tuduhan kejahatan perang mereka ke Jalur Gaza. &lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;Ia mengisyaratkan, sikap Abbas ini menimbulkan pertanyaan besar tentang sikap sesungguhnya para pemimpin Ramallah ini terhadap apa yang terjadi di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Gaza&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Apalagi kejahatan &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; ini nampak jelas, tidak bisa ditutup-tutupi. &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; telah melanggar sejumlah undang-undang. Tindakan mereka tidak bisa dibenarkan. &lt;i&gt;(asy)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;i&gt;Sumber :&lt;a href="http://www.infopalestina.com/ms/default.aspx?xyz=U6Qq7k%2bcOd87MDI46m9rUxJEpMO%2bi1s7qYf5bEvl19%2fKz2ThPW31dlronfi%2fAb7dU0M2FuXnH08FpmwdCrq2yJGfWx%2bev96cG%2bxRwYyxnqDDeabe%2fQGvnK6qS0ak501vfGdujlRtv9w%3d"&gt; infopalestina.com&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;pre id="line1"&gt;&lt;&lt;span class="start-tag"&gt;font&lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt; size&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"4" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;face&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"old english text mt"&lt;/span&gt;&gt;BANG ADE&lt;/&lt;span class="end-tag"&gt;font&lt;/span&gt;&gt;&lt;/&lt;span class="end-tag"&gt;font&lt;/span&gt;&gt;&lt;/pre&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3315945036264468368?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3315945036264468368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3315945036264468368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3315945036264468368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3315945036264468368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/abbas-tolak-kerja-sama-ajukan-pemimpin.html' title='Abbas Tolak Kerja Sama Ajukan Pemimpin Zionis ke Pengadilan Internasional'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7584224891804168870</id><published>2009-01-11T16:03:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T21:04:22.394-08:00</updated><title type='text'>Kriteria Memilih Pasangan Hidup </title><content type='html'>&lt;p&gt;Dalam menentukan kriteria calon pasangan, Islam memberikan dua sisi yang perlu diperhatikan. Pertama, sisi yang terkait dengan agama, nasab, harta, maupun kecantikan. Kedua, sisi lain yang lebih terkait dengan selera pribadi, seperti masalah suku, status sosial, corak pemikiran, kepribadian, serta hal-hal yang terkait dengan masalah fisik, termasuk masalah kesehatan dan seterusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Masalah yang Pertama&lt;br&gt; Masalah yang pertama adalah masalah yang terkait dengan standar umum. Yaitu masalah agama, keturunan, harta, dan kecantikan. Masalah ini sesuai dengan hadits Rasulullah SAW dalam haditsnya yang cukup masyhur.&lt;br&gt; Dari Abi Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Wanita itu dinikahi karena empat hal : karena agamanya, nasabnya, hartanya, dan kecantikannya. Perhatikanlah agamanya, maka kamu akan selamat.” (HR. Bukhari, Muslim).&lt;br&gt; Khusus masalah agama, Rasulullah SAW memang memberikan penekanan yang lebih, sebab memilih wanita yang sisi keagamaannya sudah matang jauh lebih menguntungkan ketimbang istri yang kemampuan agamanya masih setengah-setengah. Sebab, dengan kondisi yang masih setengah-setengah itu, berarti suami masih harus bekerja ekstra keras untuk mendidiknya. Itupun kalau suami punya kemampuan agama yang lebih. Tetapi kalau kemampuannya pas-pasan, maka mau tidak mau suami harus ‘menyekolahkan’ kembali istrinya agar memiliki kemampuan dari sisi agama yang baik.&lt;br&gt; Tentu saja yang dimaksud dengan sisi keagamaan bukan berhenti pada luasnya pemahaman agama atau fikrah saja, tetapi juga mencakup sisi kerohaniannya (ruhiyah) yang idealnya adalah tipe seorang yang punya hubungan kuat dengan Allah SWT. Secara rinci bisa dicontohkan antara lain :&lt;br&gt; - Aqidahnya kuat.&lt;br&gt; - Ibadahnya rajin.&lt;br&gt; - Akhlaqnya mulia.&lt;br&gt; - Pakaiannya dan dandanannya memenuhi standar busana muslimah.&lt;br&gt; - Menjaga kohormatan dirinya dengan tidak bercampur baur dan ikhtilath dengan lawan jenis yang bukan mahram.&lt;br&gt; - Tidak bepergian tanpa mahram atau pulang larut malam.&lt;br&gt; - Fasih membaca Al-Qur’an Al-Karim.&lt;br&gt; - Ilmu pengetahuan agamanya mendalam.&lt;br&gt; - Aktifitas hariannya mencerminkan wanita shalilhah.&lt;br&gt; - Berbakti kepada orangtuanya serta rukun dengan saudaranya.&lt;br&gt; - Pandai menjaga lisannya.&lt;br&gt; - Pandai mengatur waktunya serta selalu menjaga amanah yang diberikan kepadanya.&lt;br&gt; - Selalu menjaga diri dari dosa-dosa meskipun kecil.&lt;br&gt; - Pemahaman syari’ahnya tidak terbata-bata.&lt;br&gt; - Berhusnuzhan kepada orang lain, ramah, dan simpatik.&lt;br&gt; Sedangkan dari sisi nasab atau keturunan, merupakan anjuran bagi seorang muslim untuk memilih wanita yang berasal dari keluarga yang taat beragama, baik status sosialnya, dan terpandang di tengah masyarakat. Dengan mendapatkan istri dari nasab yang baik itu, diharapkan nantinya akan lahir keturunan yang baik pula. Sebab, mendapatkan keturunan yang baik itu memang bagian dari perintah agama, seperti yang Allah SWT firmankan di dalam Al-Qur’an Al-Karim.&lt;br&gt; “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.” (QS. An-Nisa : 9).&lt;br&gt; Sebaliknya, bila istri berasal dari keturunan yang kurang baik nasab keluarga, seperti kalangan penjahat, pemabuk, atau keluarga yang pecah berantakan, maka semua itu sedikit banyak akan berpengaruh kepada jiwa dan kepribadian istri. Padahal nantinya peranan istri adalah menjadi pendidik bagi anak. Apa yang dirasakan oleh seorang ibu pastilah akan langsung tercetak begitu saja kepada anak.&lt;br&gt; Pertimbangan memilih istri dari keturunan yang baik ini bukan berarti menjatuhkan vonis untuk mengharamkan menikah dengan wanita yang kebetulan keluarganya kurang baik. Sebab, bukan hal yang mustahil bahwa sebuah keluarga akan kembali ke jalan Islam yang terang dan baik. Namun masalahnya adalah pada seberapa jauh keburukan nasab keluarga itu akan berpengaruh kepada calon istri. Selain itu juga pada status kurang baik yang akan tetap disandang terus di tengah masyarakat yang pada kasus tertentu sulit dihilangkan begitu saja. Tidak jarang butuh waktu yang lama untuk menghilangkan cap yang terlanjur diberikan masyarakat.&lt;br&gt; Maka bila masih ada pilihan lain yang lebih baik dari sisi keturunan, seseorang berhak untuk memilih istri yang secara garis keturunan lebih baik nasabnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Masalah yang Kedua&lt;br&gt; Masalah kedua terkait dengan selera subjektif seseorang terhadap calon pasanan hidupnya. Sebenarnya hal ini bukan termasuk hal yang wajib diperhatikan, namun Islam memberikan hak kepada seseorang untuk memilih pasangan hidup berdasarkan subjektifitas selera setiap individu maupun keluarga dan lingkungannya.&lt;br&gt; Intinya, meskipun dari sisi yang pertama tadi sudah dianggap cukup, bukan berarti dari sisi yang kedua bisa langsung sesuai. Sebab masalah selera subjektif adalah hal yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Karena terkait dengan hak setiap individu dan hubungannya dengan orang lain.&lt;br&gt; Sebagai contoh adalah kecenderungan dasar yang ada pada tiap masyarakat untuk menikah dengan orang yang sama sukunya atau sama rasnya. Kecenderungan ini tidak ada kaitannya dengan masalah fanatisme darah dan warna kulit, melainkan sudah menjadi bagian dari kecenderungan umum di sepanjang zaman. Dan Islam bisa menerima kecenderungan ini meski tidak juga menghidup-hidupkannya.&lt;br&gt; Sebab bila sebuah rumah tangga didirikan dari dua orang yang berangkat dari latar belakang budaya yang berbeda, meski masih seagama, tetap saja akan timbul hal-hal yang secara watak dan karakter sulit dihilangkan.&lt;br&gt; Contoh lainnya adalah selera seseorang untuk mendapatkan pasangan yang punya karakter dan sifat tertentu. Ini merupakan keinginan yang wajar dan patut dihargai. Misalnya seorang wanita menginginkan punya suami yang lembut atau yang macho, merupakan bagian dari selera seseorang. Atau sebaliknya, seorang laki-laki menginginkan punya istri yang bertipe wanita pekerja atau yang tipe ibu rumah tangga. Ini juga merupakan selera masing-masing orang yang menjadi haknya dalam memilih.&lt;br&gt; Islam memberikan hak ini sepenuhnya dan dalam batas yang wajar dan manusiawi memang merupakan sebuah realitas yang tidak terhindarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat Langsung Calon yang Terpilih&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang muslim apabila berkehendak untuk menikah dan mengarahkan niatnya untuk meminang seorang perempuan tertentu, diperbolehkan melihat perempuan tersebut sebelum ia mulai melangkah ke jenjang perkawinan, supaya dia dapat menghadapi perkawinannya itu dengan jelas dan terang, dan supaya tidak tertipu. Sehingga dengan demikian, dia akan dapat selamat dari berbuat salah dan jatuh ke dalam sesuatu yang tidak diinginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah justru karena mata merupakan duta hati dan kemungkinan besar bertemunya mata dengan mata itu menjadi sebab dapat bertemunya hati dan berlarutnya jiwa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Abu Hurairah RA berkata, “Saya pernah di tempat kediaman Nabi, kemudian tiba-tiba ada seorang laki-laki datang memberitahu, bahwa dia akan kawin dengan seorang perempuan dari Anshar, maka Nabi bertanya, ‘Sudahkah kau lihat dia?’ Ia mengatakan, ‘Belum!’ Kemudian Nabi mengatakan, ‘Pergilah dan lihatlah dia, karena dalam mata orang-orang Anshar itu ada sesuatu.’” (Riwayat Muslim).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Mughirah bin Syu’bah bahwa dia pernah meminang seorang perempuan. Kemudian Nabi SAW mengatakan kepadanya, “Lihatlah dia! Karena melihat itu lebih dapat menjamin untuk mengekalkan kamu berdua.” Kemudian Mughirah pergi kepada dua orangtua perempuan tersebut, dan memberitahukan apa yang diomongkan di atas, tetapi tampaknya kedua orangtuanya itu tidak suka. Si perempuan tersebut mendengar dari dalam biliknya, kemudian ia mengatakan, ‘Kalau Rasulullah menyuruh kamu supaya melihat aku, maka lihatlah.’ Kata Mughirah, ‘Saya lantas melihatnya dan kemudian mengawininya.’” (Riwayat Ahmad, Ibnu Majah, Tarmizi dan ad-Darimi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hadits ini Rasulullah tidak menentukan batas ukuran yang boleh dilihat, baik kepada Mughirah maupun kepada lain-lainnya. Justru itu sebagian ulama ada yang berpendapat, yang boleh dilihat yaitu muka dan dua tapak tangan, tetapi muka dan dua tapak tangan yang boleh dilihat itu tidak ada syahwat pada waktu tidak bermaksud meminang. Dan selama peminangan itu dikecualikan, maka sudah seharusnya si laki-laki tersebut boleh melihat lebih banyak dari hal-hal yang biasa. Dalam hal ini Rasulullah SAW pernah bersabda dalam salah satu haditsnya, “Apabila salah seorang di antara kamu hendak meminang seorang perempuan, kemudian dia dapat melihat sebagian apa yang kiranya dapat menarik untuk mengawininya, maka kerjakanlah.” (Riwayat Abu Daud).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Batasan untuk Melihat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara ulama ada yang sangat ekstrim dalam memberikan kebebasan batas yang boleh dilihat, dan sementara ada juga yang ekstrim dengan mempersempit dan keras. Tetapi yang lebih baik ialah tengah-tengah. Justru itu sebagian ahli penyelidik memberikan batas, bahwa seorang laki-laki di zaman kita sekarang ini boleh melihat perempuan yang hendak dipinang dengan berpakaian yang boleh dilihat oleh ayah dan mahram-mahramnya yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya mereka berkata, bahwa si laki-laki itu boleh pergi bersama wanita tersebut dengan syarat disertai oleh ayah atau salah seorang mahramnya dengan pakaian menurut ukuran syara’ ke tempat yang boleh dikunjungi untuk mengetahui kecerdikannya, perasaannya, dan kepribadiannya. Semua ini termasuk kata sebagian yang disebut dalam hadits Nabi di atas yang mengatakan, “… Kemudian dia dapat melihat sebagian apa yang kiranya dapat menarik dia untuk mengawininya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dibolehkan juga si laki-laki melihat perempuan dengan sepengetahuan keluarganya; atau samasekali tidak sepengetahuan dia atau keluarganya, selama melihatnya itu bertujuan untuk meminang. Seperti apa yang dikatakan Jabir bin Abdullah tentang isterinya, “Saya bersembunyi di balik pohon untuk melihat dia.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan dari hadits Mughirah di atas, kita tahu bahwa seorang ayah tidak boleh menghalang-halangi anak gadisnya untuk dilihat oleh orang yang berminat hendak meminang dengan dalih tradisi. Sebab yang harus diikuti ialah tradisi agama, bukan agama harus mengikuti tradisi manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di balik itu, seorang ayah dan laki-laki yang hendak meminang maupun perempuan yang hendak dipinang, tidak diperkenankan memperluas mahramnya, seperti yang biasa dilakukan oleh penggemar-penggemar kebudayaan Barat dan tradisi-tradisi Barat. Ekstrimis kanan maupun kiri adalah suatu hal yang amat ditentang oleh jiwa Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://mtks.kotasantri.com/?mtks=artikel&amp;mode=detil&amp;artikel=Pra_Nikah/2001.html&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7584224891804168870?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7584224891804168870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7584224891804168870' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7584224891804168870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7584224891804168870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/kriteria-memilih-pasangan-hidup.html' title='Kriteria Memilih Pasangan Hidup '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5519536757872378136</id><published>2009-01-11T15:53:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T20:54:36.603-08:00</updated><title type='text'> 13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita </title><content type='html'>  	&lt;p&gt;Oleh: Mochamad Bugi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cinta adalah fitrah manusia. Cinta juga salah satu bentuk kesempurnaan penciptaan yang Allah berikan kepada manusia. Allah menghiasi hati manusia dengan perasaan cinta pada banyak hal. Salah satunya cinta seorang lelaki kepada seorang wanita, demikian juga sebaliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasa cinta bisa menjadi anugerah jika luapkan sesuai dengan bingkai nilai-nilai ilahiyah. Namun, perasaan cinta dapat membawa manusia ke jurang kenistaan bila diumbar demi kesenangan semata dan dikendalikan nafsu liar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Islam sebagai syariat yang sempurna, memberi koridor bagi penyaluran fitrah ini. Apalagi cinta yang kuat adalah salah satu energi yang bisa melanggengkan hubungan seorang pria dan wanita dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Karena itu, seorang pria shalih tidak asal dapat dalam memilih wanita untuk dijadikan pendamping hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada banyak faktor yang bisa menjadi sebab munculnya rasa cinta seorang pria kepada wanita untuk diperistri. Setidak-tidaknya seperti di bawah ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1.      Karena akidahnya yang Shahih&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga adalah salah satu benteng akidah. Sebagai benteng akidah, keluarga harus benar-benar kokoh dan tidak bisa ditembus. Jika rapuh, maka rusaklah segala-galanya dan seluruh anggota keluarga tidak mungkin selamat dunia-akhirat. Dan faktor penting yang bisa membantu seorang lelaki menjaga kekokohan benteng rumah tangganya adalah istri shalihah yang berakidah shahih serta paham betul akan peran dan fungsinya sebagai madrasah bagi calon pemimpin umat generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah menekankah hal ini dalam firmanNya, “Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (Al-Baqarah: 221)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2.      Karena paham agama dan mengamalkannya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada banyak hal yang membuat seorang lelaki mencintai wanita. Ada yang karena kemolekannya semata. Ada juga karena status sosialnya. Tidak sedikit lelaki menikahi wanita karena wanita itu kaya. Tapi, kata Rasulullah yang beruntung adalah lelaki yang mendapatkan wanita yang faqih dalam urusan agamanya. Itulah wanita dambaan yang lelaki shalih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, ambillah wanita yang memiliki agama (wanita shalihah), kamu akan beruntung.” (Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. juga menegaskan, “Dunia adalah perhiasan, dan perhiasan dunia yang paling baik adalah wanita yang shalihah.” (Muslim, Ibnu Majah, dan Nasa’i).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jadi, hanya lelaki yang tidak berakal yang tidak mencintai wanita shalihah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3.      Dari keturunan yang baik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. mewanti-wanti kaum lelaki yang shalih untuk tidak asal menikahi wanita. “Jauhilah rumput hijau sampah!” Mereka bertanya, “Apakah rumput hijau sampah itu, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Wanita yang baik tetapi tinggal di tempat yang buruk.” (Daruquthni, Askari, dan Ibnu ‘Adi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu Rasulullah saw. memberi tuntunan kepada kaum lelaki yang beriman untuk selektif dalam mencari istri. Bukan saja harus mencari wanita yang tinggal di tempat yang baik, tapi juga yang punya paman dan saudara-saudara yang baik kualitasnya. “Pilihlah yang terbaik untuk nutfah-nutfah kalian, dan nikahilah orang-orang yang sepadan (wanita-wanita) dan nikahilah (wanita-wanitamu) kepada mereka (laki-laki yang sepadan),” kata Rasulullah. (Ibnu Majah, Daruquthni, Hakim, dan Baihaqi).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Carilah tempat-tempat yang cukup baik untuk benih kamu, karena seorang lelaki itu mungkin menyerupai paman-pamannya,” begitu perintah Rasulullah saw. lagi. “Nikahilah di dalam “kamar” yang shalih, karena perangai orang tua (keturunan) itu menurun kepada anak.” (Ibnu ‘Adi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Utsman bin Abi Al-’Ash Ats-Tsaqafi menasihati anak-anaknya agar memilih benih yang baik dan menghindari keturunan yang jelek. “Wahai anakku, orang menikah itu laksana orang menanam. Karena itu hendaklah seseorang melihat dulu tempat penanamannya. Keturunan yang jelek itu jarang sekali melahirkan (anak), maka pilihlah yang baik meskipun agak lama.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4.      Masih gadis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapapun tahu, gadis yang belum pernah dinikahi masih punya sifat-sifat alami seorang wanita. Penuh rasa malu, manis dalam berbahasa dan bertutur, manja, takut berbuat khianat, dan tidak pernah ada ikatan perasaan dalam hatinya. Cinta dari seorang gadis lebih murni karena tidak pernah dibagi dengan orang lain, kecuali suaminya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan menikah dengan gadis. “Hendaklah kalian menikah dengan gadis, karena mereka lebih manis tutur katanya, lebih mudah mempunyai keturunan, lebih sedikit kamarnya dan lebih mudah menerima yang sedikit,” begitu sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan Baihaqi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang hal ini A’isyah pernah menanyakan langsung ke Rasulullah saw. “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika engkau turun di sebuah lembah lalu pada lembah itu ada pohon yang belum pernah digembalai, dan ada pula pohon yang sudah pernah digembalai; di manakah engkau akan menggembalakan untamu?” Nabi menjawab, “Pada yang belum pernah digembalai.” Lalu A’isyah berkata, “Itulah aku.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menikahi gadis perawan akan melahirkan cinta yang kuat dan mengukuhkan pertahanan dan kesucian. Namun, dalam kondisi tertentu menikahi janda kadang lebih baik daripada menikahi seorang gadis. Ini terjadi pada kasus seorang sahabat bernama Jabir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. sepulang dari Perang Dzat al-Riqa bertanya Jabir, “Ya Jabir, apakah engkau sudah menikah?” Jabir menjawab, “Sudah, ya Rasulullah.” Beliau bertanya, “Janda atau perawan?” Jabir menjawab, “Janda.” Beliau bersabda, “Kenapa tidak gadis yang engkau dapat saling mesra bersamanya?” Jabir menjawab, “Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku telah gugur di medan Uhud dan meninggalkan tujuh anak perempuan. Karena itu aku menikahi wanita yang dapat mengurus mereka.” Nabi bersabda, “Engkau benar, insya Allah.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5.      Sehat jasmani dan penyayang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat Ma’qal bin Yasar berkata, “Seorang lelaki datang menghadap Nabi saw. seraya berkata, “Sesungguhnya aku mendapati seorang wanita yang baik dan cantik, namun ia tidak bisa melahirkan. Apa sebaiknya aku menikahinya?” Beliau menjawab, “Jangan.” Selanjutnya ia pun menghadap Nabi saw. untuk kedua kalinya, dan ternyata Nabi saw. tetap mencegahnya. Kemudian ia pun datang untuk ketiga kalinya, lalu Nabi saw. bersabda, “Nikahilah wanita yang banyak anak, karena sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di hadapan umat-umat lain.” (Abu Dawud dan Nasa’i).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Rasulullah menegaskan, “Nikahilah wanita-wanita yang subur dan penyayang. Karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya kalian dari umat lain.” (Abu Daud dan An-Nasa’i)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6.      Berakhlak mulia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Hasan Al-Mawardi dalam Kitab Nasihat Al-Muluk mengutip perkataan Umar bin Khattab tentang memilih istri baik merupakan hak anak atas ayahnya, “Hak seorang anak yang pertama-tama adalah mendapatkan seorang ibu yang sesuai dengan pilihannya, memilih wanita yang akan melahirkannya. Yaitu seorang wanita yang mempunyai kecantikan, mulia, beragama, menjaga kesuciannya, pandai mengatur urusan rumah tangga, berakhlak mulia, mempunyai mentalitas yang baik dan sempurna serta mematuhi suaminya dalam segala keadaan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7.      Lemah-lembut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari A’isyah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Wahai A’isyah, bersikap lemah lembutlah, karena sesungguhnya Allah itu jika menghendaki kebaikan kepada sebuah keluarga, maka Allah menunjukkan mereka kepada sifat lembah lembut ini.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Jika Allah menghendaki suatu kebaikan pada sebuah keluarga, maka Allah memasukkan sifat lemah lembut ke dalam diri mereka.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8.      Menyejukkan pandangan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Tidakkah mau aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang paling baik dari seorang wanita? (Yaitu) wanita shalihah adalah wanita yang jika dilihat oleh suaminya menyenangkan, jika diperintah ia mentaatinya, dan jika suaminya meninggalkannya ia menjaga diri dan harta suaminya.” (Abu daud dan An-Nasa’i)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sesungguhnya sebaik-baik wanitamu adalah yang beranak, besar cintanya, pemegang rahasia, berjiwa tegar terhadap keluarganya, patuh terhadap suaminya, pesolek bagi suaminya, menjaga diri terhadap lelaki lain, taat kepada ucapan dan perintah suaminya dan bila berdua dengan suami dia pasrahkan dirinya kepada kehendak suaminya serta tidak berlaku seolah seperti lelaki terhadap suaminya,” begitu kata Rasulullah saw. lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka tak heran jika Asma’ binti Kharijah mewasiatkan beberapa hal kepada putrinya yang hendak menikah. “Engkau akan keluar dari kehidupan yang di dalamnya tidak terdapat keturunan. Engkau akan pergi ke tempat tidur, di mana kami tidak mengenalinya dan teman yang belum tentu menyayangimu. Jadilah kamu seperti bumi bagi suamimu, maka ia laksana langit. Jadilah kamu seperti tanah yang datar baginya, maka ia akan menjadi penyangga bagimu. Jadilah kamu di hadapannya seperti budah perempuan, maka ia akan menjadi seorang hamba bagimu. Janganlah kamu menutupi diri darinya, akibatnya ia bisa melemparmu. Jangan pula kamu menjauhinya yang bisa mengakibatkan ia melupakanmu. Jika ia mendekat kepadamu, maka kamu harus lebih mengakrabinya. Jika ia menjauh, maka hendaklah kamu menjauh darinya. Janganlah kami menilainya kecuali dalam hal-hal yang baik saja. Dan janganlah kamu mendengarkannya kecuali kamu menyimak dengan baik dan jangan kamu melihatnya kecuali dengan pandangan yang menyejukan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9.      Realistis dalam menuntut hak dan melaksanakan kewajiban&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu sifat terpuji seorang wanita yang patut dicintai seorang lelaki shalih adalah qana’ah. Bukan saja qana’ah atas segala ketentuan yang Allah tetapkan dalam Al-Qur’an, tetapi juga qana’ah dalam menerima pemberian suami. “Sebaik-baik istri adalah apabila diberi, dia bersyukur; dan bila tak diberi, dia bersabar. Engkau senang bisa memandangnya dan dia taat bila engkau menyuruhnya.” Karena itu tak heran jika acapkali melepas suaminya di depan pintu untuk pergi mencari rezeki, mereka berkata, “Jangan engkau mencari nafkah dari barang yang haram, karena kami masih sanggup menahan lapar, tapi kami tidak sanggup menahan panasnya api jahanam.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Rasulullah, “Istri yang paling berkah adalah yang paling sedikit biayanya.” (Ahmad, Al-Hakim, dan Baihaqi dari A’isyah r.a.)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi, “Para wanita mempunyai hak sebagaimana mereka mempunyai kewajiban menurut kepantasan dan kewajaran,” begitu firman Allah swt. di surah Al-Baqarah ayat 228. Pelayanan yang diberikan seorang istri sebanding dengan jaminan dan nafkah yang diberikan suaminya. Ini perintah Allah kepada para suami, “Berilah tempat tinggal bagi perempuan-perempuan seperti yang kau tempati. Jangan kamu sakiti mereka dengan maksud menekan.” (At-Thalaq: 6)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10.  Menolong suami dan mendorong keluarga untuk bertakwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istri yang shalihah adalah harta simpanan yang sesungguhnya yang bisa kita jadikan tabungan di dunia dan akhirat. Iman Tirmidzi meriwayatkan bahwa sahabat Tsauban mengatakan, “Ketika turun ayat ‘walladzina yaknizuna… (orang yang menyimpan emas dan perak serta tidak menafkahkannya di jalan Allah), kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan. Lalu, sebagian dari sahabat berkata, “Ayat ini turun mengenai emas dan perak. Andaikan kami tahu ada harta yang lebih baik, tentu akan kami ambil”. Rasulullah saw. kemudian bersabda, “Yang lebih utama lagi adalah lidah yang berdzikir, hati yang bersyukur, dan istri shalihah yang akan membantu seorang mukmin untuk memelihara keimanannya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;11.  Mengerti kelebihan dan kekurangan suaminya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nailah binti Al-Fafishah Al-Kalbiyah adalah seorang gadis muda yang dinikahkan keluarganya dengan Utsman bin Affan yang berusia sekitar 80 tahun. Ketika itu Utsman bertanya, “Apakah kamu senang dengan ketuaanku ini?” “Saya adalah wanita yang menyukai lelaki dengan ketuaannya,” jawab Nailah. “Tapi ketuaanku ini terlalu renta.” Nailah menjawab, “Engkau telah habiskan masa mudamu bersama Rasulullah saw. dan itu lebih aku sukai dari segala-galanya.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;12.  Pandai bersyukur kepada suami&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. bersabda, “Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada suaminya, sedang ia sangat membutuhkannya.” (An-Nasa’i).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;13.  Cerdas dan bijak dalam menyampaikan pendapat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang tidak suka dengan wanita bijak seperti Ummu Salamah? Setelah Perjanjian Hudhaibiyah ditandatangani, Rasulullah saw. memerintahkan para sahabat untuk bertahallul, menyembelih kambing, dan bercukur, lalu menyiapkan onta untuk kembali pulang ke Madinah. Tetapi, para sabahat tidak merespon perintah itu karena kecewa dengan isi perjanjian yang sepertinya merugikan pihak kaum muslimin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah saw. menemui Ummu Salamah dan berkata, “Orang Islam telah rusak, wahai Ummu Salamah. Aku memerintahkan mereka, tetapi mereka tidak mau mengikuti.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kecerdasan dalam menganalisis kejadian, Ummu Salamah mengungkapkan pendapatnya dengan fasih dan bijak, “Ya Rasulullah, di hadapan mereka Rasul merupakan contoh dan teladan yang baik. Keluarlah Rasul, temui mereka, sembelihlah kambing, dan bercukurlah. Aku tidak ragu bahwa mereka akan mengikuti Rasul dan meniru apa yang Rasul kerjakan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Subhanallah, Ummu Salamah benar. Rasulullah keluar, bercukur, menyembelih kambing, dan melepas baju ihram. Para sahabat meniru apa yang Rasulullah kerjakan. Inilah berkah dari wanita cerdas lagi bijak dalam menyampaikan pendapat. Wanita seperti inilah yang patut mendapat cinta dari seorang lelaki yang shalih.&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5519536757872378136?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/5519536757872378136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=5519536757872378136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5519536757872378136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5519536757872378136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/13-hal-yang-disukai-pria-dari-wanita.html' title=' 13 Hal Yang Disukai Pria Dari Wanita '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6248810956852089331</id><published>2009-01-11T15:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T20:49:12.999-08:00</updated><title type='text'>Ketika Allah Menjadi Alasan Paling Utama </title><content type='html'>&lt;p&gt;Oleh : Rico Atmaka&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat-sahabat, ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berani memutuskan untuk menikah dan menyegerakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berani memutuskan dengan siapa aku akan menikah. Aku tidak banyak bertanya tentang calon istriku, aku jemput dia di tempat yang Allah suka, dan satu hal yang pasti, aku tidak ikut mencampuri ataupun mengatur apa-apa yang menjadi urusan Allah. Sehingga aku nikahi seorang wanita tegar dan begitu berbakti kepada suami.&lt;br&gt; Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka aku berusaha sekuat tenaga untuk tidak melihat segala kekurangan istriku. Dan sekuat tenaga pula, aku mencoba membahagiakan dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka menetes air mataku saat melihat segala kebaikan dan kelebihan istriku, yang rasanya sulit aku tandingi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Allah menjadi alasan paling utama, maka akupun berdoa, Yaa Allah, jadikan dia, seorang wanita, istri dan ibu anak-anakku, yang dapat menjadi jalan menuju surgamu. Amin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat-sahabat, kalau Allah menjadi alasan paling utama untuk menikah, maka seharusnya tidak ada lagi istilah, mencari yang cocok, yang ideal, yang menggetarkan hati, yang menentramkan jiwa, yang…..yang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;…yang……dan 1000 “yang”……lainnya…..Karena semua itu baru akan muncul justru setelah melewati jenjang pernikahan. Niatkan semua karena Allah dan harus yakin kepada Sang Maha Penentu segalanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabat-sahabat, ketika usiaku 25 tahun, aku sudah memiliki niat untuk menikah, meskipun hanya sekedar niat, tanpa keilmuan yang cukup. Karena itu, aku meminta jodoh kepada Allah dengan banyak kriteria. Dan Allah-pun belum mengabulkan niatku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika usiaku 30 tahun, semua orang-orang yang ada di sekelilingku, terutama orang tuaku, mulai bertanya pada diriku dan bertanya-tanya pada diri mereka sendiri. Maukah aku segera menikah atau mampukah aku menikah? Dalam doaku, aku kurangi permintaanku tentang jodoh kepada Allah. Rupanya masih terlalu banyak. Dan Allah-pun belum mengabulkan niatku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika usiaku 35 tahun, aku bertekad, bagaimanapun caranya, aku harus menikah. Saat itulah, aku menyadari, terlalu banyak yang aku minta kepada Allah soal jodoh yang aku inginkan. Mulailah aku mengurangi kriteria yang selama ini menghambat niatku untuk segera menikah, dengan bercermin pada diriku sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika aku minta yang cantik, aku berpikir sudah tampankah aku?&lt;br&gt; Ketika aku minta yang cukup harta, aku berpikir sudah cukupkah hartaku?&lt;br&gt; Ketika aku minta yang baik, aku berpikir sudah cukup baikkah diriku?&lt;br&gt; Bahkan ketika aku minta yang solehah, bergetar seluruh tubuhku sambil berpikir keras di hadapan cermin, sudah solehkah aku?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika aku meminta sedikit….. Ya Allah, berikan aku jodoh yang sehat jasmani dan rohani dan mau menerima aku apa adanya, masih belum ada tanda-tanda Allah akan mengabulkan niatku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ketika aku meminta sedikit…sedikit. ..sedikit. ..lebih sedikit….. Ya Allah, siapapun wanita yang langsung menerima ajakanku untuk menikah tanpa banyak bertanya, berarti dia jodohku. Dan Allahpun mulai menujukkan tanda-tanda akan mengabulkan niatku untuk segera menikah. Semua urusan begitu cepat dan mudah aku laksanakan. Alhamdulillah, ketika aku meminta sedikit, Allah memberi jauh lebih banyak. Kini, aku menjadi suami dari seorang istri yang melahirkan dua orang anakku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahabatku, 10 tahun harus aku lewati dengan sia-sia hanya karena permintaanku yang terlalu banyak. Aku yakin, sahabat-sahabat jauh lebih mampu dan lebih baik daripada yang suadh aku jalani. Aku yakin, sahabat-sahabat tidak perlu waktu 10 tahun untuk mengurangi kriteria soal jodoh. Harus lebih cepat!!! Terus berjuang saudaraku, semoga Allah merahmati dan meridhoi kita semua. Amin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico Atmaka – 08158018156&lt;br&gt; Koordinator Majelis Sehati&lt;br&gt; Daarut Tauhiid Jakarta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://www.dtjakarta.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=156&amp;Itemid=33&lt;/p&gt; &lt;p&gt;http://www.dtjakarta.or.id/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=156&amp;Itemid=33&amp;limit=1&amp;limitstart=1&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6248810956852089331?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6248810956852089331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6248810956852089331' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6248810956852089331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6248810956852089331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/ketika-allah-menjadi-alasan-paling.html' title='Ketika Allah Menjadi Alasan Paling Utama '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-1219423284427358820</id><published>2009-01-07T01:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T06:54:42.586-08:00</updated><title type='text'>Pernikahan sebagai Landasan Menuju Keluarga Sakinah Oleh: Hj. Yoyoh Yusroh, SPdi. </title><content type='html'>lagi berusaha mencari rujukan tentang pernikahan, Alhamdulillah menemukan tulisan Ustadzah Yoyoh Yusroh di &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/pernikahan-sebagai-landasan-menuju-keluarga-sakinah/"&gt;Dakwatuna.com&lt;/a&gt; memuat tentang ikah menjadi landasan dalam pembentukan keluarga sakinah. berikut tulisan beliau : &lt;br&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Dalam Annual Report tahun 2004, UNFPA sebuah badan PBB yang menangani masalah kependudukan antara lain merekomendasikan perlunya penanganan serius terhadap hubungan antar generasi yang kurang harmonis, serta perhatian lebih besar terhadap masalah remaja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rekomendasi tersebut tampaknya cukup beralasan bila kita cermati realitas kondisi sosial masyarakat. Di Jakarta misalnya, tawuran pelajar belum juga mereda. Penggunaan NAZA bahkan sudah merambah pedesaan, juga fakta pelacuran ABG yang membuat kita semua terperangah. Angka pengidap HIV dipercaya berkisar ratusan ribu orang sampai tahun 2010 nanti, dan akhirnya hati kita semakin terpilin perih oleh kenyataan merebaknya anak jalanan akhir-akhir ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelaahan kita pada berbagai fakta di atas membawa kita pada perkiraan “&lt;em&gt;something wrong is going on&lt;/em&gt;“. Kita dihadapkan pada kenyataan kegelisahan sosial yang semakin bergolak. Kita melihat wajah-wajah hampa tak tentu tujuan, kita pun bisa merasakan ada hati-hati yang sepah, senyap, dan begitu asing dari kehangatan. Kita tahu itu semua. Hanya kemudian, kita belum memutuskan, apakah kita akan sungguh sungguh hadir dan menghadirkan realitas itu dalam ruang kepedulian kita?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai ekspresi ketidakseimbangan sosial yang kita lihat menggambarkan kebutuhan yang sangat mendesak terhadap situasi yang lebih kondusif sesuai fitrah manusia. Situasi yang membuat semua orang menjadi berdaya dan mampu menghadapi berbagai terpaan sosial. Situasi yang sedemikian itu, keluargalah yang mampu memberikannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga sebagai basis inti masyarakat, adalah wahana yang paling tepat untuk memberdayakan manusia dan ‘mencekal’ berbagai bentuk frustasi sosial, ini adalah hal yang aksiomatis dan universal. Masyarakat Eropa misalnya, saat ini para sosiolog mereka merasa gelisah karena prediksi kepunahan bangsa. Betapa tidak, tatanan, sakralitas dan antusiasme terhadap keluarga sudah tipis sekali di kalangan muda mereka. Ini tentu saja berdampak buruk terhadap angka pertumbuhan penduduk. Hingga iming-iming berbagai hadiah dan fasilitas dari pemerintah bagi ibu yang melahirkan dan keluarganya, tidak membuat mereka bergeming. Berbagai penyakit sosial pun muncul. Mulai dari angka bunuh diri yang tinggi hingga anomali kemanusiaan yang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah saat yang tepat untuk memberi perhatian yang lebih besar terhadap keluarga, khususnya dalam skala nasional. Berbagai pelajaran di atas menyuarakan hal ini. Dan ini adalah tugas kita bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;I. Arti Pernikahan dalam Islam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menganjurkan ummatnya untuk melakukan pernikahan, Islam tidak semata-mata beranggapan bahwa pernikahan merupakan sarana yang sah dalam pembentukan keluarga, bahwa pernikahan bukanlah semata sarana terhormat untuk mendapatkan anak yang sholeh, bukan semata cara untuk mengekang penglihatan, memelihara fajar atau hendak menyalurkan biologis, atau semata menyalurkan naluri saja. Sekali lagi bukan alasan tersebut di atas. Akan tetapi lebih dari itu Islam memandang bahwa pernikahan sebagai salah satu jalan untuk merealisasikan tujuan yang lebih besar yang meliputi berbagai aspek kemayarakatan berdasarkan Islam yang akan mempunyai pengaruh mendasar terhadap kaum muslimin dan eksistensi ummat Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;II. Fungsi Keluarga dalam Islam&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, perlu diberdayakan fungsinya agar dapat mensejahterakan ummat secara keseluruhan. Dalam Islam fungsi keluarga meliputi :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;A.	Penerus Misi Ummat Islam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sejarah dapat kita lihat, bagaimana Islam sanggup berdiri tegap dan tegar dalam menghadapi berbagai ancaman dan bahaya, bahkan Islam dapat menyapu bersih kekuatan musryik dan sesat yang ada, terlebih kekuatan Romawi dan Persia yang pada waktu itu merupakan Negara adikuasa di dunia.&lt;br&gt; Menurut riwayat Abu Zar’ah Arrozi bahwa jumlah kaum muslimin ketika Rasulullah Saw wafat sebanyak 120.000 orang pria dan wanita [1]. Para sahabat sebanyak itu kemudian berguguran dalam berbagai peperangan, ada yang syahid dalam perang jamal atau perang Shiffin. Namun sebagian besar dari para syuhada itu telah meninggalkan keturunan yang berkah sehingga muncullah berpuluh “singa” yang semuanya serupa dengan sang ayah dalam hal kepahlawanan dan keimanan. Kaum muslimin yang jujur tersebut telah menyambut pengarahan Nabi-nya: “&lt;em&gt;Nikah-lah kalian, sesungguhnya aku bangga dengan jumlah kalian dari ummat lainnya, dan janganlah kalian berfaham seperti rahib nashrani”&lt;/em&gt; [2].&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah, berlomba-lomba untuk mendapatkan keturunan yang bermutu merupakan faktor penting yang telah memelihara keberadaan ummat Islam yang sedikit. Pada waktu itu menjadi pendukung Islam dalam mempertahankan kehidupannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;B.	Perlindungan Terhadap Akhlaq&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Islam memandang pembentukan keluarga sebagai sarana efektif memelihara pemuda dari kerusakan dan melidungi masyarakat dari kekacauan. Karena itulah bagi pemuda yang mampu dianjurkan untuk menyambut seruan Rosul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Wahai pemuda! Siapa di antara kalian berkemampuan maka menikahlah. Karena nikah lebih melindungi mata dan farji, dan barang siapa yang tidak mampu maka hendaklah shoum, karena shoum itu baginya adalah penenang&lt;/em&gt;” ( HR.AL-Khosah dari Abdullah bin Mas’ud ).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;C.	Wahana Pembentukan Generasi Islam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembentukan generasi yang handal, utamanya dilakukan oleh keluarga, karena keluargalah sekolah kepribadian pertama dan utama bagi seorang anak. Penyair kondang Hafidz Ibrohim mengatakan: “&lt;em&gt;Ibu adalah sekolah bagi anak-anaknya. Bila engaku mendidiknya berarti engkau telah menyiapkan bangsa yang baik perangainya&lt;/em&gt;“. Ibu sangat berperan dalam pendidikan keluarga, sementara ayah mempunyai tugas yang penting yaitu menyediakan sarana bagi berlangsungnya pendidikan tersebut. Keluarga-lah yang menerapkan sunnah Rosul sejak bangun tidur, sampai akan tidur lagi, sehingga bimbingan keluarga dalam melahirkan generasi Islam yang berkualitas sangat dominan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;D.	Memelihara Status Sosial dan Ekonomi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pembentukan keluarga, Islam mempunyai tujuan untuk mewujudkan ikatan dan persatuan. Dengan adanya ikatan keturunan maka diharapkan akan mempererat tali persaudaraan anggota masyarakat dan antar bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Islam memperbolehkan pernikahan antar bangsa Arab dan &lt;em&gt;Ajam&lt;/em&gt; (non Arab), antara kulit hitam dan kulit putih, antara orang Timur dan orang Barat. Berdasarkan fakta ini menunjukkan bahwa Islam sudah mendahului semua “sistem Demokrasi ” dalam mewujudkan persatuan Ummat manusia. Bernard Shaw mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Islam adalah agama kebebasan bukan agama perbudakan, ia telah merintis dan mengupayakan terbentuknya persaudaraan Islam sejak Seribu Tiga Ratus Lima Puluh tahun yang lalu, suatu prinsip yang tidak pernah dikenal oleh bangsa Romawi, tidak pernah ditemukan oleh bangsa Eropa dan bahkan Amerika Modern sekalipun “.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Apabila Anda bertanya kepada seorang Arab atau India atau Persia atau Afganistan, siapa anda? Mereka akan menjawab “Saya Muslim (orang Islam)”. Akan tetapi apabila anda bertanya pada orang Barat maka ia akan menjawab “Saya orang Inggris, saya orang Itali, saya orang Perancis”. Orang Barat telah melepaskan ikatan agama, dan mereka berpegang teguh pada ikatan darah dan tanah air” [3].&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjamin hubungan persudaraan yang akrab antara anak-anak satu agama, maka Islam menganjurkan dilangsungkannya pernikahan dengan orang-orang asing (jauh), karena dengan tujuan ini akan terwujud apa-apa yang tidak pernah direalisasikan melalui pernikahan keluarga dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain fungsi sosial, fungsi ekonomi dalam berkeluarga juga akan nampak. Mari kita simak hadist Rosul &lt;em&gt;“Nikahilah wanita, karena ia akan mendatangkan Maal” &lt;/em&gt;(HR. Abu Dawud, dari Urwah RA). Maksud dari hadist tersebut adalah bahwa perkawinan merupakan sarana untuk mendapatkan keberkahan, karena apabila kita bandingkan antara kehidupan bujangan dengan yang telah berkeluarga, maka akan kita dapatkan bahwa yang telah berkeluarga lebih hemat dan ekonomis dibandingkan dengan yang bujangan. Selain itu orang yang telah berkeluarga lebih giat dalam mencari nafkah karena perasaan bertanggung jawab pada keluarga daripada para bujangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;E.	Menjaga Kesehatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditinjau dari segi kesehatan, pernikahan berguna untuk memelihara para pemuda dari kebiasaan onani yang banyak menguras tenaga, dan juga dapat mencegah timbulnya penyakit kelamin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;F.	Memantapkan Spiritual (Ruhiyyah)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernikahan berfungsi sebagai pelengkap, karena ia setengah dari keimanan dan pelapang jalan menuju sabilillah, hati menjadi bersih dari berbagai kecendrungan dan jiwa menjadi terlindung dari berbagai waswas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;III.	Menegakkan Keluarga Sakinah sebagai Salah SAtu Fungsi Keluarga&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain fungsi keluarga tersebut di atas, fungsi kesakinahan merupakan kebutuhan setiap manusia. Karena keluarga sakinah yang berarti: keluarga yang terbentuk dari pasangan suami istri yang diawali dengan memilih pasangan yang baik, kemudian menerapkan nilai-nilai Islam dalam melakukan hak dan kewajiban rumah tangga serta mendidik anak dalam suasana mawaddah warahmah. Sebagaimana dianjurkan Allah dalam surat Ar-Rum ayat 21 yang artinya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“&lt;em&gt;Dan diantara tanda-tanda kebesaran-Nya ia ciptakan untukmu pasangan-pasangan dari jenismu sendiri agar kamu merasa tenang kepadanya dan dijadikannya diantaramu rasa cinta dan kasih saying. Sesungguhnya dalam hal ini terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang memikirkan”.&lt;/em&gt; (QS. Ar-Ruum:21)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Faktor-Faktor Pembentukan Keluarga Sakinah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;A.	Faktor Utama:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk membentuk keluarga sakinah, dimulai dari pranikah, pernikahan, dan berkeluarga. Dalam berkeluarga ada beberapa hal yang perlu difahami, antara lain :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Memahami hak suami terhadap istri dan kewajiban istri terhadap suami&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Menjadikannya sebagai Qowwam (yang bertanggung jawab)&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Suami merupakan pemimpin yang Allah pilihkan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suami wajib ditaati dan dipatuhi dalam setiap keadaan kecuali yang bertentangan dengan syariat Islam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;b. Menjaga kehormatan diri&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menjaga akhlak dalam pergaulan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjaga izzah suami dalam segala hal&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak memasukkan orang lain ke dalam rumah tanpa seizin suami&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;c. Berkhidmat kepada suami&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menyiapkan dan melayani kebutuhan lahir batin suami&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyiapkan keberangkatan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengantarkan kepergian&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suara istri tidak melebihi suara suami&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Istri menghargai dan berterima kasih terhadap perlakuan dan pemberian suami&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;2. Memahami hak istri terhadap suami dan kewajiban suami terhadap istri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Istri berhak mendapat mahar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;b. Mendapat perhatian dan pemenuhan kebutuhan lahir batin&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Mendapat nafkah: sandang, pangan, papan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapat pengajaran Diinul Islam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suami memberikan waktu untuk memberikan pelajaran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberi izin atau menyempatkan istrinya untuk belajar kepada seseorang atau lembaga dan mengikuti perkembangan istrinya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suami memberi sarana untuk belajar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Suami mengajak istri untuk menghadiri majlis ta’lim, seminar atau ceramah agama&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;c. Mendapat perlakuan baik, lembut dan penuh kasih saying&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Berbicara dan memperlakukan istri dengan penuh kelembutan lebih-lebih ketika haid, hamil dan paska lahir&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sekali-kali bercanda tanpa berlebihan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendapat kabar perkiraan waktu kepulangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperhatikan adab kembali ke rumah&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;B.	Faktor Penunjang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Realistis dalam kehidupan berkeluarga&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Realistis dalam memilih pasangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Realistis dalam menuntut mahar dan pelaksanaan walimahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Realistis dan ridho dengan karakter pasangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Realistis dalam pemenuhan hak dan kewajiban&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;2. Realistis dalam pendidikan anak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan Tarbiyatul Awlad (pendidikan anak) memerlukan satu kata antara ayah dan ibu, sehingga tidak menimbulkan kebingungan pada anak. Dalam memberikan ridho’ah (menyusui) dan hadhonah (pengasuhan) hendaklah diperhatikan muatan:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tarbiyyah Ruhiyyah (pendidikan mental)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tarbiyah Aqliyyah (pendidikan intelektual)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tarbiyah Jasadiyyah (pendidikan Jasmani)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;3. Mengenal kondisi nafsiyyah suami istri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Menjaga kebersihan dan kerapihan rumah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Membina hubungan baik dengan orang-orang terdekat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;a. Keluarga besar suami / istri&lt;br&gt; b. Tetangga&lt;br&gt; c. Tamu&lt;br&gt; d. Kerabat dan teman dekat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Memiliki ketrampilan rumah tangga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Memiliki kesadaran kesehatan keluarga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;C.	Faktor Pemeliharaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Meningkatkan kebersamaan dalam berbagai aktifitas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Menghidupkan suasana komunikatif dan dialogis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Menghidupkan hal-hal yang dapat merusak kemesraan keluarga baik dalam sikap, penampilan maupun prilaku&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah sekelumit tentang pernikahan dan pembentukan keluarga sakinah. Semoga Allah memberi kekuatan, kesabaran dan keberkahan kepada kita dalam membentuk keluarga sakinah yang mawaddah wa rahmah sehingga terealisir izzatul islam walmuslimin. Amin. []&lt;/p&gt; &lt;p&gt;—&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Catatan Kaki:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[1] Albidayah Wan Nihayah, oleh Ibnu Katsir 5:356, Al Ishobah fi Tamyizis        Shohabah, Ibu Hajar 1:3&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[2] Al Jami’ Ash-shogir, oleh As-suyuthi, HR. Baihaqi dari hadits Abi Amanah RA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;[3] Majalah Al-Wa’yu, Jum 1969, Hal 6&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Daftar Pustaka:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Al-qur’an Terjemahan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Al-Iroqi, Butsaiman As-sayyid. Rahasia Pernikahan yang    bahagia, Cetakan I.Pustaka Azzam, Jakarta, Oktober 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Isa, Abdul Ghalib Ahmad. Pernikahan Islam, cetakan I,  Pustaka Manthiq, Solo April 1997&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yusuf, Husein Muhammad. Keluarga Muslim dan  Tantangannya, Cetakan 9, Gema Insani Press, Mei 1994&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hamid, Muhammad abdul Halim, Bagaimana membahagiakan  Istri, Cetakan 2 Citra Islami Press, September 1993&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hawwa, Said, Panduan Membina Rumah Tangga Islami&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Qardawi, prof. Dr. Yusuf, Ruang Lingkup Aktifitas wanita Muslimah, Pustaka Al-kautsar, Cetakan II, Juli 1996&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;sumber  : &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/pernikahan-sebagai-landasan-menuju-keluarga-sakinah/"&gt;Dakwatuna.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/BHILLI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/BHILLI%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt=""&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-1219423284427358820?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/1219423284427358820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=1219423284427358820' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1219423284427358820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1219423284427358820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/pernikahan-sebagai-landasan-menuju.html' title='Pernikahan sebagai Landasan Menuju Keluarga Sakinah Oleh: Hj. Yoyoh Yusroh, SPdi. '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3648415262263390511</id><published>2009-01-06T20:43:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T01:44:31.923-08:00</updated><title type='text'>kupinang kau dengan Hamdallah</title><content type='html'>Di antara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah diciptakannya pasangan-pasanganmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung padanya. Dan Allah menjadikan di antara kalian perasaan tenteram dan kasih sayang. Pada yang demikian ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir.&lt;br&gt;Ketika tiba masa usia aqil baligh, maka perasaan ingin memperhatikan dan diperhatikan lawan jenis begitu bergejolak. Banyak perasaan aneh dan bayang-bayang suatu sosok berseliweran tak karuan. Kadang bayang-bayang itu menjauh tapi kadang terasa amat dekat. Kadang seorang pemuda bisa bersikap acuh pada bayang-bayang itu tapi kadang terjebak dan menjadi lumpuh. Perasaan sepi tiba-tiba menyergap ke seluruh ruang hati. Hati terasa sedih dan hidup terasa hampa. Seakan apa yang dilakukannya jadi sia-sia. Hidup tidak bergairah. Ada setitik harapan tapi berjuta titik kekhawatiran justru mendominasi.&lt;br&gt;Perasaan semakin tak menentu ketika harapan itu mulai mengarah kepada lawan jenis. Semua yang dilakukannya jadi serba salah. Sampai kapan hal ini berlangsung? Jawabnya ada pada pemuda itu sendiri. Kapan ia akan menghentikan semua ini. Sekarang, hari ini, esok, atau tahun- tahun besok. Semakin panjang upaya penyelesaian dilakukan yang jelas perasaan sakit dan tertekan semakin tak terperikan. Sebaliknya semakin cepat / pendek waktu penyelesaian diupayakan, kebahagiaan &amp;amp; kegairahan hidup segera dirasakan. Hidup menjadi lebih berarti &amp;amp; segala usahanya terasa lebih bermakna.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;Penyelesaian apa yang dimaksud? Menikah! Ya menikah adalah alat solusi untuk menghentikan berbagai kehampaan yang terus mendera. Lantas kapan? Bilakah ia bisa dilaksanakan? Segera! Segera di sini jelas berbeda dengan tergesa- gesa. Untuk membedakan antara segera dengan tergesa- gesa, bisa dilihat dari dua cara :&lt;br&gt;Pertama, tanda-tanda hati. Orang yang mempunyai niat tulus, kata Imam Ja'far, adalah dia yang hatinya tenang, sebab hati yang tenang terbebas dari pemikiran mengenai hal-hal yang dilarang, berasal dari upaya membuat niat murni untuk Allah dalam segala perkara. Kalau menyegerakan menikah karena niat yang jernih, Insya Allah hati akan merasakan sakinah, yaitu ketenangan jiwa saat menghadapi masalah-masalah yang harus diselesaikan. Kita merasa yakin, meskipun harapan &amp;amp; kekhawatiran meliputi dada. Lain lagi dengan tergesa-gesa. Ketergesaan ditandai oleh perasaan tidak aman &amp;amp; hati yang diliputi kecemasan yang memburu.&lt;br&gt;Kedua, tanda-tanda perumpamaan. Ibarat orang bikin bubur kacang hijau, ada beberapa bahan yang diperlukan. Bahan paling pokok adalah gula &amp;amp; kacang hijau. Jika gula &amp;amp; kacang hijau dimasukkan air kemudian direbus, maka akan didapati kacang hijau tidak mengembang. Ini namanya tergesa-gesa. Kalau gula baru dimasukkan setelah kacang hijaunya mekar ini namanya menyegerakan. Tapi kalau lupa, tidak segera memasukkan gula setelah kacang hijaunya mekar cukup lama orang akan kehilangan banyak zat gizi yang penting.&lt;br&gt;Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda : "Tiga orang yang selalu diberi pertolongan Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah, seorang penulis yang selalu memberi penawar &amp;amp; seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya" (HR Thabrani)&lt;br&gt;Banyak jalan yang dapat menghantarkan orang kepada peminangan &amp;amp; pernikahan. Banyak sebab yang mendekatkan dua orang yang saling jauh menjadi suami istri yang penuh barakah &amp;amp; diridhai Allah. Ketika niat sudah mantap &amp;amp; tekad sudah bulat, persiapkan hati untuk melangkah ke peminangan. Dianjurkan, memulai lamaran dengan hamdalah &amp;amp; pujian lainnya kepada Allah SWT. Serta Shalawat kepada Rasul-Nya. Abu Hurairah r.a. menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda : "Setiap perkataan yang tidak dimulai dengan bacaan hamdalah, maka hal itu sedikit barakahnya (terputus keberkahannya)" HR Abu Daud, Ibnu Majah &amp;amp; Imam Ahmad.&lt;br&gt;Setelah peminangan disampaikan, biarlah pihak wanita &amp;amp; wanita yang bersangkutan untuk mempertimbangkan. Sebagian memberikan jawaban segera, sebelum kaki bergeser dari tempat berpijaknya, sebab menikah mendekatkan kepada keselamatan akhirat, sedang calon yang datang sudah diketahui akhlaqnya, sebagian memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa memberi kepastian apakah pinangan diterima atau ditolak, karena pernikahan bukan untuk sehari dua hari.&lt;br&gt;Apapun, serahkan kepada keluarga wanita untuk memutuskan. Mereka yang lebih tahu keputusan apa yang terbaik bagi anaknya. Anda harus husnudzan pada mereka. Bukankah ketika meminang wanita berarti anda mempercayai wanita yang diharapkan oleh anda beserta keluarganya.&lt;br&gt;Keputusan apapun yang mereka berikan, sepanjang didasarkan atas musyawarah yang lurus, akan baik dan Insya Allah memberi akibat yang baik bagi anda. Tidak kecewa orang yang istikharah &amp;amp; tidak merugi orang yang musyawarah. Maka apapun hasil musyawarah, sepanjang dilakukan dengan baik, akan membuahkan kebaikan. Sebuah keputusan tidak bisa disebut buruk atau negatif, jika memang didasarkan kepada musyawarah yang memenuhi syarat, hanya karena tidak memberi kesempatan kepada anda untuk menjadi anggota keluarga mereka. Jika niat anda memang untuk silaturrahim, bukankah masih tersedia banyak peluang untuk menyambung?&lt;br&gt;Anda telah meminangnya dengan hamdalah, anda telah dimampukan datang oleh Allah Yang Maha Besar. Dia-lah Yang Maha Lebih Besar. Semuanya kecil. Ada pelajaran yang sangat berharga dari Bilal bin Rabbah tentang meminang. Ketika ia bersama Abu Ruwaihah menghadap kabilah Khaulan, Bilal mengemukakan : "Jika pinangan kami anda terima, kami ucapkan Alhamdulillah. Dan kalau anda menolak, maka kami ucapkan Allahu Akbar." Maka, kalau pinangan yang anda sampaikan ditolak, agungkan Allah, semoga anda tetap berbaik sangka kepada Allah &amp;amp; juga kepada keluarganya. Sebab bisa jadi, penolakan merupakan jalan pensucian jiwa dari kedzaliman diri sendiri, bisa jadi penolakan merupakan proses untuk mencapai kematangan, kemantapan &amp;amp; kejernihan niat. Sementara ada banyak hal yang dapat mengotori niat. Bisa jadi Allah hendak mengangkat derajat anda, kecuali anda justru malah merendahkan diri sendiri. Tapi hati perlu diperiksa, jangan-jangan perasaan itu muncul karena ujub.&lt;br&gt;Kekecewaan, mungkin saja timbul. Barangkali ada perasaan yang perih, barangkali juga ada yang merasa kehilangan rasa percaya diri saat itu. Ini merupakan reaksi psikis yang wajar, kecewa adalah perasaan yang manusiawi, tetapi ia harus diperlakukan dengan cara yang tepat agar ia tidak menggelincirkan ke jurang kenistaan yang sangat gelap. Kecewa memang pahit. Orang sering tidak tahan menanggung rasa kecewa, mereka berusaha membuang jauh-jauh sumber kekecewaan. Sekilas nampak tidak ada masalah, tetapi setiap saat berada dalam kondisi rawan. Perasaan itu mudah bangkit lagi dengan rasa sakit yang lebih perih. Dan yang demikian tidak dikehendaki Islam. Islam menghendaki kekecewaan itu menghilang perlahan-lahan secara wajar. Sehingga kita bisa mengambil jarak dari sumber kekecewaan dengan tidak kehilangan obyektivitas &amp;amp; kejernihan hati, kita menjadi lebih tegar, meskipun proses yang dibutuhkan untuk menghapus kekecewaan lebih lama.&lt;br&gt;Kalau anda merasa kecewa, periksalah niat anda. Dibalik yang dianggap baik, mungkin ada niat yang tidak lurus. Periksalah motif-motif yang melintas dalam batin. Selama peminangan hingga saat menunggu jawaban. Kemudian biarkan hati memproses secara wajar sampai menemukan kembali ketenangan secara mantap.&lt;br&gt;Tetapi kalau jawaban yang diberikan oleh keluarga wanita sesuai harapan, berbahagialah sejenak. Bersyukurlah. Insya Allah kesendirian yang dialami dengan menanggung rasa sepi sebentar lagi akan menghapus kepenatan selama di luar rumah. Insya Allah sebentar lagi.&lt;br&gt;Tunggulah beberapa saat. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk melakukan apa saja yang menjadi hak anda bersamanya. Akan tiba masanya anda merasakan kehangatan cintanya. Kehangatan cinta wanita yang telah mempercayakan kesetiaannya kepada anda. Setelah tiba masanya, halal bagi anda untuk menemukan pangkuannya ketika anda risau.&lt;br&gt;Selama menunggu, ada kesempatan untuk menata hati. Melalui pernikahan Allah memberikan banyak keindahan &amp;amp; kemuliaan. Wanita boleh menawarkan Islam memberikan penghormatan yang suci kepada niat &amp;amp; ikhtiar untuk menikah. Nikah adalah masalah kehormatan agama, bukan sekedar legalisasi penyaluran kebutuhan biologis dengan lawan jenis. Islam memperbolehkan kaum wanita untuk menawarkan dirinya kepada laki-laki yang berbudi luhur, yang ia yakini kehormatan agamanya, dan kejujuran amanahnya menjadi suaminya. Dan Khadijah r.a atas teladan bagi wanita yang bermaksud untuk menawarkan diri.&lt;br&gt;Sikap menawarkan diri menunjukkan ketinggian akhlaq &amp;amp; kesungguhan untuk mensucikan diri. Sikap ini lebih dekat kepada ridha Allah &amp;amp; untuk mendapatkan pahala-Nya, Allah pasti mencatatnya sebagai kemuliaan &amp;amp; mujahadah yang suci. Tidak peduli tawarannya diterima atau ditolak, terutama kalau ia tidak mempunyai wali. Insya Allah, jika sikap menawarkan diri dilakukan dengan ketinggian sopan santun, tidak akan menimbulkan akibat kecuali yang maslahat. Seorang laki-laki yang memiliki pengetahuan yang mendalam pasti akan meninggikan penghormatan seperti ini, kecuali laki-laki yang rendah &amp;amp; tidak memiliki kehormatan, kecuali sekedar apa yang disangkanya sebagai kebaikan.&lt;br&gt;Imam Bukhari menceritakan cerita dari Anas r.a ada seorang wanita yang datang menawarkan diri kepada Rasulullah SAW dan berkata : "Ya Rasulullah! Apakah baginda membutuhkan daku?" Putri Anas yang hadir &amp;amp; mendengarkan perkataan wanita itu mencela sang wanita yang tidak punya harga diri &amp;amp; rasa malu, "Alangkah sedikitnya rasa malunya, sungguh memalukan, sungguh memalukan." Anas berkata kepada putrinya : "Dia lebih baik darimu, Dia senang kepada Rasulullah SAW lalu dia menawarkan dirinya untuk beliau!" (HR Bukhari)&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3648415262263390511?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3648415262263390511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3648415262263390511' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3648415262263390511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3648415262263390511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/kupinang-kau-dengan-hamdallah.html' title='kupinang kau dengan Hamdallah'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2901228733248107523</id><published>2009-01-05T02:47:00.000-08:00</published><updated>2009-01-05T07:49:10.486-08:00</updated><title type='text'> Bacakan Doa Qunut Nazilah Bagi Gaza </title><content type='html'>Ketika agresi udara Zionis atas kota Gaza pertama kali pecah sabtu yang lalu tanggal 27 Desember 2008 kami menerima e-mail dari seorang kawan di Damaskus, Suriah. Beginilah sebagian isi suratnya: &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;”Masjid-masjid di seantero Damaskus basah oleh air mata para jama'ah, ketika para imam menutup rakaat terakhir solat Asar tadi dengan Qunut Nazilah yang menggetarkan. Para imam itu mengangkat tangan ke langit dan berdoa,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;"Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;turunkan para Malaikatmu untuk membantu para Mujahidin di Gaza dan Seluruh Palestina,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;sebagaimana telah kau turunkan ribuan Malaikat di Badar, di Khandaq dan di Tabuk.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;ringankanlah penderitaan saudara-saudara kami di Gaza,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;kuatkanlah terus generasi baru dari antara anak-anak mereka,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;menjadi generasi yang akan membawa kami pada kejayaan Islam lewat Jihad fii Sabiilillah.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;janganlah Kau biarkan kami termasuk orang-orang yang berpangku tangan melihat kezaliman atas saudara-saudara kami.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2035/2479273165_79f5ac1d8a_m.jpg" alt="" width="200" align="left" border="2" height="150"&gt;&lt;i&gt;Daftarkan nama-nama kami dalam daftar panjang para Mujahidin Mukhlisin dan para Syuhada yang menjemput Syurga-Mu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Jangan Kau biarkan dunia yang hina ini melingkupi kehidupan kami sampai lupa pada Negeri Akhirat-Mu.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Ya Hayyu Ya Qayyum, Wahai Yang Maha Hidup Yang Maha Memelihara,&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;anugerahkan kepada kami kesabaran memegang teguh agama-Mu dan wafatkan kami dalam keadaan Muslim."&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seiring waktu dimana perang ini telah memasuki hari ke sepuluh, semakin banyak masjid di seantero dunia yang mengharuskan pembacaan doa Qunut Nazilah setiap sholat lima waktu. Doa Qunut Nazilah merupakan Qunut yang dibaca Nabi Muhammad &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; untuk mendoakan kebaikan suatu kaum atau untuk kebinasaan suatu kaum yang lain. Doa ini dibaca pada saat sholat berjamaah. Doa ini dibaca pada rakaat terakhir sesudah ruku terakhir setelah berdiri i’tidal setelah membaca kalimat:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Lalu dalam posisi berdiri Imam sholat dan seluruh ma’mum mengangkat kedua tangan lalu mengaminkan doa Qunut Nazilah yang dipimpin  Imam sholat berjamaah.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saudaraku, ketahuilah bahwa doa merupakan salah satu senjata penting kaum muslimin. Itulah sebabnya menjelang Perang Badar Nabi &lt;em&gt;shollallahu ’alaih wa sallam&lt;/em&gt; mengawali perang dengan berdoa memohon pertolongan Allah bagi kemenangan pasukan Islam. Sedemikian khusyu’nya beliau berdoa sehingga sempat tiga kali surbannya jatuh dan setiap kali jatuh diangkat kembali oleh sahabat Abu Bakar.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3237/2954313281_83f0c833f9_m.jpg" alt="" align="left" border="2"&gt;Saudaraku, jangan pernah remehkan pengaruh doa Anda apalagi jika mendoakan saudara muslim tanpa sepengetahuan fihak yang didoakan. Doa Qunut Nazilah yang kita bacakan sekarang berkaitan dengan pembantaian pasukan Zionis Israel atas saudara-saudara kita kaum muslimin di Gaza, Palestina. Intinya kita memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar menolong dan memenangkan kaum muslimin dan mujahidin Palestina di Gaza sembari mengharapkan kekalahan bahkan kehancuran fihak Yahudi Zionis Israel.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Biasanya doa Qunut Nazilah diawali dengan pembacaan doa Qunut seperti biasa oleh Imam Sholat berjamaah. Lalu sesudah itu barulah sang Imam memimpin doa yang lebih spesifik berkenaan dengan penderitaan saudara-saudara kita di Gaza. Doa Qunut yang biasa berbunyi sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ ، وَعَافِنَا فِيمَنَ عَافَيْتَ ، وتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ ،&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt; وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ ، إِنَّكَ تَقْضِي وَلا يُقْضَى عَلَيْكَ ،&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt; وَإِنَّهُ لا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ ، تَبَارَكْتَ وَتَعَالَيْتَ&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“Ya Allah, berilah kami petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Selamatkanlah kami dalam golongan orang-orang yang Engkau telah pelihara. Uruslah kami di antara orang-orang yang telah Engkau urus.  Berkahilah kami dalam segala sesuatu yang Engkau telah berikan. Hindarkanlah kami dari segala bahaya yang Engkau telah tetapkan. Sesungguhnya Engkaulah yang menentukan dan bukan yang ditentukan. Sesungguhnya tidak akan jadi hina orang yang telah Engkau lindungi. Engkau wahai Rabb kami adalah Maha Mulia dan Maha Tinggi.” (HR Thabrani 3/123)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sesudah itu barulah Imam berdoa sambil diamini oleh jamaah. Doa spesifik ini bisa berbeda antara satu Imam dengan Imam lainnya. Ia boleh mengembangkannya sendiri. Yang penting isinya adalah mengharapkan kebaikan bagi fihak kaum muslimin dan kekalahan atas fihak musuh yang menganiaya atau memerangi kaum muslimin. Di antaranya ia bisa berbunyi seperti di bawah ini:&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَ الْمُسلِمِين اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَاننَاَ الْمُسلِمِين وَ المُجَاهِدِينَ فِي فِلِسْطِين اللَّهُمَّ ثَبِّتْ إِيمَانَهُمْ وَ أَنْزِلِ السَّكِينَةَ عَلَى قُلُوبِهِم وَ وَحِّدْ صُفُوفَهُمْ&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;اللَّهُمَّ أَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَ المُشْرِكِينَ اللَّهُمَّ دَمِّرِ الْيَهُود وَ إِسْرَآئِل&lt;/p&gt; &lt;p class="ArabCenter"&gt;وَ شَتِّتْ شَمْلَهُم وَ فَرِّقْ جَمْعَهُمْ اللَّهُمَّ انْصُرْ المُجَاهِدِينَ عَلَى أَعْدَائِنَا أَعْدَاءَ الدِّين بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّحِمِينَ وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;“Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina. Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati mereka dan satukanlah barisan mereka. Ya Allah, hancurkanlah kaum kuffar dan kaum musyrikin. Ya Allah, binasakanlah kaum Yahudi dan pasukan Israel dan cerai-beraikanlah kesatuan mereka. Ya Allah, menangkanlah kaum Mujahidin atas musuh kami musuh agama dengan RahmatMu, Wahai Yang Maha Pengasih. Dan sampaikanlah Sholawat kami  kepada Nabi Muhammad.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Saudaraku, tidak banyak yang bisa kita lakukan. Sungguh, kita sangat geram, sedih sekaligus menyesal bahwa tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk kaum Muslimin Palestina di Gaza. Mereka dizalimi oleh kekuatan terlaknat pasukan Zionis Israel. Mereka diharuskan berada di dalam sebuah pertempuran tidak seimbang. Hanya doa yang bisa kita kirim untuk mereka. Ingatlah, doa bukan perkara ringan. Ia merupakan senjata orang beriman. Marilah kita mengharuskan diri membaca doa Qunut Nazilah dalam sholat-sholat kita pada hari-hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.infopalestina.com/ms/DataFiles/Cache/TempImgs/2009/1/tnkremuk_300_0.jpg" alt="" width="200" align="left" border="2" height="132"&gt;Sekedar kabar gembira, berdasarkan informasi dari &lt;i&gt;Al-Markaz Al-Filistini Al-I’lamy&lt;/i&gt; dikabarkan bahwa Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas menegaskan Ahad malam kemarin bahwa mereka berhasil membunuh 11 serdadu Israel dan melukai 48 lainnya dalam 24 jam sejak operasi darat Israel dimulai di Jalur Gaza. Di antara korban yang tewas itu ada seorang komandan dengan pangkat kolonel. Sementara itu Jubir Batalion Al-Quds, sayap militer Jihad Islami, Abu Hamd menegaskan bahwa faksi-faksi perlawanan Palestina di wilayah perkampungan Zaitun berhasil   menghancurkan tujuh tank dan ada puluhan serdadu Israel tewas dan lainnya luka-luka. Ia menegaskan bahwa serdadu Israel terjebak dalam banyak ranjau bom.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudaraku, doa Anda tidak ada yang diabaikan oleh Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengbulkan doa hamba-hambaNya yang beriman dan beramal sholeh. Percayalah, kemenangan Islam dan Ummat Islam pasti terjadi, sebab itulah skenario Allah....&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt; Allahu Akbar wa lillahilhamd...!!!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;Takbir......&lt;br&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2901228733248107523?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2901228733248107523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2901228733248107523' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2901228733248107523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2901228733248107523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/bacakan-doa-qunut-nazilah-bagi-gaza.html' title=' Bacakan Doa Qunut Nazilah Bagi Gaza '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2035/2479273165_79f5ac1d8a_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7910127961712348273</id><published>2009-01-04T01:58:00.000-08:00</published><updated>2009-01-04T07:03:15.903-08:00</updated><title type='text'>Surat untuk Calon Istriku</title><content type='html'>&lt;font style="color: rgb(255, 204, 51);" size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Buat calon istriku tersayang. Rasanya aneh sekali yah ketika aku menuliskan surat ini untukmu. Kita sama-sama belum pernah bertemu, tahu namamu apalagi melihat wajahmu. Saya pun tak tahu siapa, dimana dan bagaimana rupa dirimu itu. Tapi satu hal yang aku yakini bahwa kamu ada dan nyata dihadapanku.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt; Calon istriku, sudah lama aku merindukan kehadiranmu. Telah lama aku menantimu dan terus mencarimu. Tetapi selama ini yang aku temui adalah mereka yang hanya singgah sesaat lalu pergi, dan bukan kau yang akan abadi di sampingku seperti kehendak-Nya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Calon istriku, engkau adalah belahan jiwaku, kekasihku, aku tak punya arti apa-apa tanpamu disisiku. Aku tak akan pernah bosan mencarimu. Saat ini, Dia masih saja menyembunyikanmu dariku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Sayapun tahu, jodoh adalah suatu misteri yang telah Allah tetapkan bagi hambanya. Namun, aku yakin suatu saat kita pasti dipertemukan dalam situsi yang dianggap tepat oleh-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Calon istriku, Jika saatnya Dia telah berkenan mempertemukan kita, aku akan menjagamu, di sampingmu selalu, sampai batas waktu yang tak ditentukan. Dan akan menjalani hidup yang abadi juga bersamamu. Aku selalu sayang padamu, merindukanmu, kini dan kelak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Siapapun engkau, aku yakin kau adalah orang yang sangat istimewa seperti doa-doa yang aku panjatkan selama ini kepada-Nya. EngKau pasti jauh lebih cantik dari mereka yang hanya selintas dalam pandangan mataku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Aku menantimu selalu, wahai calon istriku. Semoga calon istriku dilindungi Allah SWT selalu. Engkau akan selalu ada dalam hatiku. Siapapun engkau, masih dirahasiakan Tuhan dariku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Aku jatuh cinta padamu. Jika saatnya tiba, aku akan tahu bahwa itu adalah engkau, orang yang aku cari selama ini dengan hatiku. Aku akan tahu bahwa itu kau, dengan mata hatiku. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt; &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;font style="color: rgb(255, 204, 51);" size="5"&gt;&lt;span style="font-size: 24pt;font-family: "Edwardian Script ITC";"&gt;Salam dari calon suamimu…&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Jazzakallah Untuk &lt;a href="http://pangerans.multiply.com/"&gt;Ustdz. Cheppy Permana&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7910127961712348273?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7910127961712348273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7910127961712348273' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7910127961712348273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7910127961712348273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/surat-untuk-calon-istriku.html' title='Surat untuk Calon Istriku'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2380871353909342448</id><published>2009-01-03T03:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-03T08:34:12.970-08:00</updated><title type='text'>Koran Libanon: Abbas dan Dahlan Terlibat dalam Konspirasi Atas Gaza</title><content type='html'>&lt;p style="font-size: 10pt;" align="left"&gt;     &lt;strong&gt;Beirut – Infopalestina:&lt;/strong&gt; Koran Libanon “as Safir” mengungkap bahwa otoritas Ramallah telah memindahkan 400 pesonel keamanan dari anasir yang dulu dipimpin tokoh kudeta dari gerakan Fatah, Muhammad Dahlan, ke Kairo, 36 jam setelah agresi Zionis Israel ke Jalur Gaza. Ini sebagai jalan pengiriman mereka ke &lt;st1:city w:st="on"&gt;Gaza&lt;/st1:city&gt; setelah pemerintahan Hamas di Jalur &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Gaza&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; jatuh, sebagaimana yang mereka harapkan.&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-size: 10pt;" align="left"&gt;Koran as Safir edisi Sabtu (03/01) mengatakan, “Belum lewat 36 jam dimulainya serangan udara &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt; ke &lt;st1:city w:st="on"&gt;Gaza&lt;/st1:city&gt;, Kairo mengumpulkan para pejabat utusan dari Ramallah, Aman, Tel Aviv, &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:state w:st="on"&gt;Washington&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; dan salah satu Negara teluk.” &lt;/p&gt;   &lt;p style="font-size: 10pt;" align="left"&gt;As Safir menyebutkan hal ini langsung mendapatkan respond an terjadi gerakan di sebagian hotel terkenal demikian juga di sebagian kedubes asing dan Arab, termasuk kantor-kantor dubes. Sementara itu Muhammad Dahlan, berangkat dari Tepi Barat ke Kairo menggunakan pesawat milik salah satu perusahaan penerbangan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-size: 10pt;" align="left"&gt;As Safir menambahkan, “Dengan jalan yang sama terjadi gerakan 400 personel anggota kepolisian Palestina dari Tepi Barat ke tanah Mesir. Mereka bersiap siaga di darah al Arisy menunggu perintah menuju Jalur Gaza dengan dua cara, apakah segera setelah pemerintah Hamas jatuh akibat serangan &lt;st1:country-region w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; atau setelah dicapainya kesepakatan yang menjamin penyerahan diri Hamas. Pengiriman kelompok Dahlan ke Jalur &lt;st1:city w:st="on"&gt;Gaza&lt;/st1:city&gt; ini dalam kerangka keputusan internasional dan Arab yang dilindungi keamanan Mesir dan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Israel&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;.”&lt;/p&gt;   &lt;p style="font-size: 10pt;" align="left"&gt;As Safir menegaskan bahwa Dahlan tidak cukup berhenti hanya dengan peran ini. Dijelaskan bahwa pertemuan-pertemuan keamanan yang diadakan di Kairo tidak hanya membahas setelah jatuhnya Hamas. As Safir mengungkap diberikannya informasi rinci seputar sejumlah target. Meskipun apa yang dimiliki penjajah sendiri tidaklah sederhana. Dalam musyawarah antara petinggi ini menghasilkan satu hal: masalahnya adalah masalah hari, tidak lebih… &lt;i&gt;(seto)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2380871353909342448?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2380871353909342448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2380871353909342448' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2380871353909342448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2380871353909342448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/koran-libanon-abbas-dan-dahlan-terlibat.html' title='Koran Libanon: Abbas dan Dahlan Terlibat dalam Konspirasi Atas Gaza'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3894693095178842848</id><published>2009-01-02T16:32:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T21:40:59.794-08:00</updated><title type='text'>--Zaujatii (Istriku)--</title><content type='html'> &lt;div id="item_body" class="bodytext" author="psychosiwo" author_possessive="psychosiwo's"&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 51);" lang="AR-SA"&gt;احبك مثلما انتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Uhibbuki mitsla maa anti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font style="font-style: italic;color: rgb(51, 204, 0);" size="3"&gt;Aku mencintaimu apapun dirimu&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;احبك كيفما كنتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="font-style: italic;color: rgb(51, 204, 0);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Uhibbuki kaifa maa Kunti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="font-style: italic;color: rgb(51, 204, 0);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Aku mencintaimu bagaimanapun keadaanmu&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;ومهما كان مهما صار&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Wa mahmaa kaana mahmaa shooro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Apapun yang terjadi dan kapanpun&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;انتي حبيبتى انتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Antii habiibatii anti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" size="3"&gt;Engkaulah cintaku&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;زوجتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Zaujatii&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font style="font-style: italic;" size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Duhai istriku&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;انتي حبيبتى انتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Antii habiibatii anti&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Engkaulah kekasihku&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;حلالي انت لا اخشى عزولا همه مقتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;لقد اذن الزمان لنا بوصل غير منبتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Halaalii anti laa akhsyaa 'azuulan himmuhuu maqti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Laqod adzinaz zamaanu lanaa biwushlin ghoiri munbatti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Engkau istriku yang halal, aku tidak peduli celaan orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Kita satu tujuan untuk selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;سقيت الحب في قلبي بحسن الفعل والسمت&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;يغيب السعد إن غبت ويصفو العيش إن جئت&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Saqoitil hubba fii qolbii bihusnil fi'li wassamti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;yaghiibus sa'du in ghibti wa yashful 'aisyu in ji'ti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Engkau sirami cinta dalam hatiku dengan indahnya perangaimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kebahagiaanku lenyap ketika kamu menghilang lenyap , &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Hidupku menjadikan terang ketika kamu disana &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;نهاري كادح حتى إذا ما عدت للبيت&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;لقيتك فانجلى عني ضناى اذا ما تبسمت&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Nahaarii kaadihun hattaa idzaa maa 'udtu lilbaiti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Laqiituki fanjalaa 'annii dhonaaya idzaa maa tabassamti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hari2ku berat sampai aku kembali ke rumah menjumpaimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font style="font-style: italic;" size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Maka lenyaplah keletihan ketika kamu senyum&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;font style="font-style: italic;" size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt; . &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;تضيق بى الحياة اذا بها يوما تبرمتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;فأسعى جاهدا حتى احقق ما تمنيتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tadhiiqu biyal hayaatu idzaa bihaa yauman tabarromti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Fa as'aa jaahidan hattaa uhaqqiqo maa tamannaiti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Jika suatu saat hidupmu menjadi sedih, maka aku akan berusaha keras&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Sampai benar-benar mendapatkan apa yang engkau inginkan&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;هنائى انت فلتهنئى بدفء الحب ما عشتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;color: rgb(255, 204, 102);" lang="AR-SA"&gt;فروحانا قد ائتلفا كمثل الارض والنبت&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Hanaa'ii anti faltahna'ii bidifil hubbi maa 'isyti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Faruuhanaa qodi'talafaa kamitslil ardhi wannabti&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Engkau kebahagiaanku . tanamkanlah kebahagiaan selamanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;"&gt;Jiwa-jiwa kita telah bersatu bagaikan tanah tumbuhan . &lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;فيا أملي ويا سكني&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(255, 204, 102);" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;ويا انسي وملهمتي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(255, 204, 102);" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span dir="rtl" style="font-size: 18pt;font-family: Arial;" lang="AR-SA"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 102);"&gt;يطيب العيش مهما ضاقت الايام ان طبتي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Fayaa amalii wa yaa sakanii wayaa unsii wa mulhimati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Yathiibul 'aisyu mahmaa dhooqotil ayyamu in thibti&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Duhai harapanku, duhai ketenanganku, duhai kedamaianku, duhai ilhamku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;font size="3"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;indahnya hidup ini&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;walaupun hari-hariku berat asalkan engkau bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="font-style: italic;" class="MsoNormal" align="center"&gt;&lt;font size="3"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt; ---------------------------------------- &lt;/span&gt;&lt;/font&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p class="MsoNormal" align="center"&gt; &lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;p align="center"&gt; Translate by :  &lt;/p&gt;    &lt;b&gt;Abu Tabah wa Saladin wa Jundullah wa Jannati&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;font style="color: rgb(51, 204, 0);" size="3"&gt;untukmu calon Istriku...&lt;/font&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;  &lt;/div&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3894693095178842848?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3894693095178842848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3894693095178842848' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3894693095178842848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3894693095178842848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/zaujatii-istriku.html' title='--Zaujatii (Istriku)--'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3675688687099841738</id><published>2009-01-02T02:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T07:38:02.407-08:00</updated><title type='text'>video demo </title><content type='html'>&lt;pre id="line986"&gt;Ini dia Video Demo 200 ribu masyarakat,KADER DAN SIMPATISAN PKS menentang Agresi israel&lt;br&gt;&lt;&lt;span class="start-tag"&gt;embed&lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt; src&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"http://appaux.vivanews.com/swf/vivaplayer-small.swf?fvideo=http%3A%2F%2Fmedia.vivanews.com%2Fvideos%2F2009%2F01%2F02%2F10198_demo_pks_dukung_palestina.flv&amp;amp;fpic=http%3A%2F%2Fmedia.vivanews.com%2Fthumbs%2F10198_demo_pks_dukung_palestina_videos_thumb_300_300.jpg" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;quality&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"high" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;bgcolor&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"#FFFFFF" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;name&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"vivaplayer-small" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;allowscriptaccess&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"always" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;allowfullscreen&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"false" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;type&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"application/x-shockwave-flash" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;pluginspage&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;width&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"300" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;align&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"middle" &lt;/span&gt;&lt;span class="attribute-name"&gt;height&lt;/span&gt;=&lt;span class="attribute-value"&gt;"225"&lt;/span&gt;&gt;&lt;br&gt;&lt;/pre&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3675688687099841738?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3675688687099841738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3675688687099841738' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3675688687099841738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3675688687099841738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/video-demo.html' title='video demo '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-8373588858503173833</id><published>2009-01-01T03:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T08:21:14.735-08:00</updated><title type='text'>Serangan Israel Tewaskan Pemimpin Politik Hamas</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SVztSQoKCs0AAAMyKSE1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SVztSQoKCs0AAAMyKSE1/NIZAR.jpg?et=WVjj91s3gwTOqsYJVP0lBw&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;Gaza&lt;/strong&gt; - Korban serangan Israel di Palestina telah mencapai lebih dari 340 orang dan melukai ribuan warga lainnya. Dalam serangan udara terakhir, Israel dikabarkan berhasil membunuh pemimpin senior Hamas, Nizar Rayan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hamas mengatakan, enam polisi Palestina termasuk keluarga Rayan ikut termasuk yang terbunuh dalam serangan tersebut. Sebelumnya, Rayan dikabarkan menolak saran Hamas untuk segera meninggalkan rumahnya untuk menghindari serangan Israel. Hamas menegaskan kalau Israel harus membayar mahal atas kematian Rayan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Beberapa saat sebelum serangan terjadi, Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mengatakan kalau Hamas telah berjuang dengan semangat baja, seperti dilansir dari &lt;em&gt;Reuters,&lt;/em&gt; Kamis (1/1/2009). Tidak berapa lama setelah Olmert berbicara, bangunan sepanjang pertokoan rusak akibat serangan udara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pejabat medis Palestina mengatakan, tiga warga sipil tewas dalam serangan udara itu dan melukai 100 orang lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Saya sangat berharap bisa berhasil dalam mencapai tujuan kami dengan cepat," kata Olmert. &lt;br&gt;&lt;b&gt;(mok/mok)&lt;br&gt;&lt;br&gt;sumber : &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/01/220753/1062000/10/serangan-israel-tewaskan-pemimpin-politik-hamas"&gt;detik.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-8373588858503173833?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/8373588858503173833/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=8373588858503173833' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8373588858503173833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8373588858503173833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/serangan-israel-tewaskan-pemimpin.html' title='Serangan Israel Tewaskan Pemimpin Politik Hamas'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4254177724312041765</id><published>2009-01-01T02:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-01T07:19:54.719-08:00</updated><title type='text'>bhillick rest area... </title><content type='html'>&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SVzcfQoKCs0AAB84I@A1"&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SVzeXAoKCs0AAGPr1Sk1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SVzeXAoKCs0AAGPr1Sk1/IMG-4951.JPG?et=7eEPfLmeo5TM1py9IYrkXQ&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SVzcfQoKCs0AAB84I@A1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SVzcfQoKCs0AAB84I@A1/IMG-5009.JPG?et=Z7nvU6zg93N941I0t%2CdxSw&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Assalamu'alikum warohmatullahi wabarakatuhu&lt;br&gt;All MPers saya mau promosikan tempat tinggal saya, yang diberi nama Bhillick Pesanggrahan, adalah lokasi memancing dan peristirahatan yang berada di daerah selatan Jakarta, tepatnya di Kampung Parung Bingung, Rangkapan Jaya Baru - Depok. cukup mudah akses menuju tempat ini, dengan jarak kurang dari 1 Km dari Masjid Kubah Mas "Dian Al Mahri", yang lokasinya sudah dikenal luas oleh masyarakat, menjadikan tempat ini sangat tepat bagi anda yg ingim berwisata alam sekaligus wisata religi. dengan luas 1 hektar lebih, Bhillick Pesanggrahan memiliki dua bangunan yg terdiri dari rumah panggung yang unik 90% terbuat dari kayu dengan dinding berlapis bilik dan lantai dari belahan bambu, menjadikan suanana di pedesaan makin terasa bila menempatinya. dan satu lagi bangunan permanen yang 100% terbuat dari bahan bangunan diperuntukan bagi yang belum terbiasa dengan suasana yg alamiah. beberapa kolam untuk memancing dan kolam pemeliharaan ikan, taman, dan kebun turut melengkapi keasrian suasana di Fishing Spot &amp; Rest Area Bhillick Pesanggrahan. dengan tarif Rp. 200.000,-/malam untuk 1 keluarga/lebih kami akan memberikan suasana yang sangat jarang ditemukan di daerah pusat kota. .&lt;br&gt;Rencana kedepan  akan kami kembangkan menjadi tempat outbond dan perkemahan&lt;br&gt;Hubungi : 021-94614686 / 0818675487 (ade)&lt;br&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4254177724312041765?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4254177724312041765/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4254177724312041765' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4254177724312041765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4254177724312041765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2009/01/bhillick-rest-area.html' title='bhillick rest area... '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3832950965535349502</id><published>2008-12-31T06:32:00.000-08:00</published><updated>2008-12-31T11:33:34.105-08:00</updated><title type='text'>)!( Delapan Kado Indah untuk orang-orang yang kita sayangi )!(</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;strong&gt;KEHADIRAN&lt;/strong&gt;. &lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;orang yang dikasihi adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat, telepon, foto atau SMS. Namun dengan berada di sampingnya, kita dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran kita sebagai pembawa kebahagiaan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;MENDENGAR&lt;/strong&gt;. &lt;br&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. &lt;span class="fullpost"&gt;Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tidak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengarkan dengan baik, pastikan bahwa kita dalam keadaan betul-betul santai dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan kita memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;DIAM&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;br&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;seperti halnya kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang lain. Tapi lebih dari segalanya, diam juga bisa menunjukan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong style="font-weight: bold;"&gt;KEBEBASAN&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="fullpost"&gt; mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “Kau bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;KEINDAHAN&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Siapa yang tak bahagia, jika orang kita sayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, kita pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas bunga segar dan cantik diruang keluarga atau meja makan yang tertata indah misalnya.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;TANGGAPAN POSITIF&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang bernar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, kita coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir kita mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi kita. Ingat-ingat pula, pernahkan kita memujinya?. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;KESEDIAAN MENGALAH&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran hebat. Bila kita memikirkan ini, berarti kita siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;SENYUMAN&lt;/strong&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(255, 204, 51);"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luas biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerahan suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia di sekeliling kita. Kapan terakhir kita menghadiahkan senyuman manis pada orang yang kita sayangi?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-weight: bold;"&gt;&lt;blink&gt;jangan Lupa COBLOS nomor DELAPAN di tanggal 9 April 2009&lt;a/&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3832950965535349502?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3832950965535349502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3832950965535349502' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3832950965535349502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3832950965535349502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/12/delapan-kado-indah-untuk-orang-orang.html' title=')!( Delapan Kado Indah untuk orang-orang yang kita sayangi )!('/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-20466493631947364</id><published>2008-11-14T17:23:00.000-08:00</published><updated>2008-11-14T22:27:55.605-08:00</updated><title type='text'>Pesantren Karyawan angkatan I</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr wb, bagi kawan kawan MPers yg memiliki waktu luang untuk dapat hadir dan mengikuti program pelatihan heart power&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-20466493631947364?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/20466493631947364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=20466493631947364' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/20466493631947364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/20466493631947364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/11/pesantren-karyawan-angkatan-i.html' title='Pesantren Karyawan angkatan I'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-8602588768882172906</id><published>2008-10-21T17:27:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T21:30:03.710-07:00</updated><title type='text'>Idap Diabetes? Rebus Buah Pinang!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Ini Resep untuk para pengidap diabetes di copy dari situs berita &lt;a href="http://www.detik.com"&gt;Detik.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Semoga bermamfaat&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jayapura&lt;/strong&gt; - Buah pinang dipercaya oleh masyarakat Papua mempunyai sejumlah khasiat. Salah satunya menyembuhkan penyakit diabetes yang diakibatkan tingginya kadar gula di dalam darah.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Buah ini dapat menyembuhkan penyakit gula," ujar pedagang buah pinang, Lina (44), di salah satu pasar di pusat kota Jayapura, Papua, pekan lalu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Caranya, kata ibu berkacamata ini, pilih buah pinang yang berbentuk agak bulat dan berwarna kuning di ujungnya. Buah tersebut lantas dicuci bersih kemudian dimasak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Terus minum itu punya air. Sekali rebus sedikitnya dua biji buah pinang," jelasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Buah pinang juga bermanfaat untuk memperkuat gigi. "Gigi kita jadi bagus, tidak mudah patah," kata Yance, pedagang lainnya yang berada di samping Lina.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Lina, masyarakat Papua memang mempunyai kebiasaan mengunyah buah pinang, mulai dari anak kecil, remaja, hingga orang dewasa. Buah tersebut dikunyah dengan buah sirih dan kapur.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena sering mengunyah buah pinang, gusi dan bibir penduduk Papua terlihat berwarna merah. Namun, air buah pinang ini tidak ditelan, melainkan dibuang.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lina dan kebanyakan pedagang menjual buah pinang dalam bentuk tumpukan kecil. Satu tumpuk berisi 15-16 biji dan dihargai Rp 20 ribu.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kalau anak-anak belinya satu-satu. Harganya cuma Rp 1.000," kata Lina, yang tinggal di Jl Gajah Putih, kota Jayapura.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lina mengatakan, buah pinang yang dijualnya itu berasal dari daerah Tanah Merah. Setiap kulakan, dia biasa membeli satu karung berukuran 25 kilogram dengan harga Rp 700 ribu. Buah pinang sebanyak itu ludes terjual dalam satu hari.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Untuk kapur, saya bakar sendiri," kata dia.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penguasa pasar buah pinang ternyata bukan pedagang asli Papua, melainkan pendatang dari Makassar. "Jadi pinang ini yang paling kaya orang Makassar. Mereka mengirim buah pinang ke Wamena dan Timika," pungkas Lina.&lt;b&gt;(irw/nrl)&lt;br&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2008/10/22/090034/1023835/10/idap-diabetes-rebus-buah-pinang%21"&gt;detik.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-8602588768882172906?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/8602588768882172906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=8602588768882172906' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8602588768882172906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8602588768882172906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/10/idap-diabetes-rebus-buah-pinang.html' title='Idap Diabetes? Rebus Buah Pinang!'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4445770183450008283</id><published>2008-10-21T01:25:00.000-07:00</published><updated>2008-10-21T11:32:47.177-07:00</updated><title type='text'>MARI KITA SIKAPI</title><content type='html'>Pagi-pagi tadi (selasa.21/Okt. Pen) iseng-iseng numpang baca koran di pertigaan confuse village(Parung Bingung.Pen) baca Sindo yg baru aja dianter sama distributornya. kaget juga siy mw baca barusan ktmu di &lt;a href="http://news.okezone.com%20"&gt;http://news.okezone.com &lt;/a&gt;mw baca&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;h1&gt;Koalisi PDIP &amp; PKS Bukan Sekadar Wacana&lt;/h1&gt;&lt;br&gt;&lt;h6&gt;Selasa, 21 Oktober 2008 - 06:23 wib&lt;/h6&gt;&lt;br&gt;&lt;h4&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA&lt;/strong&gt; - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memang belum secara resmi mengambil keputusan, terkait rencana koalisi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) namun dipastikan hal ini bukan sekadar wacana lagi.&lt;br&gt;&lt;br&gt; Menurut Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo, saat ini antara PDIP dan PKS sudah melakukan komunikasi intensif dan sudah menemukan beberapa persamaan persepsi mengenai kebangsaan. &lt;br&gt;&lt;br&gt; Namun begitu, kata dia, PDIP akan terus menyamakan pemahaman sebelum nantinya ditentukan akan berkoalisi dengan PKS atau tidak.&lt;br&gt;&lt;br&gt;    "(PDIP) belum mengambil keputusan politik untuk koalisi karena pemahaman koalisi harus &lt;em&gt;clear&lt;/em&gt; dulu apa makna koalisi dan bagaimana koalisi tersebut. Tapi memang (antara PDIP-PKS) sudah pada tingkat bukan wacana lagi. Karena komunikasi intensif sesama pimpinan partai, pimpinan fraksi, Deperpu PDIP dan Dewan Syuro PKS sudah ketemu dan lobi-lobi dialog intensif," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (20/10/2008).&lt;br&gt;&lt;br&gt; Hanya saja, kilah dia, dalam beberapa pertemuan itu belum terfokus pada teknis koalisinya. Karena sekarang ini baik PDIP maupun PKS masih konsentrasi pada pemilu legislatif dahulu. &lt;br&gt;&lt;br&gt; Mengenai ideologi, dia juga menilai, hal yang wajar jika PKS menyatakan tidak lagi mempertentangkan ideologi partai sebatas ada pemahaman yang sama tentang kebangsaan. "Sebab, pemahaman koalisi memang ingin membangun pemerintahan yang.solid agar pemerintannya nanti dalam keputusan politiknya solid buat kepentingan rakyat," ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt; Dia menambahkan, wacana koalisi yang disampaikan Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiemas ini bertujuan untuk mewujudkan koalisi strategis untuk kepentingan pemerintahan ke depan. "Kita menginginkan pemerintahan ke depan menjadi kuat dan keputusan politik yang dibuat pemerintah bisa berjalan konsisten dan baik demi kesejahteraan rakyat yang optimal," pungkasnya. &lt;b&gt;                 	(Rahmat Sahid/Sindo/uky)&lt;/b&gt;&lt;/h4&gt; Hayoooo sapa yang mau komentar sebelum Majelis Syuro Bersidang nanti&lt;br&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4445770183450008283?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4445770183450008283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4445770183450008283' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4445770183450008283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4445770183450008283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/10/mari-kita-sikapi.html' title='MARI KITA SIKAPI'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-2600087501053873556</id><published>2008-09-09T08:21:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T08:23:06.242-07:00</updated><title type='text'>Kesederhanaan Mahmoud Ahmadinejad..</title><content type='html'>Jika perhatian semua tersedot pada Obama, ada figur lain yang ternyata bisa membuat mata orang Islam terkesima. Pribadi yang tangguh, bijaksana, low profile dan luar biasaaa….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancaranya “Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?”&lt;br /&gt;    Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya: “Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran .”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;br /&gt;    Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinyaseorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazzakillah Buat Postingan nya Uni Pien KORLIP Padang Express&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-2600087501053873556?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/2600087501053873556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=2600087501053873556' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2600087501053873556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/2600087501053873556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/09/kesederhanaan-mahmoud-ahmadinejad.html' title='Kesederhanaan Mahmoud Ahmadinejad..'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6718348629448052032</id><published>2008-08-28T23:45:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T04:01:35.915-07:00</updated><title type='text'>Safari Hati "intelectual is power but character is more"</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SLfTggoKCs0AABTssUg1"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SLfTggoKCs0AABTssUg1/sc-001.jpg?et=TQAEzhG3VWXbfusWPsx6Rw&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;sinergy solution mengadakan pelatihan dan safari hati dalam mengisi Ramadhan dengan kegiatan yang bertema "intelectual is power but charcter is more"&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;yang akan dilaksanakan pada :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;hari/tanggal    : sabtu - ahad 13 - 14 September 2008&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;tempat           : Taman Rekreasi Wiladatika, Widya Mandala Krida Bhakti Pramuka&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;                       Jl. Jambore 1, cibubur JAkarta Timur&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;akan diisi acara -acara sbb:&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;1. Outbound&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;2. Walking On Fire&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;3. Heart Power By : Nanang Mubarok, S.HI&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;4. Door Prize&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;5. Dan Banyak Lagi...&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Buruan daftarkan diri anda karena Tempat terbatas&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Contact Persons :&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;- musa 08568914738&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;- olin 081380126377&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;- Agus 021-95474983&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;*) KHUSUS UNTUK PELAJAR&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;"&gt;&lt;/font&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;SINERGY SOLUTIONS&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;BINTARO TRADE CENTER (BTC) BLOK D2 NO.3A SEKTOR VII BINTARO JAYA, PONDOK AREN TANGERANG BANTEN&lt;/span&gt;&lt;br style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: comic sans ms;color: rgb(255, 102, 0);"&gt;TELPON/FAX : 021 7451886&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6718348629448052032?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6718348629448052032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6718348629448052032' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6718348629448052032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6718348629448052032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/safari-hati-is-power-but-character-is.html' title='Safari Hati &amp;quot;intelectual is power but character is more&amp;quot;'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-992864856928908501</id><published>2008-08-28T23:07:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T02:00:28.538-07:00</updated><title type='text'>JAKMANIA SERBU POLDA METRO JAYA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Dengan menyanyikan yel-yel, The Jakmania menggeruduk Markas Polda Metro Jaya. Mereka menuntut agar Kapolda Metro mencabut surat edaran yang melarang The Jakmania menonton semua pertandingan Persija .&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kami meminta agar Kapolda mengijinkan The Jakmania menonton pertandingan persija 7 September mendatang. Kami menjamin kami tidak akan rusuh. Buktinya, ada anggota kami yang naik motor mereka tertib,pake helm," ujar Ketua Umum The Jakmania Danang Ismartani.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Danang menyampaikan hal itu di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (29/08/08). Persija vs PSIS akan bertanding di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sekjen The Jakmania Richard Ahmad mengatakan, sudah tiga kali pertandingan&lt;br&gt;Persija, The Jakmania dilarang menonton&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Dulu waktu lawan Persita, Persijap dan Pelita Jaya kita dilarang nonton juga," keluh Richard.&lt;br&gt;&lt;br&gt;The Jakmania yang beranggotakan 34 ribu anggota  se-Jabodetabek merasa punya hak untuk menyaksikan pertandingan sepak bola dari tim favorit mereka. Mereka merasa dikekang dengan adanya surat edaran dari Kapolda Metro, Juli 2008 lalu tentang larangan untuk Jakmania menonton pertandingan Persija.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Kami juga punya hak untuk menonton. Kalau The Jak dibilang rusuh, kita tidak terima, bonek suporter Persebaya juga rusuh," ujar salah satu anggota The Jakmania Krismanto.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suporter Persija ini meninggalkan Mapolda setelah selama 45 menit berdemo di depan Mapolda Metro Jaya.&lt;b&gt;(mei/nwk)&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 255, 255);color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Katanya bola kita rusuh… katanya bola ngga bermutu…&lt;/span&gt;&lt;o:p style="background-color: rgb(255, 255, 255);color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div style="text-align: justify;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Apapun yang terjadi kami tetap janji… mendukung bola negeri ini…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);font-weight: bold;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;Politik berkelahi… saling caci maki…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);font-weight: bold;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;i style="font-weight: bold;color: rgb(255, 153, 0);background-color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bagi kami FOOTBALL FOR UNTIY&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br&gt;&lt;font size="5"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-weight: bold;font-family: comic sans ms;"&gt; THE JAAAAAAAAAK..................MANIAAAAAAAAAAAAAAA&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;br&gt;&lt;b&gt;&lt;br&gt;sumber : &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2008/08/29/165415/997025/10/jakmania-tuntut-kapolda-metro-izinkan-nonton-persija-vs-psis"&gt;detik.com&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; &lt;!-- &lt;/p&gt; --&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-992864856928908501?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/992864856928908501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=992864856928908501' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/992864856928908501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/992864856928908501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/jakmania-serbu-polda-metro-jaya.html' title='JAKMANIA SERBU POLDA METRO JAYA'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7733188497786613257</id><published>2008-08-25T22:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T02:00:17.976-07:00</updated><title type='text'>MAWQIF AD-DU’AT NAHWA AL-‘IFKI</title><content type='html'>MAWQIF AD-DU’AT NAHWA AL-‘IFKI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sikap Kader Saat Menghadapi Isu &amp;amp; Provokasi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Ust. Nabiel Fuad Al-Musawwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ جَاءُوا بِالْإِفْكِ عُصْبَةٌ مِنْكُمْ لَا تَحْسَبُوهُ شَرًّا لَكُمْ بَلْ هُوَ خَيْرٌ لَكُمْ لِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ مَا اكْتَسَبَ مِنَ الْإِثْمِ وَالَّذِي تَوَلَّى كِبْرَهُ مِنْهُمْ لَهُ عَذَابٌ عَظِيمٌ (11) لَوْلَا إِذْ سَمِعْتُمُوهُ ظَنَّ الْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بِأَنْفُسِهِمْ خَيْرًا وَقَالُوا هَذَا إِفْكٌ مُبِينٌ (12) لَوْلَا جَاءُوا عَلَيْهِ بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ فَإِذْ لَمْ يَأْتُوا بِالشُّهَدَاءِ فَأُولَئِكَ عِنْدَ اللَّهِ هُمُ الْكَاذِبُونَ (13) وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآَخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ (14) إِذْ تَلَقَّوْنَهُ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَتَقُولُونَ بِأَفْوَاهِكُمْ مَا لَيْسَ لَكُمْ بِهِ عِلْمٌ وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ (15) وَلَوْلَا إِذْ سَمِعْتُمُوهُ قُلْتُمْ مَا يَكُونُ لَنَا أَنْ نَتَكَلَّمَ بِهَذَا سُبْحَانَكَ هَذَا بُهْتَانٌ عَظِيمٌ (16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. Mengapakah di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak berprasangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: Ini adalah suatu berita bohong yang nyata?! Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu?! Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar. Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu: Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan hal seperti ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang amat besar.”[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah wa akhwat Ad-Da’iyyat hafizhakumuLLAAH,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu mawqif (sikap) yang harus kita miliki di dalam mengemban amanah dakwah &amp;amp; jihad menegakkan syari’ah ALLAAH SWT di muka bumi ini adalah sikap ber-husnuzhan (berprasangka baik) kepada saudara kita sesama mu’min -siapapun dia &amp;amp; dari kelompok apapun mereka- sepanjang ia atau mereka dikenal keikhlasannya &amp;amp; perjuangannya untuk Islam dan meninggikan kalimatuLLAAH, maka hendaklah kita menahan diri dari berprasangka buruk &amp;amp; apalagi sampai memfitnah atau menyebar isu, sebagaimana sabda kekasih kita SAW: “Jauhilah prasangka itu, karena prasangka itu sedusta-dusta ucapan.”[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah banyaknya taujih dari Yang Maha Rahman kepada kita untuk bagaimana kita selalu mengedepankan prasangka yang baik &amp;amp; menolak syubuhat yang dituduhkan kepada saudara2 kita sesama muslim -siapapun dia dan dari kelompok manapun mereka- jika mereka adalah muslim &amp;amp; bukan orang yang menunjukkan sifat2 kemunafikan maka baginya haram darah, harta dan kehormatannya, sebagaimana dalam hadits shahih dikatakan: “Jangan kalian saling hasad, jangan saling membenci, jangan saling membelakangi, jangan membeli barang yang sudah dibeli oleh saudaramu, dan jadilah kalian hamba-hamba ALLAH yang bersaudara, seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak boleh menzhalimi &amp;amp; menghina serta mengucilkannya, Taqwa itu disini –sambil beliau SAW menunjuk dadanya 3 kali- cukup disebut seorang itu jahat jika ia menghina saudaranya sesama muslim, setiap muslim atas muslim yang lain haram darahnya, hartanya &amp;amp; kehormatannya.”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita berinteraksi secara mendalam dengan Al-Qur’an, maka akan kita dapatkan bahwa sifat mudah berprasangka itu merupakan watak dari orang2 yang kafir &amp;amp; munafiq, sebagaimana firman-NYA berkenaan dengan sifat orang2 kuffar : “... mereka tdk lain hanya mengikuti sangkaan2, serta apa yg diingini oleh hawa nafsu mereka ...”[4] Atau firman-NYA dalam ayat yang lain: “Dan mereka tdk memiliki suatu pengetahuanpun ttg itu. Mereka tdk lain hanya mengikuti persangkaan, sedangkan persangkaan itu tdk bermanfaat sedikitpun thd kebenaran.”[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula IA menyebutkan tentang sifat kaum munafiqin yang selalu berprasangka buruk kepada orang2 yang beriman, dan merasa senang jika orang mu’min mendapat fitnah, sebagaimana dalam taujih-NYA: “... dan kalian menyangka dengan sangkaan yang buruk sehingga kalian menjadi kaum yg binasa.”[6] Oleh karena itu, suatu saat sifat akan menghinggapi orang2 yang beriman jika tidak diantisipasi dan diluruskan, maka IA Yang maha Rahman-pun mengingatkan kepada hamba2-NYA yang beriman dengan firman-NYA: “Wahai orang2 yg beriman jauhilah kebanyakan dari prasangka, karena sebagian besar dari prasangka itu adalah dosa...”[7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kendatipun demikian, ternyata ada pula kalangan kaum beriman (yang mungkin karena belum mengenal saudaranya ataupun mungkin karena kualitas keimanannya yang belum baik) yang terpengaruh dan terjangkiti virus su’uzhan tsb, bahkan kemudian menelan berbagai isu yang tidak baik itu, bahkan ikut menyebar-nyebarkannya tanpa melakukan tabayyun ke sumber pertama dan tanpa –setelah tabayyun- menunggu klarifikasi dari sumbernya tsb: Sebenarnya substansi permasalahannya seperti apa? Ataukah dalam konteks apa hal tersebut terjadi atau kata-kata itu diucapkan? Atau bagaimana dikaitkan dengan pribadi yang menyampaikannya, apakah mungkin dengan segala kapasitas kehidupannya, perjuangannya, konsistensinya dalam dakwah dan jihad sampai saat ini ia berani melakukan atau menyampaikan seperti itu? Dst&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah wa akhawat fiLLAAH a’anakumuLLAAH,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah bahwa hal yang demikian itu pernah terjadi pula pada masa Nabi SAW dan bahkan fitnah itu malah menimpa diri pribadi nabi SAW sendiri &amp;amp; keluarganya, yaitu isu yang menerpa salah seorang istri beliau SAW, yaitu Ummul Mu’minin A’isyah RA yang diisukan ada ‘affair’ –na’udzubiLLAAH- dengan salah seorang sahabat yaitu Shafwan bin Mu’aththal RA yang berwajah ganteng saat pasca perang Bani Musthaliq (hadits selengkapnya dapat dirujuk dlm Kitab Ash-Shahihain[8]), yang jika kita teliti lebih mendalam hadits tsb maka dapat kita simpulkan beberapa hukum fiqh sbb:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bahwa data memang ada (yaitu Aisyah RA berjalan berdua dengan Shafwan RA), namun data tsb -oleh orang yang menyebarkannya- tidak dikonfirmasi dahulu kepada sumbernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kenapa itu sampai terjadi? Lalu kalaupun mereka memang berjalan berdua (tepatnya Shafwan RA menuntun Unta yang membawa Aisyah RA) maka apakah penyebabnya? Lalu apakah benar itu dilakukan oleh mereka dengan sengaja? Lalu apa saja yang mereka lakukan dalam perjalanan tsb? Dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu perhatikanlah baik2 -wahai ikhwah wa akhwat fiddin a’azzakumuLLAAH- renungkanlah bagaimana RABB kita, Pemilik kita &amp;amp; Pembimbing kita yang Maha Mengajari &amp;amp; Maha Mendidik telah mengajari kita dikala menyampaikan taujih Rabbani-NYA, IA –Jalla wa ‘Ala- yaitu IA tidak langsung memberikan klarifikasi tentang duduk peristiwanya atau benar atau tidaknya tuduhan tsb, melainkan IA malah meluruskan mawaqif kaum mu’min jika mendengar berita seperti itu, yaitu agar membersihkan hati2 mereka, mengarahkan ittijah (arah) mereka agar naik ke langit &amp;amp; agar lepas dari tujuan2 duniawi yang kotor, dan memberikan taujih yang membuat berlinangan airmata orang2 yang bertaqwa &amp;amp; gemetar hati orang2 yang ikhlas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar. Mengapakah di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak berprasangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: Ini adalah suatu berita bohong yang nyata?! Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu?! Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta. Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah amat besar. Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu: Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan hal seperti ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang amat besar.”[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikanlah bagaimana IA -Yang tidak pernah tidur &amp;amp; Maha Mengawasi- menegur dengan amat keras kepada sang penyebar isu dan orang2 yang membenarkannya, sebagaimana dapat difahami dari susunan kalimat dan gaya bahasa yang digunakan-NYA saat menyampaikan kalimat di surat An-Nuur di atas. Perhatikanlah saat IA berfirman: “...Dan kamu menganggapnya (menyiarkan berita yang belum di-tabayyun itu) adalah suatu (dosa) yang ringan saja, padahal dia pada sisi Allah (dosanya) adalah amat besar.” Imam Ibnu Katsir –rahimahuLLAAH- saat menafsirkan ayat ini[10], menukil sebuah hadits yang diriwayatkan dalam Ash-Shahihain: “Ada seorang laki2 yang mengucapkan 1 kata (yang membuat ALLAH murka) yang ia tidak menyangkanya akan demikian itu, sehingga akibatnya ia dilemparkan ke neraka dari jarak yang lebih jauh dari Timur dan Barat.”[11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Imam Al-Qurthubi dalam tafsirnya[12] menyatakan bahwa makna ‘bi-anfusihim’ (terhadap diri mereka sendiri) dalam ayat tsb sebagai ‘bi-ikhwanihim’ (terhadap saudara mereka sendiri), kemudian beliau –rahimahuLLAAH- melanjutkan: “Bahwa ALLAH SWT mewajibkan kepada seluruh orang beriman jika ada orang yg mencela orang lain ataupun menyebarkan isu, sementara yang menyampaikannya tidak dikenal (keadilan &amp;amp; ke-wara’-annya) maka hendaklah ia menolaknya &amp;amp; mendustakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syahid (insya ALLAH) Sayyid Quthb –rahimahuLLAAH- menegaskan bahwa makna ‘bal huwa khayrul lakum’ (bahkan isu tsb adalah baik bagi kalian), bahwa maknanya adalah : “karena ia menyingkap tipudaya &amp;amp; para pelakunya terhadap Islam... dan ia juga menyampaikan kepada seluruh jama’ah islam akan urgensinya diharamkan menuduh &amp;amp; hukuman dera bagi para pelakunya... sebenarnya yg penting bukan sekedar hukuman tsb, tetapi perlunya mengarahkan jama’ah ini menuju tujuan yg suci, cita2 yg tinggi &amp;amp; perilaku yg bersih &amp;amp; suci..”[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Ulama Salafus Shalihin juga memberikan penekanan terhadap hal ini. Berkata Imam Al-Muhasibi –rahimahuLLAAH- : Cinta itu ada 3 macam, tidaklah seorang itu disebut sebagai orang yg mencintai ALLAH SWT kecuali dg ketiga sifat tsb, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mencintai orang mu’min karena ALLAH dan tanda2nya adalah : Menahan diri dari menyakiti mereka, memberikan manfaat pd mereka;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mencintai Rasul karena ALLAH SWT dan tanda2nya adalah mengikuti sunnahnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dan mencintai ALLAH SWT dan tanda2nya adalah dg taat pd-NYA dan tdk bermaksiat pd-NYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Imam al-Muhasibi menambahkan : Dan diantara tanda menahan diri dari menyakiti sesama muslim adalah dg tdk buruk-sangka kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Imam Al-Qasimi –rahimahuLLAAH- : “Dan sebagaimana kamu diwajibkan untuk menghentikan lisanmu dari menyakitinya, maka demikian pula kamu diwajibkan untuk menghentikan hatimu dari menyakitinya pula yaitu dengan tidak berburuk-sangka padanya, karena buruk-sangka adalah meng-ghibbah dengan hati dan sama pula dilarang melakukannya. Maka menutupi aib dan kelemahannya serta melupakannya merupakan salah satu tanda orang2 yang ahli agama. Dan ketahuilah bahwa tidak sempurna iman seseorang sebelum ia mencintai saudaranya sesama muslim sama seperti ia mencintai dirinya sendiri. Dan derajat terendah dari ukhuwwah adalah bergaul dengan saudaranya sesama muslim dengan hal yang ia sukai dan melupakan kekurangan dengan menutup kekurangannya dan berusaha menghilangkan sifat iri dan dengki, maka barangsiapa yang masih ada kedengkian dalam hatinya maka saksikanlah bahwa imannya lemah, dirinya berpenyakit dan hatinya busuk sehingga tidak pantas ia untuk berjumpa dengan ALLAH SWT.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah wa akhawat fiLLAAH hafizhakumuLLAAH,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak mengkuatirkan apabila isu &amp;amp; fitnah itu disebarkan oleh para musuh Islam atau kaum munafiqin, karena mereka memang ditaqdirkan untuk memerangi Islam &amp;amp; syariat ALLAH SWT, tetapi yang kita kuatirkan adalah jika isu atau fitnah itu disebarkan oleh sesama kaum muslimin –baik itu karena kejahilan atau karena keburukan akhlaq mereka- (kita berlindung kepada ALLAAH SWT dari keduanya), bahkan yang lebih parah lagi jika isu itu juga ditelan oleh para kader dakwah, sehingga mereka disibukkan dengan mendengar haditsul-‘ifki (berita bohong) sementara wazhifah-yaumiyyah tidak dikerjakan, mereka sibuk membicarakan &amp;amp; menyebarkannya dalam berbagai liqa’at, sehingga melemahkan shaff &amp;amp; memudarkan semangat jihad mereka, maka dengan demikian para qiyadah akan disibukkan terus-menerus untuk meng-counter isu demi isu –dan inilah yang diinginkan oleh para musuh Islam- padahal isu tsb amat jauh dari keadaan mereka, bahkan jangankan mereka berani mengkhianati ummat, sementara anak &amp;amp; istri merekapun sering terabaikan demi dakwah, pekerjaan tetappun tidak punya &amp;amp; penghasilanpun tidak jelas karena makin bertambah beratnya beban dakwah &amp;amp; makin meluasnya jaringan yang harus dikelola. Jikapun kita tidak mau membantu mereka karena kesibukan ma’isyah ataupun studi kita, maka janganlah perberat beban mereka dengan menambah kerja mereka dengan hal-hal yang membuat fikiran semakin penat &amp;amp; rambut semakin memutih, sebaliknya doakanlah mereka &amp;amp; mintakan ampun bagi mereka disela-sela sujud &amp;amp; tahajjud kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah wa akhwat fiddin a’azzakumuLLAAH,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat2 jihad siyasah sudah dekat, orang2 telah merapatkan barisannya untuk menekan kebangkitan ini &amp;amp; mengalahkan barisan para du’at, genderang perang sudah mulai ditabuh, isu sudah mulai ditebarkan kemana2 untuk mencerai-beraikan pasukan &amp;amp; melemahkan semangat juang. Maka al-akh ad-da’i &amp;amp; al-ukh ad-da’iyyah dituntut untuk berprasangka baik pada dirinya dan orang lain, dan bagi seorang al-akh agar senantiasa berprasangka baik pada qiyadah-nya, murabbi-nya dan para ikhwah-nya yang lain. Dan jangan melawan isu dengan isu, jangan melawan fitnah dengan fitnah pula, jangan melakukan provokasi, karena kita tidak berjuang demi dunia &amp;amp; kenikmatan sesaat, mendekatlah kepada ALLAH SWT, bersabarlah juga karena ALLAH SWT karena IA melipatgandakan pahala bagi mereka yang bersabar, ikhlas &amp;amp; teguhlah dalam berjuang karena kita tidak berjuang karena si Fulan atau si Fulanah, sebab si Fulan atau si Fulanah akan mati &amp;amp; akan mempertanggungjawabkan semua perbuatannya di yaumil Mahsyar, tetapi perjuangan kita adalah demi li I’la kalimatiLLAAH, maka siapa yang menyimpang dari tujuan tsb, maka saksikanlah bahwa ia telah bersiap2 untuk menyimpang ke neraka. Maka berbaik-sangka pada sesama saudara seiman adalah tanda iman dan merupakan tuntutan ukhuwwah dan tidak ada ukhuwwah tanpanya, sebagaimana sabda nabi SAW : “Jadilah kalian hamba-hamba ALLAH yg bersaudara.”[14] Akhirnya saya akhiri tulisan ini dengan doa seorang hamba yg mu’min dlm Al-Qur’an: “Wahai RABB kami, ampunilah dosa2 kami dan saudara2 kami yg yg telah mendahului kami dlm keimanan, dan janganlah ENGKAU jadikan dlm hati kami kedengkian thd orang2 yg beriman, wahai RABB kami, sesungguhnya ENGKAU adalah Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaLLAAHu a’lamu bish-Shawaab...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] QS An-Nuur, 24/11-16&lt;br /&gt;[2] HR Bukhari, XVII/210 &amp;amp; Muslim, XVI/413; bahkan Imam Muslim menulis dalam shahih-nya bab: Haramnya Su’uzhan, Mencari2 Kesalahan Orang Lain... (XVI/412)&lt;br /&gt;[3] HR Muslim, no. 2564; Tirmidzi, no. 1928&lt;br /&gt;[4] QS An-Najm, 53/23&lt;br /&gt;[5] QS An-Najm, 53/28&lt;br /&gt;[6] QS Al-Fath, 48/12&lt;br /&gt;[7] QS Al-Hujuraat, 49/12&lt;br /&gt;[8] HR Bukhari, Bab: Law Laa Idz Sami’tumuuhu Qultum..., XV/457&lt;br /&gt;[9] QS An-Nuur, 24/11-16&lt;br /&gt;[10] Tafsir Al-‘Azhim, VI/28&lt;br /&gt;[11] HR Bukhari, no. 6478 dan Muslim, no. 2988&lt;br /&gt;[12] Tafsir Al-Ahkam, XII/202&lt;br /&gt;[13] Tafsir Az-Zhilal, V/265&lt;br /&gt;[14] HR Bukhari, XX/205; &amp;amp; Muslim, XVI/400&lt;br /&gt;Last Updated ( Tuesday, 18 September 2007 )&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7733188497786613257?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7733188497786613257/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7733188497786613257' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7733188497786613257'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7733188497786613257'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/mawqif-ad-duat-nahwa-al-ifki.html' title='MAWQIF AD-DU’AT NAHWA AL-‘IFKI'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-8085203965789043417</id><published>2008-08-25T02:45:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T02:06:48.058-07:00</updated><title type='text'>Lebih baik Keluar dari Jama'ah</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;"&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Akh, dulu ana merasa semangat saat aktif dalam da'wah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar. Ukhuwah makin kering. Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh."Begitu keluh kesah seorang mad'u kepada seorang murobbinya di suatu malam. Sang murobbi hanya terdiam, mencoba terus menggali semua kecamuk dalam diri mad'unya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt; "lalu apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu ? " sahut sang murobbi setelah sesaat termenung. " Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini. Ana kecewa dengan prilaku beberapa ikhwah yang justru tidak Islami. Juga dengan organisasi dakwah yang Ana geluti; kaku dan sering mematikan potensi anggota-anggotanya. Bila begini terus, Ana mendingan sendiri saja." Jawab mad'u itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang murobbi termenung kembali. Tidak tampak raut terkejut dari roman di wajahnya. Sorot matanya tetap terlihat tenang, seakan jawaban itu memang sudah diketahuinya sejak awal. " Akhi, bila suatu kali antum naik sebuah kapal mengarungi lautan luas. Kapal itu ternyata sudah sangat bobrok. Layarnya banyak berlubang, kayunya banyak yang keropos bahkan kabinnya bau kotoran manusia. Lalu, apa yang akan antum lakukan untuk tetap sampai pada tujuan?". Tanya sang murobbi dengan kiasan bermakna dalam. Sang mad'u terdiam dan berfikir. Tak kuasa hatinya mendapat umpan balik sedemikian tajam melalui kiasan yang amat tepat. " Apakah antum memilih untuk terjun kelaut dan berenang sampai tujuan?". Sang murobi mencoba memberi opsi. "Bila antum terjun ke laut, sesaat antum akan merasa senang. Bebas dari bau kotoran manusia, merasa kesegaran air laut, atau bebas bermain dengan ikan lumba-lumba . tapi itu hanya sesaat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Berapa kekuatan antum untuk berenang hingga tujuan?. Bagaimana bila ikan hiu datang. Darimana antum mendapat makan dan minum? Bila malam datang, bagaimanan antum mengatasi hawa dingin?" serentetan pertanyaan dihamparkan dihadapan sang mad'u. Tak ayal, sang mad'u menangis tersedu. Tak kuasa rasa hatinya menahan kegundahan sedemikian. Kekecewaannya kadung memuncak, namun sang murobbi yang dihormati justru tidak memberi jalan keluar yang sesuai dengan keinginannya. &lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; "Akhi, apakah antum masih merasa bahwa jalan dakwah adalah jalan yang paling utama menuju ridho Allah? " Bagaimana bila ternyata mobil yang antum kendarai dalam menempuh  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; jalan itu ternyata mogok? Antum akan berjalan kaki meninggalkan mobil itu tergeletak dijalan, atau mencoba memperbaikinya? . Tanya sang murobbi lagi.    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Sang mad'u tetap terdiam dalam sesenggukan tangis perlahannya. Tiba-tiba ia mengangkattangannya:"Cukup akhi, cukup. Ana sadar.. maafkan Ana…. ana akan tetap Istiqomah. Ana berdakwah bukan untuk mendapatkan medali kehormatan. Atau agar setiap kata-kata ana diperhatikan… " .    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Biarlah yang lain dengan urusan pribadinya masing-masing. Biarlah ana tetap berjalan dalam dakwah. Dan hanya Allah saja yang akan membahagiakan ana kelak dengan janji-janji- Nya. Biarlah segala kepedihan yang ana rasakan menjadi pelebur dosa-dosa ana". Sang mad'u berazzam dihadapan sang murobbi yang semakin dihormatinya.  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Sang murobbi tersenyum "Akhi, jama'ah ini adalah jamaah manusia. Mereka adalah kumpulan insan yang punya banyak kelemahan. Tapi dibalik kelemahan itu, masih amat banyak kebaikan yang mereka miliki . Mereka adalah pribadi-pribadi yang menyambut seruan Allah  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; untuk berdakwah. Dengan begitu, mereka sedang berproses menjadi manusia terbaik pilihan Allah." "Bila ada satu dua kelemahan dan kesalahan mereka, janganlah hal itu mendominasi perasaan antum. Sebagaimana Allah ta'ala menghapus dosa manusia dengan amal baik mereka, hapuslah kesalahan mereka dimata antum dengan kebaikan-kebaikan mereka terhadap dakwah selama ini. Karena di mata Allah, belum tentu antum lebih baik dari mereka."    &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; "Futur, mundur, kecewa atau bahkan berpaling menjadi lawan bukanlah jalan yang masuk akal. Apabila setiap ketidak-sepakatan selalu disikapi dengan jalan itu , maka kapankah dakwah ini dapat berjalan dengan baik?" sambungnya panjang lebar. "Kita bukan sekedar pengamat yang hanya bisa berkomentar. Atau hanya pandai menuding-nuding sebuah kesalahan. Kalau hanya itu, orang kafirpun bisa melakukannya. Tapi kita adalah da'i. kita adalah khalifah. Kitalah yang diserahi amanat oleh Allah untuk membenahi masalah-masalah di muka bumi. Bukan hanya mengeksposnya, yang bisa jadi justru semakin memperuncing masalah.   &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; "Jangan sampai, kita seperti menyiram bensin ke sebuah bara api. Bara yang tadinya kecil.tak bernilai, bisa menjelma menjadi nyala api yang yang membakar apa saja. Termasuk kita sendiri!" "Bekerjalah dengan ikhlas. Berilah taushiah dalam kebenaran, kesabaran dan kasih sayang kepada semua ikhwah yang terlibat dalam organisasi itu. Karena peringatan selalu berguna bagi orang beriman. Bila ada isyu atau gosip tutuplah telinga antum dan bertaubatlah. Singkirkan segala ghil antum terhadap saudara antum sendiri. Dengan itulah, Bilal yang mantan budak hina menemui kemuliaannya. "   &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Suasana dialog itu mulai mencair. Semakin lama, pembicaraaan melebar dengan akrabnya. Tak terasa, kokok ayam jantan memecah suasana. Sang mad'u bergegas mengambil wudhu untuk berqiyamu lail. Malam itu. Sang mad'u sibuk membangunkan mad'u yang lain dari asyik tidurnya. Malam itu sang mad'u menyadari kesalahannya. Ia bertekad untuk tetap berputar bersama jama'ah dalam mengarungi jalan dakwah. Pencerahan diperolehnya. Demikian yang kami harapkan dari antum sekalian…   &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; … Semoga bermanfaat&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;sebarluaskan untuk teman-teman kita&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;copy paste from :&lt;a href="http://ekakurnia.multiply.com/journal/item/260"&gt;kang eka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; color: rgb(255, 255, 204);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class="multiply:no_crosspost"&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-8085203965789043417?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/8085203965789043417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=8085203965789043417' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8085203965789043417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8085203965789043417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/lebih-baik-keluar-dari-jama.html' title='Lebih baik Keluar dari Jama&amp;#39;ah'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-3236667894676066289</id><published>2008-08-22T02:34:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T06:41:15.375-07:00</updated><title type='text'>SINERGY SOLUTIONS, PELATIHAN HEART POWER™ </title><content type='html'>&lt;h2 style="text-align: center;color: rgb(0, 102, 0);" align="center"&gt;&lt;a href="http://sinergy-trainner.blogspot.com"&gt;&lt;span style="font-size: 21pt;font-family: "Bookman Old Style";"&gt;PELATIHAN &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 21pt;font-family: Forte;"&gt;HEART POWER™&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: 21pt;font-family: "Bookman Old Style";"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 5pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);" class="MsoTitle"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;“Melejitkan Kekuatan Hati dengan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);" class="MsoTitle"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;" lang="SV"&gt;Menselaraskan Kecerdasan Intelektual, Emosi, Spiritual &amp; Fisik”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;          &lt;h2 style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Impact;"&gt;LATAR BELAKANG&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 6pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";"&gt;Manusia diciptakan Allah SWT. sebagai makhluk yang sempurna dan terbaik dibandingkan dengan makhluk yang lainnya, kerena manusia diberi akal. Sisi yang lain kesempurnaan manusia tergantung pada hatinya; Kalau hati itu baik, maka baiklah aktifitasnya, kalau hati itu buruk, maka buruk pulalah aktifitasnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";"&gt;Manusia yang cerdas adalah yang mampu mengoptimalkan empat potensi dasarnya, yaitu; Intellegence Quotient (IQ), Emosional Intelligence (EI), Spiritual Intellegence (SI) dan Physical Intelligence (PI). Jika manusia mampu mengoptimalkan kemampuan IQ maka akan melahirkan KERJA CERDAS yaitu kemampuan memahami dan menganalisa permasalahan kehidupan secara cerdas, sehingga memiliki sifat logis, rasional, akademis dan berfikir sekuensial. Jika mampu mengoptimalkan EI maka akan melahirkan KERJA MAWAS, yaitu kemampuan untuk merasakan dan berinteraksi dengan sesama dan lingkungannya, sehingga akan memiliki sifat ramah, mudah bergaul, dan berempati. Sedangkan jika mampu mengoptimalkan SI-nya, maka akan melahirkan KERJA IKHLAS, yaitu kemampuan untuk memaknai kehidupan sehingga akan memiliki sifat ikhlas, jujur, tanggung jawab, mudah memaafkan, berjiwa low profile. Dan dengan mengoptimalkan PI, manusia akan melahirkan KERJA KERAS. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;font-family: "Maiandra GD";"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";"&gt;Untuk mensinergikan keempat hal tersebut, yaitu antara IQ, EI, SI dan PI diperlukan suatu pengkondisian dengan suatu model pelatihan dengan dukungan multimedia yang dikenal dengan Pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Forte;"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";"&gt; &lt;i&gt;”Melejitkan Kekuatan Hati, Menselaraskan Kecerdasan Intelektual, Emosi, Spiritual dan Fisik”,&lt;/i&gt; dengan harapan dapat dijadikan stimulan untuk mendukung terbentuknya manusia unggul.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;"&gt;MANFAAT PELATIHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 3pt;font-family: Impact;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 2pt;font-family: "Maiandra GD";"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";"&gt;Manfaat yang diperoleh peserta pelatihan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt;1. Memiliki cara pandang positif, sehingga masing-masing individu dapat menjalani kehidupannya dengan damai, menyenangkan, dan tidak membosankan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;--) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt;IQ&lt;br&gt;2. Memiliki kejernihan pikiran dan hati sehingga mampu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam hidup dan     pekerjaan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;--)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt; EI&lt;br&gt;3. Peserta akan dapat merasakan makna hidup yang sangat indah ini ketika sedang bertugas maupun saat menghadapi masalah yang berat sekalipun. Baginya, tidak ada pekerjaan terlalu besar, tidak ada beban terlalu berat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;--)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt; SI&lt;br&gt;4. Mampu menghasilkan prestasi besar, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Wingdings;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);"&gt;--)PI&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Manfaat yang diperoleh perusahaan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;color: rgb(0, 102, 0);" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-right: 6.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Terciptanya lingkungan kerja yang lebih baik dalam bentuk hubungan kerja yang lebih harmonis, budaya dan etos kerja yang tinggi, serta hasil kerja yang maksimal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Menumbuhkan kesadaran diri karyawan dalam beraktivitas sebagai bentuk aktualisasi diri yang paling mulia dan sebagai bentuk pengabdiannya kepada Tuhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-right: 6.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Produktivitas kerja meningkat dengan kualitas      hasil kerja yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin-right: 6.25pt;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;      pegawai lebih siap dalam menjawab tantangan, menghadapi perubahan, dan      menembus berbagai keterbatasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;" lang="EN-GB"&gt;MATERI PELATIHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="margin: 0in 0in 0.0001pt;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 13pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;Untuk pelatihan inhouse, SINERGY SOLUTIONS melakukan personalisasi modul agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi klien serta kekhasan sentuhan personalisasi peserta.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sebagai gambaran dari keseluruhan materi tersebut, sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 7pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;A.&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;GREAT PERSON,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="EN-GB"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yaitu tahapan dimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;peserta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pelatihan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berproses mencari identitas dirinya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;hingga mengetahui siapa dirinya, siapa penciptanya, dan untuk apa dia beraktifitas. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;Dengan demikian, para peserta mampu mengintropeksi diri dalam rangka&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;mengenali hati nuraninya, mensucikan jiwa dari penyimpangan yang ada sehingga dapat mempersembahkan yang terbaik. Proses ini meliputi pula pengenalan keberadaan Tuhan YME melalui kreasi-Nya yang menghiasi alam semesta, dimana manusia merupakan bagian yang tak terpisahkan dari alam tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;B.&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;LIFE MANAJEMENT, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;yaitu tahapan ketika peserta pelatihan diajak untuk menguatkan hati nurani yang secara fitrah dan universal telah ada pada setiap diri manusia. Hati nurani inilah yang sebenarnya merupakan sumber utama kecerdasan Intelektual, emosi, spiritual dan Fisik. Upaya untuk menguatkan dan mengelola hati nurani ini bertujuan memunculkan kemauan dan kemampuan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;untuk memanfaatkan potensi diri dalam memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi kehidupan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 6pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;C.&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;CHARACTER &amp; TEAM BUILDING&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;, yaitu tahapan ketika peserta pelatihan diajak untuk membangun keutuhan pribadi yang menyeimbangkan antara &lt;b style=""&gt;kesholehan pribadi&lt;/b&gt; yang dilakukan dengan integritas dan pengendalian diri, dengan &lt;b style=""&gt;kesholehan sosial&lt;/b&gt; yang diwujudkan dengan melakukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;partisipasi secara aktif dan mengoptimalkan peran/kontribusi sesuai keahliannya, sehingga terbentuk Keutuhan tim berdasar kesamaan hati nurani yang telah terkuatkan sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;" lang="SV"&gt;METODE PELATIHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-family: Impact;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;Pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Forte;" lang="SV"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;merupakan pelatihan berbasis sentuhan hati yang disampaikan dengan metode &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;discovery approach&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt; (Pendekatan Penemuan), yang mengkolaborasikan berbagai metode yang lazim dipakai antara lain dalam ceramah interaktif, refleksi diri, AMT &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;(&lt;i style=""&gt;Achievement Motivation Training&lt;/i&gt;)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;Semuanya di dasarkan pada pendekatan multimedia, yang disampaikan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara menarik melalui simulasi, diskusi, dan permainan dengan menggabungkan antara animasi, klip film, video, efek suara dan musik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 15pt;font-family: Impact;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;" lang="FI"&gt;TIM PELATIH &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 102, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 8pt;font-family: Impact;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;Tim Pelatih &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Forte;" lang="FI"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah tenaga profesional yang secara langsung merancang sekaligus mengembangkan program ini, melalui berbagai pengalaman,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pelatihan dan ceramah yang tergabung dalam &lt;b style=""&gt;SINERGY SOLUTIONS TRAINERS&lt;/b&gt;. Pelatih akan dipimpin oleh Bapak Nanang Mubarok (Penggagas Pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Forte;" lang="FI"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;" lang="FI"&gt;PESERTA PELATIHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Impact;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;Pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Forte;" lang="FI"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ini terbuka untuk umum dan memiliki beberapa penekanan segmentasi peserta, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;Para eksekutif, Profesional, Akademisi, Pimpinan Management &amp; Pengambil Kebijakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="FI"&gt;Pelaksana (staff &amp; karyawan), pegawai BUMN/swasta, Wirausaha, PNS &amp; umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;Kalangan Pelajar (SD,SMP, SMP) &amp; Mahasiswa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;text-align: justify;text-indent: -0.25in;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: "Times New Roman";font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;Jumlah peserta yang ideal untuk mengikuti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Forte;" lang="SV"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;adalah sejumlah 75 orang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-family: "Maiandra GD";" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;font-family: Impact;" lang="SV"&gt;TEMPAT PELATIHAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 10pt;font-family: Impact;color: rgb(0, 102, 0);" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);" lang="SV"&gt;Tiga komponen penting dalam Pelatihan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: Forte;color: rgb(0, 102, 0);" lang="SV"&gt;Heart Power™&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;font-family: "Maiandra GD";color: rgb(0, 102, 0);" lang="SV"&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;meliputi: pencahayaan, kenyamanan dan fokus yang terkonsentrasi, meliputi &lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;Kondisi Gedung&lt;/u&gt;,&lt;/b&gt; yakni ruang yang gelap (menciptakan siang menjadi malam hari), &lt;b style=""&gt;nyaman (ber-AC)&lt;/b&gt; sehingga akan menjadikan salah satu pengkondisian peserta dan &lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;Sound System yang memadai&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;. Apabila ketiga aspek tersebut dapat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;diwujudkan, maka keberhasilan pelatihan akan dirasakan oleh peserta secara maksimal.&lt;br&gt;&lt;br&gt;BERMINAT MENGADAKAN PELATIHAN &lt;br&gt;HUBUNGI: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Olin Abdul Aziz        0813 80126377 /Nanang                 0815 8069113 o Telp/Fax. Kantor       021 7451886  E-mail         nanang_sinergy@yahoo.com&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);font-weight: bold;"&gt;UNTUK SELURUH WILAYAH INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;br style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-3236667894676066289?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/3236667894676066289/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=3236667894676066289' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3236667894676066289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/3236667894676066289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/sinergy-solutions-pelatihan-heart-power.html' title='SINERGY SOLUTIONS, PELATIHAN HEART POWER™ '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-822693457912697988</id><published>2008-08-14T11:20:00.000-07:00</published><updated>2008-08-14T15:20:47.615-07:00</updated><title type='text'>The Jak (theatrical teaser)</title><content type='html'>&lt;embed src="http://layartancap.com/ltcplayerv1.swf?doc=JjmVXAL0tIdmOjv7ZAva_A9aXjr4" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="420" height="300"&gt;&lt;/embed&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-822693457912697988?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/822693457912697988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=822693457912697988' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/822693457912697988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/822693457912697988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/jak-theatrical-teaser.html' title='The Jak (theatrical teaser)'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7715567177182869987</id><published>2008-08-14T10:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T03:02:47.755-07:00</updated><title type='text'>Bahaya Program Anti Virus</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;p&gt;     &lt;/p&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Sejak pertama ditemukan virus telah mengalami perkembangan teknologi yang cukup besar, demikian juga program Antivirus yang ada. Sayangnya perkembangan Antivirus biasanya hanya mengejar perkembangan virus dan bukan berusaha mendahuluinya. Antivirus yang ketinggalan (teknologinya) justru dapat mengundang bahaya bagi pemakai.&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Ketika virus-virus berhasil dideteksi keberadaannya, virus-virus yang baru selalu bermunculan dengan teknologi yang lebih canggih yang membuat antivirus menjadi tak berdaya . Antivirus yang lama misalnya, selalu dapat di-’tipu’ dengan teknologi stealth, dengan demikian ketika antivirus ini berusaha mendeteksi file-file yang lain, virus yang &lt;em&gt;stealth&lt;/em&gt; tadi justru menyebarkan dirinya ke setiap file yang diperiksa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Di berbagai majalah tentunya Anda sering melihat adanya program-program antivirus ” satuan ” (spesifik) yang tujuannya untuk mendeteksi satu jenis virus.  Biasanya para pembuat antivirus  tidak memberitahukan cara-cara yang benar untuk menggunakan program antivirus ini, padahal antivirus spesifik memiliki risiko yang besar jika tidak digunakan secara benar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Antivirus spesifik hanya mampu mendeteksi satu jenis virus (dan mungkin beberapa variannya) dan biasanya mampu melumpuhkan virus di memori. Jika Anda menemukan suatu virus  dan Anda yakin nama virusnya Anda bisa menggunakan Antivirus semacam ini, namun jika Anda tidak tahu, sebaiknya jangan coba-coba. Jika ternyata virus yang aktif adalah virus lain, yang tentunya tidak terdeteksi oleh antivirus ini, maka antivirus tersebut justru dapat menyebarkan virus yang ada ke seluruh file program yang diperiksanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Bahaya yang lebih menakutkan adalah jika antivirus salah mendeteksi suatu virus dan salah membersihkannya sehingga file program yang Anda coba untuk perbaiki justru menjadi rusak. Kejadian ini pernah terjadi misalnya pada kasus virus DenHard, virus ini benar-benar mirip dengan die hard, namun virus ini menggunakan teknik yang berbeda untuk mengembalikan header file yang asli, beberapa antivirus yang berusaha membersihkannya justru merusakkan file program tempat virus itu berada. Selain terjadi pada kasus virus DenHard, kasus inipun pernah (dan mungkin masih akan terus) terjadi pada beberapa virus. Salah satu alasan para pembuat virus membuat virus yang mirip adalah supaya  virus tersebut sulit dibersihkan, karena para pembuat antivirus tidak suka jika virusnya dapat dengan mudah dibersihkan oleh user. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;SUMBER BAHAYA PROGRAM ANTIVIRUS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program Antivirus bisa berbahaya karena sebab-sebab berikut: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Beberapa program antivirus hanya menggunakan teknik sederhana yang bisa dengan mudah di-tipu oleh pembuat virus Misalnya program antivirus hanya memeriksa beberapa byte di awal virus, pembuat virus bisa saja membuat virus versi lain yang sama di bagian awal tetapi berbeda di bagian-bagian yang penting, misalnya di rutin enkripsi/dekripsi header file asli. Ini akan membuat program antivirus menjadi perusak file bukan penyelamat file. Beberapa antivirus juga dapat di tipu dengan mengubah-ubah file signature antivirus. File signature merupakan file yang berisi ID dari setiap virus yang dikenal oleh antivirus, jika ID tersebut di ubah maka antivirus tidak akan mengenalnya. Antivirus yang baik seharusnya dapat memeriksa jika file signature-nya berubah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program Antivirus tidak membuat backup file yang dibersihkan. Sering program antivirus (terutama yang spesifik) tidak menyediakan sarana untuk membuat backup file yang dibersihkan, padahal ini sangat penting andaikata proses pembersihan gagal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program Antivirus tidak melakukan self check. Self check itu perlu, program antivirus dapat saja diubah oleh orang lain sebelum sampai ke tangan pengguna. Program-program antivirus komersial biasanya melakukan self check untuk memastikan dirinya tidak diubah oleh siapapun, namun ada juga yang tidak dan ini berbahaya. Pada program-program antivirus lokal, yang sering disertakan pada beberapa artikel komputer, biasanya menyertakan source code-nya, sebaiknya Anda mengcompile sendiri source tersebut jika Anda ragu pada keaslian   file exe-nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program Antivirus residen bisa      di &lt;em&gt;matikan&lt;/em&gt; dengan mudah Antivirus residen yang baik seharusnya tidak bisa dideteksi dan di uninstall dengan mudah. Contoh antivirus residen yang kurang baik adalah VSAFE (ada di paket DOS). VSAFE bisa  dideteksi dan dimatikan dengan menggunakan interrupt (coba Anda pelajari/debug program vsafe yang ada di DOS agar Anda mengerti).  Pemakai akan mendapatkan rasa aman yang palsu dengan menggunakan antivirus semacam ini. Tidak ada rasa aman justru lebih baik dari rasa aman yang palsu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program antivirus tidak memberi peringatan kadaluarsa. Seiring dengan berjalannya waktu, virus-virus yang bermunculan semakin banyak dan tekniknya semakin canggih. Program antivirus yang baik sebaiknya memberi peringatan jika Antivirus yang digunakan sudah terlalu out of date.  Ini penting supaya kejadian antivirus yang menyebarkan virus tidak terulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;INILAH YANG PERLU ANDA LAKUKAN SEBAGAI PENGGUNA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Sebagai pengguna program antivirus ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan risiko penggunaan antivirus &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Carilah antivirus yang baik, baik di sini artinya program tersebut dapat dipercaya untuk mendeteksi dan membasmi berbagai virus yang ada. Jangan terbuai dengan janji-janji yang ditawarkan para vendor antivirus, dan jangan terbuai juga dengan nama merk yang cukup terkenal. Cobalah cari perbandingan antara berbagai antivirus di berbagai majalah / situs di internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Gunakan selalu Antivirus terbaru, Anda bisa mendapatkannya dari Internet atau dari beberapa majalah. Antivirus yang lama memiliki risiko yang besar jika digunakan (lebih dari 6 bulan sudah sangat berbahaya).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Buatlah cadangan untuk data dan program Anda yang penting.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Lakukan proses pembersihan virus dengan benar jika Anda menemukan virus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;5.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Pastikan program Antivirus yang Anda dapat adalah yang asli, ada kemungkinan seseorang telah mengubah antivirus tersebut, atau mungkin menularinya dengan suatu virus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;6.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Hubungi ahlinya jika Anda merasa tidak dapat mengatasi virus di komputer atau jaringan Anda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Langkah proses pembersihan yang baik adalah sebagai berikut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika Anda menjalankan komputer pribadi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Boot komputer Anda dengan disket startup yang bersih dari virus (dan di write protect)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jalankan program virus scanner/cleaner pada sebuah file yang terinfeksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Coba jalankan file tersebut, jika file tersebut menjadi rusak, jangan teruskan lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika program dapat berjalan lancar, cobakan  sekali lagi pada beberapa file (cari yang ukurannya kecil, yang sedang dan yang besar). File yang ukurannya besar perlu di-check, biasanya file ini mengandung internal overlay yang membuat filenya rusak jika terkena virus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika Anda adalah Admin jaringan, sebaiknya Anda mengambil sampel virus ke disket dan mencoba untuk membersihkannya di komputer lain, ini dilakukan untuk tidak mengganggu pekerjaan yang mungkin sedang dilakukan oleh orang lain. Hal ini juga untuk mengantisipasi, kemungkinan adanya virus baru yang mirip dengan virus lain (bayangkan apa jadinya jika terjadi salah pembersihan sehingga seluruh program di jaringan menjadi tidak bisa dipakai!). Jika gagal dibersihkan  Anda perlu memanggil ahlinya untuk menangani, atau mencari informasi lebih lanjut di Internet. Percobaan pada beberapa file tujuannya untuk mencegah salah deteksi  dan atau salah perbaikan oleh program antivirus. Jika virus dianggap berbahaya dan aktivitas menggunakan jaringan bisa ditunda sementara, mungkin untuk sementara jaringan dimatikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;SEBAGAI PROGRAMMER INI YANG PERLU ANDA LAKUKAN &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Saat ini untuk menjadi programmer antivirus yang baik tidaklah mudah, Anda perlu tahu teknik-teknik pemrograman virus yang setiap hari semakin bertambah sulit. Program antivirus  yang Anda buat sebaiknya juga mengikuti perkembangan teknologi virus. Untuk membuat program antivirus yang baik tidaklah mudah, namun ada beberapa hal yang perlu Anda ingat sebagai pembuat Antivirus jika Anda ingin program Anda dipakai orang lain, dan tidak membahayakan orang tersebut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;1.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Program Anda sebaiknya bisa mematikan virus di memori, dan dapat memberi peringatan jika ada sesuatu yang aneh di memori komputer pemakai (misalnya besar base mem kurang dari 640 Kb)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;2.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Dalam membuat ID virus pilihlah beberapa lokasi, lokasi yang baik adalah di awal virus dan di bagian penting virus (misalnya di bagian dekripsi header program asli) ini untuk memastikan tidak ada yang mengubah lokasi dan sistem enkripsi (jika ada) header program asli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;3.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika data/header di enkrip, verifikasikan data yang didapat dari perhitungan, misalnya lihat apakah CS dan IP asli yang di dapat dari perhitungan masih dalam batas besar file, atau apakah instruksi JMP pertama di file COM masuk akal (kurang dari panjang file).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;4.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Buat cadangan file jika file yang dibersihkan dikhawatirkan rusak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;5.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Lakukan self check di awal program. Jika tidak seluruh bagian program bisa di self check, bagian ID virus perlu diperiksa apakah berubah atau tidak (misalnya dengan checksum).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;6.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Buatlah penjelasan yang jelas tentang cara penggunaan antivirus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;7.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika program hanya dapat dijalankan di DOS periksalah selalu ketika program dijalankan apakah program tersebut benar-benar berjalan di DOS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;8.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika ingin membuat program antivirus residen, jangan memakai ID virus yang tidak terenkripsi di memori, antivirus lain yang tidak mengenal antivirus Anda tersebut, justru akan menganggap adanya sebuah (atau beberapa buah) virus aktif di memori. Hal ini bisa terjadi, karena beberapa antivirus memeriksa seluruh memori terhadap adanya ID virus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;9.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Untuk antivirus yang non residen teknik no 8 juga perlu digunakan, ini perlu agar program antivirus yang lain tidak mengira program ini terkena virus. Kadang-kadang program juga meninggalkan &lt;em&gt;bekas&lt;/em&gt; di memori, yang mungkin bisa dicurigai oleh antivirus lain sebagai virus. Jika Anda tidak ingin menerapkan teknik tersebut, Anda bisa menghapus memori variabel ID virus setelah selesai digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt;text-align: justify;text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!-- [if !supportLists] --&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;&lt;span&gt;10.&lt;span style="font-family: 'Times New Roman';font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: normal;font-size: 7pt;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!-- [endif] --&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Jika mungkin, untuk virus yang polimorfik gunakan metode heuristic (dan atau emulasi) untuk men-scan dan teknik emulasi untuk mendekrip, atau mengembalikan program asli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Seharusnya 10 hal tersebut cukup, Anda bisa menambahkan sendiri hal tersebut jika perlu. Misalnya masalah kecepatan scanning dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Simpulan dan penutup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Kiranya setelah membaca artikel di atas, para pemakai dan programmer antivirus dapat mendapatkan pengetahuan yang baru mengenai antivirus komputer. Sebagai pemakai antivirus, Anda harus lebih hati-hati, dan dengan rajin mengupdate antivirus Anda. Hal ini sangat perlu dilakukan, terutama bagi Anda yang terhubung ke Internet,  sudah banyak virus yang menyebarkan dirinya lewat e-mail, dan dengan memanfaatkan beberapa bug dari perangkat email client Anda beberapa virus dapat menyebar tanpa Anda sadari (saat artikel ini dibuat, ada laporan dari sumber yang terpercaya bahwa ada bug di outlook yang memungkinkan attachment di eksekusi tanpa diketahui user). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Bagi para programmer antivirus, kiranya Anda tergerak untuk mempelajari lagi lebih banyak mengenai teknik-teknik virus, dan teknik-teknik untuk membasminya. Saat ini penulis virus di Indonesia belum terlalu banyak, tapi nanti ketika muncul berbagai virus dengan teknologi tinggi buatan bangsa sendiri, tentunya kita harus bisa membasminya (dengan baik dan benar tentunya), tidakkah kita akan malu, jika harus menggantungkan diri pada antivirus buatan luar negeri?. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size: 9pt;font-family: Arial;"&gt;Artikel ini bukanlah artikel yang lengkap mengenai pembuatan program antivirus yang baik, juga bukan tutorial yang lengkap mengenai penggunaan antivirus dengan baik dan benar, melainkan hanya sebuah artikel singkat agar para pemakai dan programmer lebih mewaspadai virus dengan lebih memperhatikan aspek antivirusnya. (klik-kanan.com)&lt;/span&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7715567177182869987?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7715567177182869987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7715567177182869987' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7715567177182869987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7715567177182869987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/bahaya-program-anti-virus.html' title='Bahaya Program Anti Virus'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6555668267371564365</id><published>2008-08-13T06:10:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T10:15:40.188-07:00</updated><title type='text'>Dihujat di Bandung, Dilarang di Jakarta Tapi Diakui Dunia</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SKMWigoKCs0AABVkgKc1"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SKMWigoKCs0AABVkgKc1/5-Jakmania1303-ebhoriz.jpg?et=TpJo5uaBK3XtK6dPI%2B1%2BYA&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="height: 0px;"&gt;&lt;!--  --&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Ya, judul diatas merupakan plesetan dari &lt;i&gt;courtesey&lt;/i&gt; film &lt;b&gt;&lt;i&gt;‘The Jak’&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; (&lt;i&gt;dihujat di &lt;st1:city w:st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:city&gt;, dipuji di &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;, diakui Dunia&lt;/i&gt;) yang disutradarai oleh Andi Bachtiar Yusuf, dan sukses menjadi perhatian masyarakat perfilman. Namun, bukan film ini yang akan diangkat oleh penulis, tapi judul diatas telah menggambarkan episode cerita yang sedang dialami oleh Persija dan The Jakmania saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;      &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Persija dan The Jakmania memang selalu mendapatkan hujatan kala harus meladeni tuan rumah Persib, ini akibat perseteruan kedua kelompok supporter yang tidak pernah berujung, saling balas membalas yang mengakibatkan tim kesebelasan masing-masing yang menjadi korban. Terakhir bobotoh atau Viking Fans Club justru melakukan kerusuhan di kota nya sendiri bahkan dengan cara-cara yang arogan dan anarkis seperti men&lt;i&gt;sweeping&lt;/i&gt; serta menghancurkan kendaraan yang berplat ‘B’ (Jakarta) akibat kekalahan timnya Persib atas Persija Jakarta Minggu (20/7) lalu di stadion Siliwangi, Bandung kandang mereka sendiri. Dengan kejadian ini hujatan dan kebencian mereka terhadap Persija dan The Jakmania pastinya tidak akan pernah usai dan akan terus lestari, seperti yang pernah dilontarkan oleh salah seorang pentolan Viking.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Seminggu setelah laga tandang di &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang berujung kerusuhan. Persija yang akan melakoni laga kandang perndananya, Senin (28/7) di stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menghadapi Persita Tangerang, justru harus menghadapi &lt;i&gt;“kekerasan mental”&lt;/i&gt; dari pihak kepolisian (POLDA METRO JAYA) karena tidak dikeluarkannya izin penyelenggaraan pertandingan. Bahkan tim kebangaan ibukota ini harus menunda jadwal pertandingan kembali saat akan meladeni Persijap Jepara, Jum’at (1/8) dengan kondisi yang sama, bahkan untuk pertandingan melawan Pelita Jaya pun, Jum’at (15/8) nanti, Persija harus melakoni laga kandangnya di stadion Manahan, Solo. Alasan pihak kepolisian adalah kekhawatiran akan terjadinya kerusuhan antar supporter, mereka melihat &lt;i&gt;track record&lt;/i&gt; buruk The Jakmania, pendukung Persija ini selalu terlibat bentrok saat melakoni laga di Senayan, juga bentrokan yang terjadi di Tangerang dan Bogor menjadi catatan tersendiri mereka. Segala upaya dilakukan oleh pengurus Persija, baik panpel ataupun manajemen tim untuk menggerakkan hati bapak-bapak kepolisian namun hasil yang didapat adalah tetap &lt;i&gt;‘Persija tidak diperkenankan menggelar pertandingan di &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; sampai batas waktu yang belum ditentukan.’&lt;/i&gt; Persija dan The Jakmania merasa Dilarang dan ditolak di &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk menggelar dan menyaksikan pertandingan, &lt;i&gt;harus terusir dikampung sendiri.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Namun, apapun kondisinya Persija dan The Jakmania tetap diakui keberadaannya baik di Indonesia maupun dunia, ini berkat prestasi yang dibuat oleh para individunya, para pemain Persija yang telah mengharumkan nama bangsa seperti ; Bambang&lt;span&gt; &lt;/span&gt;Pamungkas yang telah menjadi icon dan talah melanglang hingga ke negeri Belanda, Ismed Sofyan yang namanya tercatat sebagai &lt;i&gt;“2006 ASEAN Football Top 5 Plays Of The Week” &lt;/i&gt;di urutan pertama berkat golnya ke gawang Persik Kediri musim 2006 lalu, juga masih ada lagi yang lainnya. Bahkan Persija merupakan tim satu-satunya yang meraih prestasi juara 3x berturut-turut pada turnamen yang &lt;span&gt; &lt;/span&gt;digelar oleh Sultan &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:country-region w:st="on"&gt;Brunei&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; pada tahun 2001, 2002, dan 2003. Selanjutnya sebagai pendukung persija, The Jakmania juga telah meraih berbagai prestasi. Beberapa film hasil karya&lt;span&gt; &lt;/span&gt;dari Andi Bachtiar Yusuf, seperti &lt;i&gt;‘Jakarta Kota Gue’&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;‘Hardline’&lt;/i&gt; dan terakhir &lt;i&gt;‘The Jak’&lt;/i&gt; bahkan telah diakui dunia, menjadi salah satu film yang diputar dalam ajang menyambut Piala Dunia 2006 lalu dan mendapat sambutan positif dari legenda Bayern Munchen dan Jerman, Franz Beckenbauer. Sementara The Jakmania dikenal berkat aksi-kasinya yang atraktif di sertiap pertandingan, tercatat sebagai supporter yang paling banyak memberikan dukungan saat Persija melakoni laga tandang dalam Copa Indonesia 2006 tanpa kerusuhan dan bentrokan dengan pendukung tuan rumah, bahkan meraih &lt;i&gt;“Best Supporter”&lt;/i&gt; dalam ajang Copa Indonesia 2007 lalu. &lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Lalu, kenapa dengan prestasi yang telah didapat, selalu ada hujatan dan pencekalan…? Ujian dan cobaan ini harus dihadapi oleh Persija dan The Jakmania agar menjadi klub dan organisasi supporter yang mempunyai ‘Mental Baja’, kedepannya akan kuat menghadapi cobaan-cobaan berikut. Kepada pihak yang berwenang, mungkin bisa mengambil pelajaran, jangan hanya menilai The Jak dari sisi buruknya saja. &lt;i&gt;‘Don’t look at the book only from the cover’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br&gt;Katanya bola kita rusuh… katanya bola ngga bermutu…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Apapun yang terjadi kami tetap janji… mendukung bola negeri ini…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;Politik berkelahi… saling caci maki…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;i style="font-weight: bold;color: rgb(255, 153, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Bagi kami FOOTBALL FOR UNTIY&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;   &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6555668267371564365?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6555668267371564365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6555668267371564365' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6555668267371564365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6555668267371564365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/dihujat-di-bandung-dilarang-di-jakarta.html' title='Dihujat di Bandung, Dilarang di Jakarta Tapi Diakui Dunia'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-6868317725227498782</id><published>2008-08-08T08:17:00.000-07:00</published><updated>2008-08-08T12:22:29.179-07:00</updated><title type='text'>Blog DPRa RJB </title><content type='html'>Blog DPRa Rangkapan jaya baru telah selesai dibuat namun blum di posting artikel tentang kegiatannya. Semoga bermafaat untuk sosialisasi kegiatan dan mempererat ukhuwah di DPRa Rangkapanjaya Baru.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://pksrangkapanjayabaru.multiply.com"&gt;http://pksrangkapanjayabaru.multiply.com&lt;/a&gt;&lt;br&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-6868317725227498782?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/6868317725227498782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=6868317725227498782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6868317725227498782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/6868317725227498782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/blog-dpra-rjb.html' title='Blog DPRa RJB '/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-443322744689852652</id><published>2008-08-08T06:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-08T10:31:12.449-07:00</updated><title type='text'>The Meaning of Ramadan</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Fasting during Ramadan was ordained during the second year of Hijrah. Why not earlier? In Makkah the economic conditions of the Muslims were bad. They were being persecuted. Often days would go by before they had anything to eat. It is easy to skip meals if you don’t have any. Obviously fasting would have been easier under the circumstances. So why not then?&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;The answer may be that Ramadan is not only about skipping meals. While fasting is an integral and paramount part of it, Ramadan offers a comprehensive program for our spiritual overhaul. The entire program required the peace and security that was offered by Madinah.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yes, Ramadan is the most important month of the year. It is the month that the believers await with eagerness. At the beginning of Rajab — two full months before Ramadan — the Prophet Muhammad, &lt;em&gt;Sall-Allahu alayhi wa sallam&lt;/em&gt;, used to supplicate thus: “O Allah! Bless us during Rajab and Sha’ban, and let us reach Ramadan (in good health).”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;During Ramadan the believers get busy seeking Allah’s mercy, forgiveness, and protection from Hellfire. This is the month for renewing our commitment and re-establishing our relationship with our Creator. It is the spring season for goodness and virtues when righteousness blossoms throughout the Muslim communities. “If we combine all the blessings of the other eleven months, they would not add up to the blessings of Ramadan,” said the great scholar and reformer Shaikh Ahmed Farooqi (Mujaddad Alif Thani). It offers every Muslim an opportunity to strengthen his &lt;em&gt;Iman&lt;/em&gt;, purify his heart and soul, and to remove the evil effects of the sins committed by him.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;“Anyone who fasts during this month with purity of belief and with expectation of a good reward (from his Creator), will have his previous sins forgiven,” said Prophet Muhammad, &lt;em&gt;Sall-Allahu alayhi wa sallam&lt;/em&gt;. “Anyone who stands in prayers during its nights with purity of belief and expectation of a reward, will have his previous sins forgiven.” As other &lt;em&gt;ahadith&lt;/em&gt; tell us, the rewards for good deeds are multiplied manifold during Ramadan.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Along with the possibility of a great reward, there is the risk of a terrible loss. If we let any other month pass by carelessly, we just lost a month. If we do the same during Ramadan, we have lost everything. The person who misses just one day’s fast without a legitimate reason, cannot &lt;em&gt;really&lt;/em&gt; make up for it even if he were to fast everyday for the rest of his life. And of the three persons that Prophet, &lt;em&gt;Sall-Allahu alayhi wa sallam&lt;/em&gt; cursed, one is the unfortunate Muslim who finds Ramadan in good health but does not use the opportunity to seek Allah’s mercy.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;One who does not fast is obviously in this category, but so also is the person who fasts and prays but makes no effort to stay away from sins or attain purity of the heart through the numerous opportunities offered by Ramadan. The Prophet, &lt;em&gt;Sall-Allahu alayhi wa sallam&lt;/em&gt;, warned us: “There are those who get nothing from their fast but hunger and thirst. There are those who get nothing from their nightly prayers but loss of sleep.”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Those who understood this, for them Ramadan was indeed a very special month. In addition to fasting, mandatory &lt;em&gt;Salat&lt;/em&gt;, and extra Travih Salat, they spent the whole month in acts of worship like voluntary &lt;em&gt;Salat&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Tilawa&lt;/em&gt; (recitation of Qur’an), &lt;em&gt;Dhikr&lt;/em&gt; etc. After mentioning that this has been the tradition of the pious people of this &lt;em&gt;Ummah&lt;/em&gt; throughout the centuries, Abul Hasan Ali Nadvi notes: ” I have seen with my own eyes such &lt;em&gt;ulema &lt;/em&gt;and &lt;em&gt;mashaikh &lt;/em&gt;who used to finish recitation of the entire Qur’an everyday during Ramadan. They spent almost the entire night in prayers. They used to eat so little that one wondered how they could endure all this. These greats valued every moment of Ramadan and would not waste any of it in any other pursuit…Watching them made one believe the astounding stories of &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; and devotion of our elders recorded by history.”&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;This emphasis on these acts of worship may sound strange — even misplaced — to some. It requires some explanation. We know that the term &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; (worship and obedience) in Islam applies not only to the formal acts of worship and devotion like &lt;em&gt;Salat&lt;/em&gt; , &lt;em&gt;Tilawa&lt;/em&gt;, and &lt;em&gt;Dhikr&lt;/em&gt;, but it also applies to worldly acts when performed in obedience to &lt;em&gt;Shariah&lt;/em&gt; and with the intention of pleasing Allah. Thus a believer going to work is performing &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; when he seeks &lt;em&gt;Halal&lt;/em&gt; income to discharge his responsibility as a bread-winner for the family. However a distinction must be made between the two. The first category consists of direct &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt;, acts that are required for their own sake. The second category consists of indirect &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; — worldly acts that become &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; through proper intention and observation of &lt;em&gt;Shariah&lt;/em&gt;. While the second category is important for it extends the idea of &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; to our entire life, there is also a danger because by their very nature these acts can camouflage other motives. (Is my going to work really &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; or am I actually in the rat race?). Here the direct &lt;em&gt;Ibada&lt;/em&gt; comes to the rescue. Through them we can purify our motives, and re-establish our relationship with Allah.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Islam does not approve of monasticism. It does not ask us to permanently isolate ourselves from this world, since our test is in living here according to the Commands of our Creator. But it does ask us to take periodic breaks from it. The mandatory &lt;em&gt;Salat&lt;/em&gt; (five daily prayers) is one example. For a few minutes every so many hours throughout the day, we leave the affairs of this world and appear before Allah to remind ourselves that none but He is worthy of worship and of our unfaltering obedience. Ramadan takes this to the next higher plane, providing intense training for a whole month.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;This spirit is captured in I’tikaf, a unique Ibada associated with Ramadan, in which a person gives up all his normal activities and enters a mosque for a specific period. There is great merit in it and every Muslim community is encouraged to provide at least one person who will perform I’tikaf for the last ten days of Ramadan. But even those who cannot spare ten days are encouraged to spend as much time in the mosque as possible.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Through direct Ibada we “charge our batteries”; the indirect ones allow us to use the power so accumulated in driving the vehicle of our life. Ramadan is the month for rebuilding our spiritual strength. How much we benefit from it is up to us.&lt;/p&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Source: &lt;a href="http://www.albalagh.net/food_for_thought/ramadan.shtml"&gt;Albalagh.net&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-443322744689852652?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/443322744689852652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=443322744689852652' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/443322744689852652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/443322744689852652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/meaning-of-ramadan.html' title='The Meaning of Ramadan'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-1069979437225013252</id><published>2008-08-04T16:48:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T20:51:11.466-07:00</updated><title type='text'>Jak On Jak Tv</title><content type='html'>The Jak.....................mania&lt;br&gt;salam satu hati,&lt;br&gt;kita berterima kasih kepada JakTV, karena telah menyiarkan program "The Jak" yg akan disiarkan setiap hari minggu jam 7 malam. yg akan mengulas semua luar dalam Persija dan The Jak Mania.. &lt;br&gt;&lt;br&gt;Viva the OraNGe sQuaD&lt;br&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-1069979437225013252?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/1069979437225013252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=1069979437225013252' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1069979437225013252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/1069979437225013252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/jak-on-jak-tv.html' title='Jak On Jak Tv'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-4317046396474840057</id><published>2008-08-04T05:49:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T09:49:39.432-07:00</updated><title type='text'>Partai Malaysia Pendukung Anwar Ibrahim Sambangi PKS Aceh</title><content type='html'>&lt;span class="judul"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt; &lt;div class="illustrasi"&gt;&lt;img src="http://www.detiknews.com/images/content/2008/08/04/10/PKSeeedalem.JPG" border="0" hspace="0"&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Foto: DPW PKS Aceh &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt; &lt;div class="tower"&gt;&lt;a href="http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-zyrex012008.ad"&gt;&lt;embed allowscriptaccess="never" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" src="http://ad.detik.com/images/peristiwa/news-BannerZYREX_200x400%20-%2001.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" height="400" width="200"&gt;  &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- &lt;p&gt; --&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt; - Sejumlah rombongan Partai Islam  Malaysia (PAS) Negeri Pahang bertandang ke Kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW)  PKS Aceh. PAS yang sudah dua kali mengunjungi Aceh adalah salah satu pendukung  Anwar Ibrahim.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Rombongan yang beranggotakan 9 orang tersebut berkunjung  dalam rangka silaturrahim dan saling bertukar informasi, menyangkut pergolakan  politik di masing-masing negaranya," kata Wasekum DPW PKS Aceh Nasrul Wahdi  dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (4/8/2008).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rombongan PAS yang  dipimpin Abu Kasim Bin Haji Abdul Gani ini diterima Ketua DPW PKS Aceh Tgk H  Ghufran Zainal Abidin dan Wasekum DPW PKS Aceh Nasrul Wahdi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Abu Kasim  pun bercerita tentang Partai PAS yang sedang menggalang kekuatan bersama partai  oposisi lainnya. Mereka akan menjagokan Anwar Ibrahim untuk bertarung dengan  Barisan Nasional dibawah pimpinan Abdullah Badawi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;PAS, lanjut dia, yakin  akan memenangi pertarungan ini. Alasannya, hingga saat ini PAS dan koalisinya  sudah merebut 130 kursi perlemen. &lt;br&gt;&lt;br&gt;"Pertemuan dengan kaum muda PKS Aceh  akan menambah semangat juang kami di PAS. Meskipun umur saya sudah 73 tahun,  saat ini kami merasa bagaikan 37 tahun," kata Abu Hasyim yang disambut  tawa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut dia, kunjungan ke PKS Aceh merupakan yang kedua, setelah 2  tahun yang lalu. Saat itu, rombongannya diterima oleh Ketua MPR Hidayat Nurwahid  di Jakarta. Abu Kasim pun memuji pembangunan Aceh setelah bencana  tsunami.&lt;br&gt;&lt;br&gt;"Meskipun Aceh porak-poranda, namun dengan kuasa Allah ternyata  dapat membangun lebih dari sebelum tsunami," kata Abu Kasim.  &lt;br&gt;&lt;b&gt;(fiq/irw)&lt;/b&gt; &lt;!-- &lt;/p&gt; --&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-4317046396474840057?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/4317046396474840057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=4317046396474840057' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4317046396474840057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/4317046396474840057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/partai-malaysia-pendukung-anwar-ibrahim.html' title='Partai Malaysia Pendukung Anwar Ibrahim Sambangi PKS Aceh'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5333711402043229272</id><published>2008-08-04T05:44:00.000-07:00</published><updated>2008-08-04T09:45:45.896-07:00</updated><title type='text'>"Naga" Ternyata Nenek Moyang T-rex</title><content type='html'>&lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;img class="alignleft" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SJcyCgoKCs0AAAyv8io1/113941p.jpg?et=PHGag7efREjm%2CL71wLzLnA&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="tanggal" fixed_bound="true"&gt;Senin, 4 Agustus 2008 | 11:45 WIB&lt;/div&gt; &lt;div id="article_body" fixed_bound="true"&gt; &lt;p fixed_bound="true"&gt;&lt;strong fixed_bound="true"&gt;JAKARTA, SENIN&lt;/strong&gt; - Siapa  menyangka kalau naga ternyata nenek moyang dinosaurus yang ganas,&lt;em fixed_bound="true"&gt; Tyrannosaurus rex&lt;/em&gt; alias T-rex. Tapi, jangan keburu  berpikir naga yang dimaksud adalah hewan khas dalam dongeng China. &lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;Naga di sini adalah nama fosil  dinosaurus yang digali di Lisowice, 200 kilometer arah selatan Warsawa, ibu kota  Polandia. Fosil tersebut ditemukan tim paleontolog yang dipimpin Dr Tomasz Sulej  dari Akademi Sains Polandia. Mereka memberi nama fosil tersebut Naga (the  Dragon) karena memiliki gigi taring yang panjangnya 7 centimeter. Hewan yang  panjang tubuhnya sekitar 5 meter itu berjalan dengan dua kaki.&lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;"Ini sungguh dinosaurus jenis baru  yang belum pernah diketahui sebelumnya," ujar Sulej. Posturnya mirip T-rex, tapi  hidup lebih dulu sekitar 200 juta tahun lalu.&lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;Para paleontolog bekerja keras untuk mengumpulkan dokumentasi  selengkap-lengkapnya sebelum menentukan nama spesies untuknya. Sulej mengatakan  timnya akan memamerkan fosil dinosaurus tersebut pada 7 Agustus. &lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;"Kami hampir dapat memastikan bahwa  naga berburu hewan seperti pemakan tumbuh-tumbuhan dicynodon, yang mirip kuda  nil namun lebih besar," ujar Sulej. Sebab, fosil dicynodon, seekor reptil yang  diperkirakan sebagai kerabat dekat mamalia, tersebut ditemukan di lokasi  penggalian yang sama.&lt;/p&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;b fixed_bound="true"&gt;WAH&lt;/b&gt;  &lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;b style="font-family: arial;font-style: normal;font-variant: normal;font-weight: bold;font-size: 11px;line-height: normal;font-size-adjust: none;font-stretch: normal;color: rgb(153, 153, 153);" fixed_bound="true"&gt;Sumber : News Daily&lt;/b&gt;&lt;br fixed_bound="true"&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- end artikel --&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5333711402043229272?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/5333711402043229272/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=5333711402043229272' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5333711402043229272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/5333711402043229272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/ternyata-nenek-moyang-t-rex.html' title='&amp;quot;Naga&amp;quot; Ternyata Nenek Moyang T-rex'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-7422732420159748381</id><published>2008-08-03T05:15:00.000-07:00</published><updated>2008-08-03T09:34:12.692-07:00</updated><title type='text'>Persijaku sayang</title><content type='html'> &lt;span class="insertedphoto"&gt;&lt;a href="http://psychosiwo.multiply.com/photos/hi-res/upload/SJXZ1goKCs0AAFF9mKM1"&gt;&lt;img class="alignmiddleb" src="http://images.psychosiwo.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SJXZ1goKCs0AAFF9mKM1/skuad2008.JPG?et=iOZumRYoFvi9Ij9Kdoh2%2CQ&amp;nmid=0" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Persijaku sayang Persijaku Malang(bukan Klub Malang lhoo...) sedih rasanya 2 kali gagal menyaksikan pertandingan dikandang lawan dan 2 kali pula My Lovely team Persija gagal Pula tampil didepan publiknya sendiri....&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/102.gif" title="Generate by Smileykiti"&gt; Why Gtu Lhooooo......... plizz deh Pak Adang Firman (Kapolda Metro Jaya.Red)&lt;br&gt;beri kami kepercayaan. Buat para JALI (JAkmania-Liar). jaga sikap kalian agar tidak berbuat onar dan kerusakan,..&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/68.gif" title="Generate by Smileykiti"&gt;&lt;br&gt; bukannya kita pencinta sepakbola nasional mendambakan Pertandingan yg enak dilihat dan kemajuan sepak bola Indonesia....&lt;br&gt;&lt;br&gt;for All  The Jakers... Ayo The jak kita beratraksi....ayo the jak.....tunjukan Aksimu..... kita dukung Persija Jakarta Sekarang dan Selamanya..... Ayo The Jak  La thazan... harapan Itu masih ada&lt;/span&gt;.....&lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-7422732420159748381?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/7422732420159748381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=7422732420159748381' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7422732420159748381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/7422732420159748381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/persijaku-sayang.html' title='Persijaku sayang'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-8620513357724322357</id><published>2008-08-01T05:12:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T09:14:53.949-07:00</updated><title type='text'>10 Kebiasaan yang Merusak Otak</title><content type='html'>  &lt;div id="ln0"&gt;1. Tidak Mau Sarapan&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln0');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln1"&gt;Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln1');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln2');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln3"&gt;2. Kebanyakan Makan&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln3');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln4"&gt;Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln4');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln5');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln6"&gt;3. Merokok&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln6');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln7"&gt;Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln7');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln8');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln9"&gt;4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln9');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln10"&gt;Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda5.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln10');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln11');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln12"&gt;Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln12');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln13');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln14"&gt;6. Kurang Tidur&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln14');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln15"&gt;Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln15');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln16');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln17"&gt;7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln17');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln18"&gt;Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln18');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln19');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln20"&gt;8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln20');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln21"&gt;Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln21');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln22');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln23"&gt;9. Kurangnya Stimulasi Otak&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln23');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln24"&gt;Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln24');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }                               var curDiv = document.getElementById('ln25');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln26"&gt;10. Jarang Bicara&lt;/div&gt;                  var curDiv = document.getElementById('ln26');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 }             &lt;div id="ln27"&gt;Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.&lt;/div&gt;    &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-8620513357724322357?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psychosiwo.blogspot.com/feeds/8620513357724322357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1550042305712422151&amp;postID=8620513357724322357' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8620513357724322357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1550042305712422151/posts/default/8620513357724322357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://psychosiwo.blogspot.com/2008/08/10-kebiasaan-yang-merusak-otak.html' title='10 Kebiasaan yang Merusak Otak'/><author><name>PSYCHO SIWO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17545071073896932698</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://bp0.blogger.com/_-WwjyYsJp24/R8iEDOAeP7I/AAAAAAAAAEk/6H7i_MC-p9A/S220/S6301794.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1550042305712422151.post-5045300172789357636</id><published>2008-07-29T15:24:00.000-07:00</published><updated>2008-07-29T19:28:59.088-07:00</updated><title type='text'>Isra Mi’raj dan Perintah Shalat</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt; 			      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Hari Rabu, 30 Juli 2008, sama dengan tanggal 27 Rajab dalam kalender hijriyah. Tanggal 27 Rajab kita ingat adalah saat Rasulullah mengalami peristiwa luar biasa, yang juga merupakan salah satu mujizatnya yakni peristiwa Isra Mi’raj. Dalam rangka itulah, saya merasa perlu untuk mengingatkan kita semua tentang hikmah dibalik peristiwa Isra Mi’raj tersebut. Pada kesempatan ini, saya ingin memposting sebuah artikel dengan tema Isra Mi’raj. Mohon maaf, karena saya lupa sumbernya dan tidak tahu siapa penulisnya, mudah-mudahan penulisnya ridha artikelnya saya muat disini. Karena menurut saya walaupun agak panjang, tulisan ini cukup bagus dan bermanfaat untuk dibaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*********************************************************&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bila kita membaca sejarah Islam, setidaknya ada tiga peristiwa penting yang melatarbelakangi peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Saw..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, peristiwa boikot yang dilakukan orang kaum Quraisy kepada seluruh keluarga Bani Hasyim. Kaum Quraisy tahu bahwa sumber kekuatan Nabi Saw adalah keluarganya. Oleh karena itu untuk menghentikan dakwah Nabi Saw. sekaligus menyakitinya, mereka sepakat untuk tidak mengadakan perkawinan, transaksi jual beli dan berbicara dengan keluarga bani Hasyim. Mereka juga bersepakat untuk tidak menjenguk yang sakit dan mengantar yang meninggal dunia dari keluarga Bani Hasyim. Boikot ini berlangsung kurang lebih selama tiga tahun. Tentunya boikot selama itu telah mendatangkan penderitaan dan kesengsaraan khususnya kepada Nabi Saw. dan umumnya kepada keluarga Bani Hasyim.&lt;span id="more-249"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, peristiwa wafatnya paman beliau, Abu Thalib. Peristiwa ini menjadi sangat penting dalam perjalanan dakwah Nabi Saw. sebab Abu Thalib adalah salah satu paman beliau yang senantiasa mendukung dakwahnya dan melindungi dirinya dari kejahilan kaum Quraisy. Dukungan dan perlindungan Abu Thalib itu tergambar dari janjinya, “Demi Allah mereka tidak akan bisa mengusikmu, kecuali kalau aku telah dikuburkan ke dalam tanah.” Janji Abu Thalib ini benar. Ketika ia masih hidup tidak banyak orang yang berani mengusik Nabi Muhammad Saw, namun setelah ia wafat kaum Quraisy menjadi leluasa untuk menyakitinya sebagaimana digambarkan dalam awal tulisan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, peristiwa wafatnya istri beliau, Siti Khadijah r.a. Peristiwa ini terjadi tiga hari setelah pamannya wafat. Siti Khadijah bagi Nabi Saw. bukan hanya seorang istri yang paling dicintai dan mencintai, tapi juga sebagai sahabat yang senantiasa mendukung perjuangannya baik material maupun spiritual, yang senantiasa bersama baik dalam keadaan suka maupun duka. Oleh karena itu, wafatnya Siti Khadijah menjadi pukulan besar bagi perjuangan Nabi Saw..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga peristiwa yang terjadi secara berurutan itu sangat berpengaruh pada perasaan Rasulullah Saw. ia sedikit sedih dan gundah gulana. Ia merasakan beban dakwah yang ditanggungnya semakin berat. Oleh karena itu para sejarawan menamai tahun ini dengan ámul hujn (tahun kesedihan).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kondisi seperti itulah kemudian Allah Swt. mengundang Nabi Saw. melalui peristiwa isra dan mi’raj. Isra’ adalah peristiwa diperjalankannya Nabi Saw. dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sedangkan mi’raj merupakan peristiwa dinaikannya Nabi Saw. dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha. Peristiwa Isra Miraj ini mengajarkan banyak hal kepada Nabi Saw. Dalam perjalanan isra’ ia melihat negeri yang diberkahi Allah Swt. dikarenakan di dalamnya pernah diutus para Rasul. Sedangkan dalam perjalanan mi’raj ia melihat tanda-tanda kebesaran Allah Swt. “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada malam hari, dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa yang telah kami berkati sekelilingnya, supaya kami perlihatkan ayat-ayat Kami kepadanya. Sesungguhnya Ia Maha mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S Al Isra :1). “Sesungguhnya ia (Muhammad) melihat Jibril (dalam rupanya yang asli) di waktu yang lain. Yaitu di Sidratul Muntaha. Didekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha itu diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya ia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar.” (Q.S An-Najm : 13-18).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isra’ dan mi’raj merupakan pengalaman keagamaan yang paling istimewa bagi Nabi Muhammad Saw.. Puncaknya terjadi di Sidratul Muntaha. Muhammad Asad menafsirkan Sidratul Muntaha dengan lote-tree farthest limit (pohon lotus yang batasnya paling jauh). Pohon Lotus dalam tradisi Mesir kuno merupakan simbol kebijaksanaan (wisdom) dan kebahagiaan. Dengan demikian secara simbolik Sidratul Muntaha dapat diartikan sebagai puncak kebahagiaan dan kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebahagiaan yang dibarengi dengan kebijaksanaan inilah yang kemudian membedakan pengalaman keagamaan Muhammad Saw. sebagai nabi dan rasul dengan kaum sufi sebagai manusia biasa. Dengan bahasa yang sederhana tetapi penuh makna Abdul Quddus, seorang sufi Islam besar dari Ganggah, menyatakan,”Muhammad telah naik ke langit yang tinggi lalu kembali lagi. Demi Allah aku bersumpah, bahwa kalau aku telah mencapai tempat itu, aku tidak akan kembali lagi.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Nabi Saw. sampai di Sidratul Muntaha, Allah Swt memperlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran-Nya berupa bukti-bukti wujud, keesaan, dan kekuasaan-Nya. Disamping itu diperlihatkan juga surga, neraka, perihal langit, kursi dan ‘arasy. Setelah melihat semua itu keyakinan Nabi Saw. terhadap keagungan Allah Swt dan kelemahan alam dihadapan keagungan-Nya semakin kuat. Pada gilirannya keyakinan seperti ini telah melahirkan kesadaran ruhani baru pada dirinya berupa kebijaksanaan (wisdom), ketentraman dan kebahagiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat itu Nabi Saw. sudah mampu membedakan posisi Tuhan dan alam (manusia). Tuhan adalah sumber kebahagiaan, sementara alam sumber kesusahan dan kesengsaraan. Oleh karena itu menggantungkan semua harapan dan keinginan kepada-Nya akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki. Sebaliknya menggantungkan semua harapan dan keinginan kepada alam akan mendatangkan kesengsaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebahagian bertemu dan berdialog dengan Dzat yang dicintai dan mencintainya di Sidratul Muntaha tidak menyebabkan Nabi Saw. lupa akan tugas pokoknya menebarkan rahmat Allah Swt. melalui dakwahnya. Hal tersebut dikarenakan, kebahagiaannya tersebut telah dibarengi dengan kebijaksanaan sehingga ia mampu membedakan persoalan pokok dengan cabang, prinsip dengan taktik, esensi dengan aksidensi serta alat dengan tujuan. Nabi Saw. sangat sadar bahwa kebahagiaan yang diperolehnya dalam Isra’ dan Mi’raj bukan esensi dan tujuan utama Allah Swt. tetapi itu semua hanya alat untuk mempersiapkan kondisi jiwanya supaya bisa melaksanakan tugas yang lebih berat dari sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu, ia meninggalkan kebahagiaan langit yang sedang dinikmatinya itu, kemudian turun ke bumi untuk berjibaku dengan realitas sosial yang penuh dengan tantangan dan penderitaan. Dengan demikian peristiwa isra’ mi’raj Nabi Saw. tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disinilah letak perbedaan pengalaman keagamaan rasul dengan seorang sufi, terutama sufi falsafi. Pengalaman keagamaan rasul berdimensi individual dan sosial sedangkan pengalaman keagamaan sufi (mistik) lebih banyak berdimensi individual. Ketika seorang sufi mengalami fana, kondisi kejiwaannya hampir sama dengan kondisi kejiwaan Nabi Saw. ketika diisra’ dan dimi’rajkan. Ia merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Dirinya merasa menyatu dengan Allah Swt.. Ia hanyut dan mabuk dalam pelukan keindahan-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman keagamaan seperti itu telah menyebabkan seorang sufi lupa akan diri dan lingkungannya. Kesadarannya bahwa ia bagian dari alam menjadi hilang. Ia menjadi tidak peduli lagi terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Ia hanya asyik ma’syuk dengan perasaannya sendiri dan terus menyendiri dengan dzikir-dzikirnya. Akibatnya, walaupun ia berdzikir ribuan kali dan mendatangkan ketenangan jiwa, namun &lt;span&gt; &lt;/span&gt;semua itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap perilaku sosialnya. &lt;span lang="PT-BR"&gt;Semakin lama ia berdzikir semakin dalam masuk pada kesadaran dunia mistik. Semakin masuk ke dalam kesadaran dunia mistik, semakin jauh dari realitas kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Penomena seperti ini dapat menjelaskan perilaku sebagian sufi yang senang mengasingkan diri dari dunia nyata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana dengan Kita?&lt;br&gt; Ketika Rasululullah Saw. mendapat tantangan berat dalam dakwahnya, ia diundang Allah Swt. melalui peristiwa Isra’ dan Mi’raj. Melalui peristiwa ini Allah Swt. mengobati luka hatinya, menghilangkan kesedihannya dan menghibur duka laranya. Akibatnya jiwanya menjadi fresh (segar) dan bahagia kembali. Dalam kondisi jiwa seperti ini kemudian ia kembali ke bumi malanjutkan tugas dakwahnya yaitu menebarkan rahmat Allah Swt. di muka bumi ini. Disinilah, seperti disebutkan di atas, Isra’ Mi’raj tidak hanya memiliki makna individual tetapi juga memiliki makna sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pertanyaan, bagaimana bila yang mendapatkan hambatan dakwah itu kita? Bagaimana bila yang mendapat kesusahan dan penderitaan itu kita? Apakah bagi kita masih ada peluang diisra’kan dan dimi’rajkan seperti nabi Muhammad Saw? Jawabannya, tentu tidak mungkin. Lantas apa yang mesti dilakukan bila semua itu terjadi pada kita?&lt;br&gt; Shalat! Inilah jawaban yang diberikan oleh Nabi Saw.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isra dan mi’raj adalah salah satu mu’jizat Nabi Muhammad Saw.. Artinya itu hanya diberikan kepadanya tidak mungkin diberikan kepada manusia biasa. Namun demikian, berdasarkan petunjuknya ada amalan bagi orang-orang yang beriman yang memiliki fungsi sama dengan Mi’raj yaitu ibadah shalat. “Shalat itu mi’rajnya orang yang beriman (ash-shalatu mi’rajul mu’minín)” sabdanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shalat secara bahasa berarti do’a. Doa pada hakikatnya merupakan bentuk dialog antara manusia dengan Allah Swt.. Ketika seseorang shalat, hakekatnya ia sedang bertemu dan berdialog dengan Allah Swt.. Oleh karena itu secara hakiki fungsi shalat dan mi’raj sama yaitu bertemu dan berdialog dengan Allah Swt..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shalat yang benar mesti menghasilkan buah yang sama dengan buah Isra’ mi’raj yaitu kesadaran individual dan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tujuan utama shalat menurut Al Quran adalah untuk berdzikir (mengingat) kepada Allah Swt (Q.S Thaha : 14). Dzikir atau shalat. bila dilakukan dengan khusyu’ akan mendatangkan ketentraman jiwa dan kebahagiaan hidup (Q.S Ar-Ra’du :28; Al Mu’minun: 1-2). Namun demikian, keberhasilan shalat seseorang tidak hanya diukur dari ketenangan dan ketentraman jiwa saja, tetapi mesti dilihat pula pada atsar (bekas) perilaku sosialnya. Menurut Al Quran, shalat yang benar mesti dapat menumbuhkan berbagai macam kebajikan seperti tumbuhnya kesadaran berinfak dan berzakat, kemampuan menghidarkan diri dari perilaku yang sia-sia, kemampuan memelihara diri dari perbuatan zina dan kemampuan memelihara amanat baik dari Allah Swt. ataupun sesama manusia ( Al Mu’minun : 3-8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disamping itu, shalat yang benar mesti dapat mengobati sifat kikir dan keluh kesah serta mencegah perbuatan keji dan munkar (Q.S Al Ma’arij : 19-25 ; Al Ankabut: 45). Rasulullah Saw. menyatakan bahwa shalat yang tidak dapat mencegah perbuatan keji dan munkar tidak akan menambah apa-apa bagi mushalli (orang yang shalat) kecuali hanya semakin menjauhkan dirinya dari Allah Swt (H.R.Ahmad).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shalat yang memiliki dimensi individual dan sosial adalah shalat yang dilakukan dengan khusyu’ dan dáim (kontinu). Menurut Imam Al Ghazali, shalat khusyu’ adalah shalat yang dilakukan dengan penuh kesadaran. Yaitu memahami apa yang diucapkan dalam shalat sehingga melahirkan perasaan ta’zhim (hormat), khauf (takut), harap (raja) dan haya (malu) terhadap Allah Swt.. Kesadaran ini disamping akan mendatangkan kebahagiaan, ketenangan dan ketentraman jiwa, juga akan mampu memotivasi mushalli untuk merealisasikan seluruh janji yang diucapkannya di dalam shalat ke dalam kehidupan sehari-hari. Wallahu a’lam bi ash-shawwab&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;				  		        &lt;/div&gt;  &lt;!-- multiply:no_crosspost --&gt;&lt;p class='multiply:no_crosspost'&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1550042305712422151-5045300172789357636?l=psychosiwo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://psy
